<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446</id><updated>2012-02-16T15:18:26.042+07:00</updated><title type='text'>FAjRiN INdRiaNi's  Blog....</title><subtitle type='html'>Jangan sesali yang telah terjadi dulu, dan jangan terlalu takut tuk menghadapi hari esok, tapi berpikirlah untuk hari ini dan lakukanlah yang terbaik untuk sekarang. Karena sekarang adalah kenyataan yang harus dilalui.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>36</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-1820211850472151655</id><published>2011-07-16T09:58:00.002+07:00</published><updated>2011-07-16T10:06:19.969+07:00</updated><title type='text'>INGIN MENJADI WANITA MUDA YANG SOLEHAH</title><content type='html'>Ciri-ciri Wanita Solehah (Wanita Idaman)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita adalah salah satu makhluk ciptaan Allah Subhaanahu wata’ala yang mulia. Karakteristik wanita berbeda dari laki-laki dalam beberapa hukum misalnya aurat wanita berbeda dari aurat laki-laki. Wanita memiliki kedudukan yang sangat agung dalam islam. Islam sangat menjaga harkat, martabat seorang wanita. Wanita yang mulia dalam islam adalah wanita muslimah yang sholihah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita muslimah tidak cukup hanya dengan muslimah saja, tetapi haruslah wanita muslimah yang sholihah karena banyak wanita muslimah yang tidak sholihah. Allah Subhaanahu wata’ala sangat memuji wanita muslimah, mu’minah yang sabar dan khusyu’. Bahkan Allah Subhaanahu wata’ala mensifati mereka sebagai para pemelihara yang taat. Allah Subhaanahu wata’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Maka wanita yang sholihah adalah yang taat, lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada dikarenakan Allah telah menjaga mereka.” (QS. An Nisa’:34)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita shalihah adalah idaman setiap orang. Harta yang paling berharga, sebaik-baik perhiasan. Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, artinya: ”Dunia seluruhnya adalah perhiasan. Dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang sholihah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah indahnya jika setiap muslimah menjadi wanita yang sholihah, idaman setiap suami. Oleh karenanya seyogyanya setiap wanita bersegera untuk memperbaiki diri dan akhlaqnya agar menjadi wanita yang sholihah. Oleh karena itu kita harus mengetahui sifat dan ciri-ciri wanita sholehah, di antaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pertama&lt;br /&gt;Wanita muslimah adalah wanita yang beriman bahwa Allah Subhaanahu wata’ala adalah Rabbnya, dan Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam adalah nabi-Nya, serta islam pedoman hidupnya. Dampak itu semua nampak jelas dalam perkataan, perbuatan, dan amalannya. Dia akan menjauhi apa-apa yang menyebabkan murka Allah, takut dengan siksa-Nya yang teramat pedih, dan tidak menyimpang dari aturan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kedua&lt;br /&gt;Wanita muslimah selalu menjaga sholat lima waktu dengan wudlu’nya, khusyu’ dalam menunaikannya, dan mendirikan sholat tepat pada waktunya, sehingga tidak ada sesuatupun yang menyibukkannya dari sholat itu. Tidak ada sesuatupun yang melalaikan dari beribadah kepada Allah Subhaanahu wata’ala sehingga nampak jelas padanya buah sholat itu. Sebab sholat itu mecegah perbuatan keji dan munkar serta benteng dari perbuatan maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ketiga&lt;br /&gt;Wanita muslimah adalah yang menjaga hijabnya dengan rasa senang hati. Sehingga dia tidak keluar kecuali dalam keadaan berhijab rapi, mencari perlindungan Allah dan bersyukur kepadaNya atas kehormatan yang diberikan dengan adanya hukum hijab ini, dimana Allah Subhaanahu wata’ala menginginkan kesucian baginya dengan hijab tersebut. Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, Karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab:59)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Keempat&lt;br /&gt;Wanita muslimah selalu menjaga ketaatan kepada suaminya, seiya sekata, sayang kepadanya, mengajaknya kepada kebaikan, menasihatinya, memelihara kesejahteraannya, tidak mengeraskan suara dan perkataan kepadanya, serta tidak menyakiti hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إذا صلحت المرأة خمسها وصامت شهرها وأطاعت زوجهادخلت جنّة ربّها (رواه أحمد وطبراني)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kelima&lt;br /&gt;Wanita muslimah adalah wanita yang mendidik anak-anaknya untuk taat kepada Allah Subhaanahu wata’ala, mengajarkan kepada mereka aqidah yang benar, menanamkan ke dalam hati mereka perasaan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya menjauhkan mereka dari segala jenis kemaksiatan dan perilaku tercela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman, artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At Tahrim:6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Keenam&lt;br /&gt;Wanita muslimah tidak berkhalwat (berduaan) dengan laki-laki bukan mahramnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda, artinya: “Tidaklah seorang wanita itu berkhalwat dengan seorang laki-laki, kecuali setan menjadi pihak ketiganya” (Riwayat Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia dilarang bepergian jauh kecuali dengan mahramnya, sebagaimana pula dia tidak boleh menghadiri pasar-pasar dan tempat-tempat umum kecuali karena mendesak. Itupun harus berhijab. Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Seorang wanita dilarang mengadakan suatu perjalanan sejarak sehari semalam keculai disertai mahramnya” (Mutafaq Alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, artinya: “Diizinkan bagi kalian keluar rumah untuk keperluan kalian (wanita)” (Mutafaq Alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Ketujuh&lt;br /&gt;Wanita muslimah adalah wanita yang tidak menyerupai laki-laki dalam hal-hal khusus yang menjadi ciri-ciri mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, artinya: “Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita-wanita yang menyerupai laki-laki”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga tidak menyerupai wanita-wanita kafir dalam hal-hal yang menjadi ciri khusus mereka, baik berupa pakaian, maupun gerak-gerik dan tingkah laku. Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;من تشبه بقوم فهو متهم(رواه أحمد، أبودٰود وغيره)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Kelapan&lt;br /&gt;Wanita muslimah selalu menyeru ke jalan Allah di kalangan wanita dengan kata-kata yang baik, baik berkunjung kepadanya, berhubungan telepon dengan saudara-saudaranya, maupun dengan sms. Di samping itu, dia mengamalkan apa yang dikatakannya serta berusaha untuk menyelamatkan diri dan keluarganya dari siksa Allah. Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Kesembilan&lt;br /&gt;Wanita muslimah selalu menjaga hatinya dari syubhat maupun syahwat. Memelihara matanya dari memandang yang haram. Allah Subhaanahu wata’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS. An Nur: 31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjaga farjinya, memelihara telinganya dari mendengarkan nyanyian dan perbuatan dosa. Memelihara semua anggota tubuhnya dari penyelewengan. Ketahuilah yang demikian itu adalah takwa. Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Kesepuluh&lt;br /&gt;Wanita muslimah selalu menjaga waktunya agar tidak terbuang sia-sia,baik siang hari atau malamnya. Maka dia menjauhkan diri dari ghibah (menggunjing), namimah (mengadu domba), mencaci dan hal lain yang tidak berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://tubagusivan.com/wp-content/uploads/2010/08/solehah-2.jpg&lt;br /&gt;Artinya: “Janganlah kalian saling dengki, saling membenci, saling mencari kesalahan dan bersaing dalam penawaran, namun jadilah hamba-hamba Allah yang bersatu” (Riwayat Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Mencaci seorang muslim adalah kefasikan dan membunuhnya adalah kekafiran” (Mutaffaq Alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhaanahu wata’ala berfirman, artinya: “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujurat:12)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-1820211850472151655?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/1820211850472151655/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=1820211850472151655&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/1820211850472151655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/1820211850472151655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2011/07/ingin-menjadi-wanita-muda-yang-solehah.html' title='INGIN MENJADI WANITA MUDA YANG SOLEHAH'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-3732087132319905018</id><published>2009-08-13T15:53:00.001+07:00</published><updated>2009-08-13T15:56:01.222+07:00</updated><title type='text'>Makan Untuk Sehat...</title><content type='html'>Makanan yang kita konsumsi menyerupai bahan bakar. Makanan akan memberikan energi pada tubuh sehingga dapat berfungsi dengan baik. Jika anda tidak memastikan bahwa bahan bakar yang anda masukkan ke dalam tubuh tepat secara kualitas maupun kuantitas, anda tidak akan merasa sesehat yang anda inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh anda terdiri dari 100 trilyun sel, dan masing-masing membutuhkan asupan gizi terus menerus setiap hari, sehingga dapat berfungsi secara optimal. Makanan mempengaruhi seluruh sel tersebut, dan selanjutnya mempengaruhi semua aspek kehidupan kita, misalnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * suasana hati / mood&lt;br /&gt;    * tingkat energi&lt;br /&gt;    * nafsu makan&lt;br /&gt;    * kemampuan berpikir&lt;br /&gt;    * gairah seks&lt;br /&gt;    * kebiasaan tidur dan&lt;br /&gt;    * kesehatan secara umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, pola makan yang sehat adalah kunci dari kesejahteraan.&lt;br /&gt;Langkah pertama untuk mengubah hidup dan kesehatan anda adalah dengan mempelajari tips-tips yang ada di www.sarapanyuk.weebly.com&lt;br /&gt;Yuk, buka-buka kembali TIPS-TIPS yang sudah pernah anda terima ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, bagaimana saya meyakinkan anda supaya mengambil langkah-langkah penting dan menghilangkan kebiasaan diet buruk anda ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini iin,&lt;br /&gt;Hubungan antara makanan dan kesehatan sangat erat. Sarapan pagi sangat berperan penting dalam meraih kesehatan dan kesejahteraan.&lt;br /&gt;Langkah penting pertama, adalah membuat hubungan dan pilihan. Anda ingin memilih mana :&lt;br /&gt;[1] pilhan makanan yang baik dengan kesehatan yang baik atau [2] pilihan makanan yang buruk dengan kesehatan yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan sarapan pagi yang buruk, merupakan pencetus dari sebagian penyakit dan keluhan kesehatan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beda Sarapan Pagi yang Baik VS yang BURUK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SARAPAN YANG BAIK :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Meningkatkan daya pikir&lt;br /&gt;    * Meningkatkan suasana hati / mood&lt;br /&gt;    * Mengurangi stress&lt;br /&gt;    * Meningkatkan Vitalitas&lt;br /&gt;    * Menyehatkan jantung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan sarapan yang sehat, dapat membuat anda terlihat dan merasa sangat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SARAPAN YANG BURUK, sarapan ini akan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Mempercepat proses penuaan&lt;br /&gt;    * Menyebabkan penambahan berat badan, apakah anda termasuk katagori kelebihan berat badan?&lt;br /&gt;    * Menyebabkan masalah pencernaan, termasuk kembung, sebah dan kram&lt;br /&gt;    * Membuat anda merasa malas dan sering ngantuk, apakah anda sering ngantuk setelah makan siang?&lt;br /&gt;    * Merusak konsentrasi&lt;br /&gt;    * Menyebabkan kegelisahan&lt;br /&gt;    * Mempengaruhi kesuburan dan gairah seks&lt;br /&gt;    * Mengatur proses serangan diam-diam yang dapat melemahkan persendian dan menyumbat arteri, serta meningkatkan resiko penyakit jantung dan radang sendi&lt;br /&gt;    * Membuat arteri menjadi sempit dan kaku - sering menyebabkan pembentukan gumpalan darah, sumbatan di dalam pembuluh darah - memicu serangan jantung dan stroke&lt;br /&gt;    * Meningkatkan aktivitas pembuatan racun tubuh yang bertahun-tahun yang kemudian dapat menjadi kanker&lt;br /&gt;    * Melemahkan kekebalan tubuh&lt;br /&gt;    * Memicu sakit kepala dan asma&lt;br /&gt;    * Meningkatkan rasa sakit dan pembengkakan radang sendi&lt;br /&gt;    * Memberikan penampilan yang tidak sehat pada kulit, rambut dan kuku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now,... Kembali ke pilihan anda, right ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Photobucket&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;More information about this program:&lt;br /&gt;www.sarapanyuk.weebly.com/breakfast.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-3732087132319905018?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/3732087132319905018/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=3732087132319905018&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/3732087132319905018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/3732087132319905018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/08/makan-untuk-sehat.html' title='Makan Untuk Sehat...'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-6921481762008153626</id><published>2009-07-27T14:59:00.006+07:00</published><updated>2009-07-28T12:46:48.011+07:00</updated><title type='text'>WELCOME AT TIPS</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HOW DOWNS BODY WEIGHT PERMANENT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cause of ascension body weight someone actually can be concluded deep 1 word, which is HABIT .  Wont already walks for many years and have become a part your life, its example is brush gigi.  one every morning you toothbrush without have once thought "Today I delicate it toothbrush not yes?". &lt;br /&gt;Toothbrush have become your HABIT your automatic one do every day without thinking again.  Ascension body weight you also because of habit or anda. 's bad wont Starts from ngemil's wont, fried eatings, bad alimentary elect, including also reducing it aktifitas.  Problem it is, that wont, making you gently ala but must ascend badan. 's weight gently ascension this is that sometime unrealised until its eventual perceive our cloth not loads all and doctor say you shall be down body weight since you have phenomena sick cardiac. &lt;br /&gt;If e.g. you today's fried eating and tomorrow direct rise 10 kg, must it you will stop fried eating at once cannikin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now lets we predict body weight you at proximately. &lt;br /&gt;1. Keep in mind to get whats weight your ideal before, and have gotten whats year  &lt;br /&gt;   last? Let say your ideal weight before 60 kg and it have 5 last years. &lt;br /&gt;2. Know to get what body weight you right now.  Lets Say 75 kg. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Of question upon, you can conclude if deep 5 the last years body weight you ascend 15 kg.  That also needs you to know are your weight ascension especially reverential your wont as nyemil, insufficiently activity, etcetera. &lt;br /&gt;If you now don't begin to revamp your habit, (nyemil's regular, fat eating, etcetera) can be predicted if body weight you in 5 years to the fore will ascend 15 kg again!  Now happening that you may will have a lot of problem with your health. &lt;br /&gt;In other words, if you want to be down body weight which permanent, you shall fix habit you! Don't try downwards body weight by that fantastis.  And now is while the most correct for you to begin revamp your wont. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;WELCOME AT WHY WE PUT ON FLESH? &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Likes that you have studied, you are currently of course it have, understand to get what BMI (Body Mass is Index) you.    Now you need to understand why our shuttlecock get on body weight. It is what do need you understand: &lt;br /&gt;1. Our body burns to amount to particular calorie each harinya.  Calorie that burnt  &lt;br /&gt;   by body any one berbeda.  now we look on average body indonesian woman it can  &lt;br /&gt;   burn 1300 kilocalories or in short calories per diem. (in a state without sport &lt;br /&gt;   or known as RMR or Resting Metabolic Is Rate). For man, its body can burn to &lt;br /&gt;   overbid among 2.200 2.500 calories. &lt;br /&gt;2. Each food and drink has to foot up particular calorie. Its example 1 Starbucks's &lt;br /&gt;   glass has approximately 600 calories. (its calorie white water = 0. so wants &lt;br /&gt;   drink as much whatever not cause gemuk.  its Mean white water myth causes fat not &lt;br /&gt;   bener gitu loh he he he)  &lt;br /&gt;3. Incoming calorie excess goes to our body self acting will revamped by our body &lt;br /&gt;   becomes food reserve as lemak.  &lt;br /&gt;4. Thus if we want to be down body weight, we need mengkonsumsi lessing calorie of &lt;br /&gt;   one was burnt to warm up we. Since lack for calorie which is needed will take &lt;br /&gt;   from reserve at warms up we which is fat. Therefore we will be down badan. 's &lt;br /&gt;   weight Daring it is we have mengkonsumsi food in low calorie but constant meet &lt;br /&gt;   the need nutrient and nutrisi warms up our kita. Kalau just a only ngurangin eats &lt;br /&gt;   or diet by radical on the contrary make our body metabolite becomes slowing n &lt;br /&gt;   consequently downwards body weight so sulit.  &lt;br /&gt;5. Kalo is calorie that we inserts = calorie that is burnt therefore body weight we &lt;br /&gt;   that stabil.  will &lt;br /&gt;6. Our Kalo wants to be down 1kg's average per Sunday, we need mengkonsumsi calorie &lt;br /&gt;   500 calories less than that burnt by sehari2. 's body At above sample, quota is &lt;br /&gt;   calorie who can be inserted to warm up you are 1450 500 = approximately 900 &lt;br /&gt;   calories. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now we see to pattern tipikal's eating indonesian people &lt;br /&gt;• Morning:  2 plus bread sheets jams (300 calories) + 1 nice tea glass (150 &lt;br /&gt;  calories)   &lt;br /&gt;• Cemilan is morning 2 fried crosscuts = 150 calories   &lt;br /&gt;• Lunch (600 calories) + carbonated potion (200 calories)   &lt;br /&gt;• Cemilan is evening goes to Starbucks Vanilla Latte's drink (600 calories) + muffin &lt;br /&gt;  (300 calories)   &lt;br /&gt;• Dinner (600 calories)   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If at totaled what does you makan  its amount 2900 calories eventually body you just can burn 1400 kalori.  That happening excess calorie which to amount to 1500 calorie was kept to warm up we so fat alias reserves. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;If you excess person type body weight, cagey better of present because that its burly name no that sehat.  If you don't lie on body weight that ideal, you will enlarge jeopardy under attack disease as diabetes of type 2, heart, cancer, and stroke.  is its Fact, 90% persons that mengidap type diabetes 2 is burly person. (One that acute is kalo udah burly its important pretty count and sexy, eventually kalo slender cannikin must become more lovely and more  toh is sexy?) &lt;br /&gt;Challenge of greatest you to down body weight are find a nutrisi's program that will give all requirement warms up you with low calorie, and at while same will fix health and staying power zoom you. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Personally, I have to pattern breakfast eating that miserably. I am breakfast ordinary only by 2 coffee glass and because that breakfast, I often go hungry! I also have bad digestive problem, since every time eats bread, rice or something I have hurry go to w.c. for (apology) defecate! Finally, to reduce that hunger, I perpetually drink coffee and smoking that its eventual experience skin allergy and maag. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Then, I replace my breakfast with Shake Formula 1 from ShapeWorks, and its direct result I feel! In 14 days, i am downwards totaled 6 kg and obatan for allergy to curry I dwindling 80%. &lt;br /&gt;This breakfast I keep up one every morning, and it have 8 my year utilizes it one every morning. I thought, I will keep on breakfast this morning for one go on it, since I feel its benefit.  &lt;br /&gt;My wife also utilizes it while pregnancy for its breakfast, and in particular for nutrisi pregnancy mother. While is my child comes into the world, my wife is constant utilizes it and its result in 45 days downwards 12 kg! &lt;br /&gt;My child, Virgin since age 1 year have mengkonsumsi Shake this for its breakfast, we are certain nutrisinya's requirement is sufficed and at its age 3 years, Virgin can read and writing. Now age it have 5 years (2009) &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;In you next edition will study how you can keep body weight you after downwards so don't rises again!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;LOOK AT THE EERD PICTURE OF MANDIRI BANK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is yielding of analisis's lecturing task design of information system on Mandiri Bank. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Entry and criticism appeal of reader... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/Sm6PnW5wv9I/AAAAAAAAAL8/g1h-hQOwP9U/s1600-h/ERD+MANDIRI+JPEG.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 347px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/Sm6PnW5wv9I/AAAAAAAAAL8/g1h-hQOwP9U/s400/ERD+MANDIRI+JPEG.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363382112570359762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-6921481762008153626?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/6921481762008153626/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=6921481762008153626&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/6921481762008153626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/6921481762008153626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/07/welcome-at-tips-how-downs-body-weight_3114.html' title='WELCOME AT TIPS'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/Sm6PnW5wv9I/AAAAAAAAAL8/g1h-hQOwP9U/s72-c/ERD+MANDIRI+JPEG.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-8505147749800031273</id><published>2009-07-24T23:11:00.001+07:00</published><updated>2009-07-24T23:18:09.921+07:00</updated><title type='text'>PROPOSAL PA</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PROPOSAL PROYEK AKHIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APLIKASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BIAYA&lt;br /&gt;PADA USAHA PERCETAKAN DAN PENGADAAN BARANG&lt;br /&gt;CV. KARYA BANGUN WAHANA TANGERANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis&lt;br /&gt;FAJRIN INDRIANI RAIS&lt;br /&gt;NIM : KA090044&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROGRAM STUDI KOMPUTER AKUNTANSI&lt;br /&gt;POLITEKNIK TEDC BANDUNG&lt;br /&gt;2009 &lt;br /&gt;PROPOSAL PROYEK AKHIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APLIKASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BIAYA&lt;br /&gt;PADA USAHA PERCETAKAN DAN PENGADAAN BARANG&lt;br /&gt;CV. KARYA BANGUN WAHANA TANGERANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. LATAR BELAKANG&lt;br /&gt;Perkembang Ilmu Akuntansi di era globalisasi memberikan manfaat bagi perusahaan, baik perusahaan jasa, dagang, dan manufaktur. Kegiatan Perusahaan akan berjalan baik apabila didukung oleh manajemen yang baik yang dapat menyajikan informasi akuntansi yang tepat dan akurat sebagai dasar pengambilan keputusan.&lt;br /&gt;Dalam rangka pengambilan keputusan, manajemen perusahaan harus menganalisis dan merancang prosedur serta sistem informasi akuntansi berdasarkan kebutuhan perusahaan dalam pelaksanaan kegiatan usahanya.&lt;br /&gt;Untuk Perusahaan Manufaktur yang kegiatan usahanya adalah mengolah bahan baku menjadi barang jadi, sehingga menyebabkan volume kegiatan perusahaan semakin banyak karena melakukan kegiatan produksi secara bertahap apalagi jika perusahaan melakukan produksi dengan jumlah yang banyak, memungkinkan terjadinya pencatatan dan perhitungan dengan jumlah yang banyak. Berdasarkan kegiatan usaha tersebut, maka perusahaan manufaktur memiliki jenis persediaan yang berbeda dengan perusahaan lainnya karena perusahaan memiliki persediaan yang lebih banyak yang terdiri dari persediaan bahan baku, persediaan barang dalam proses, dan persediaan barang jadi yang akan disajikan dalam laporan keuangan neraca pada kelompok harta lancar.&lt;br /&gt;Permasalahan yang dihadapi pada perusahaan manufaktur tak lepas dari proses pengelolaan pesanan (order), produksi barang, dan penentuan harga pokok produksi sebagai acuan penetapan harga jual berdasarkan persentase laba yang diinginkan. Untuk pengelolaan bukti serta formulir dalam pesanan (order), pihak manajeman harus mampu mengelola dengan benar dan dalam waktu singkat untuk menyelesaikan dan menentukan harga dalam menghitung biaya yang dikeluarkan dengan tepat dan akurat disertai dengan bukti transaksi pengeluaran biaya.&lt;br /&gt;CV. Karya Bangun Wahana adalah perusahaan manufaktur yang bergerak diusaha percetakan dan pengadaan barang dengan memproduksi barang cetakan berdasarkan pesanan dari pelanggan, hal tersebut menyebabkan CV. Karya Bangun Wahana harus melakukan pencatatan dan perhitungan untuk setiap jenis pesanan dan jumlah biaya yang dikeluarkan dalam setiap pesanan.&lt;br /&gt;Melihat permasalah di atas, maka cara yang tepat dan efisien adalah dengan menerapkan pencatatan dan perhitungan secara komputerisasi dengan menggunakan perangkat lunak (software) yang dapat dioperasikan dengan mudah, memiliki kapasitas yang besar, tepat, dan dapat memperoleh hasil (output) yang diinginkan sehingga dapat diakses kapan saja saat informasi diperlukan. Kecanggihan teknologi informasi ini dapat digunakan untuk mempermudah dan mempercepat proses pesanan dan produksi untuk dapat diaplikasikan oleh perusahaan. Salah satunya adalah perusahaan industri percetakkan dan pengadaan barang CV. Karya Bangun Wahana, Tangerang yang merupakan perusahaan percetakkan dan pengadaan barang yang cukup besar tetapi yang masih menggunakan sistem pencatatan dan perhitungan serta pelaporan secara manual dan belum sesuai dengan  PABU (peraturan akuntansi yang berlaku umum), sehingga menjadi salah satu kendala dalam perkembangan usaha industri CV. Karya Bangun Wahana. Guna membantu kelancaran dan pengelolaan usahanya, maka penulis membuat  suatu program aplikasi yang dapat mempermudah dan mempercepat pengelolaan pesanan serta kemudahan dalam mendapatkan informasi biaya yang dibutuhkan dan  penyajian pelaporan harga pokok produksi yang dibutuhkan oleh pimpinan perasahaan untuk mengambil kebijakan. Oleh karena itu, penulis mengambil judul dalam proyek akhir ini adalah :  &lt;br /&gt;“APLIKASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BIAYA&lt;br /&gt;PADA USAHA PERCETAKAN DAN PENGADAAN BARANG&lt;br /&gt;CV. KARYA BANGUN WAHANA TANGERANG”.&lt;br /&gt;II. PEMBATASAN MASALAH&lt;br /&gt;Dalam proyek akhir ini penulis mengangkat permasalahan mengenai Sistem Informasi Akuntansi Biaya di CV. Karya Bangun Wahana, tetapi penulis membatasi permasalahan dalam ruang lingkup :&lt;br /&gt;1. Pengelolaan permintaan bahan oleh bagian gudang.&lt;br /&gt;2. Penyajian laporan Penerimaan Bahan oleh bagian gudang.&lt;br /&gt;3. Pencatatan pemakaian Bahan baku, tenaga kerja langsung, dan overhead pabrik oleh bagian produksi.&lt;br /&gt;4. Perhitungan dan pencatatan jumlah biaya produksi pesanan.&lt;br /&gt;5. Penyajian laporan biaya produksi (harga pokok pesanan). &lt;br /&gt;6. Penyajian laporan harga pokok persediaan pada periode tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. TINJAUAN PUSTAKA&lt;br /&gt;3.1 Pengertian Sistem Informasi Akuntansi Biaya&lt;br /&gt;Sistem pada dasarnya dibuat untuk menangani sesuatu yang berulang kali atau secara rutin terjadi. “ Menurut West Churchman sebuah sistem dapat didefinisikan sebagai komponen yang dikoordinasikan untuk mencapai serangkaian tujuan”. (Krismiaji 2002:1). Sehingga dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa sistem akuntansi biaya merupakan serangkaian komponen yang digunakan untuk memudahkan perhitungan biaya untuk pesanan yang terjadi berulang kali dan rutin terjadi sehingga memperoleh kemudahan dalam pengumpulan dan penyajian laporan biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perusahaan manufaktur, Sistem Akuntansi Biaya merupakan jaringan prosedur untuk mengumpulkan, mengklasifikasikan data biaya produksi dan biaya nonproduksi untuk menyajikan informasi biaya bagi kebutuhan manajemen (Mulyadi, Sistem Akuntansi, Salemba Empat ; 2001. Hal. 413).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2 Sistem Informasi Akuntansi Biaya&lt;br /&gt;Menurut Mulyadi dalam Buku Sistem Akuntansi Tahun 2001 Hal. 427: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komponen yang terkait dengan Sistem Informasi Akuntansi Biaya meliputi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Fungsi yang terkait &lt;br /&gt;a. Fungsi Penjualan&lt;br /&gt;Fungsi penjualan bertanggung jawab atas penerimaan order dari langganan dan meneruskan order tersebut ke fungsi produksi.&lt;br /&gt;b. Fungsi Produksi&lt;br /&gt;Membuat perintah produksi bagi fungsi-fungsi yang ada dibawahnya yang akan terkait dalam pelaksanaan proses produksi guna memenuhi permintaan produksi dari fungsi penjualan.&lt;br /&gt;c. Fungsi Perencanaan dan Pengawasan Produksi&lt;br /&gt;Fungsi ini bertanggung jawab untuk merencanakan dan mengawasi kegiatan produksi dalam bentuk perhitungan rencana kebutuhan bahan dan peralatan yang akan digunakan untuk memproduksi pesanan yang diterima dari fungsi penjualan. Rencana produksi dituangkan dalam dokumen daftar kebutuhan bahan dan daftar kegiatan produksi.&lt;br /&gt;d. Fungsi Gudang&lt;br /&gt;Melayani permintaan bahan baku, bahan penolong, dan barang yang lain yang digudangkan. Fungsi ini juga bertanggung jawab untuk menerima produk jadi yang diserahkan oleh fungsi produksi.&lt;br /&gt;e. Fungsi Akuntansi Biaya&lt;br /&gt;Mencatat mutasi setiap jenis persediaan dan mencatat biaya produksi langsung, biaya produksi tidak langsung, dan biaya nonproduksi ke dalam kartu biaya. Disamping itu juga, mencatat transaksi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya overhead pabrik, dan biaya nonproduksi ke dalam jurnal pemakaian bahan baku dan jurnal umum serta posting ringkasan jurnal ke buku besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dokumen yang digunakan diantaranya&lt;br /&gt;a. Surat order produksi&lt;br /&gt;b. Daftar Kebutuhan Bahan&lt;br /&gt;c. Daftar Kegiatan Produksi&lt;br /&gt;d. Bukti Permintaan dan pengeluaran barang gudang&lt;br /&gt;e. Bukti Pengembalian Barang gudang&lt;br /&gt;f. Kartu jam kerja&lt;br /&gt;g. Laporan Produk Selesai&lt;br /&gt;h. Bukti Memorial&lt;br /&gt;i. Bukti Kas Keluar&lt;br /&gt;3. Catatan akuntansi yang digunakan&lt;br /&gt;a. Jurnal Pemakaian Bahan Baku&lt;br /&gt;b. Jurnal Umum&lt;br /&gt;c. Register Bukti Kas Keluar&lt;br /&gt;d. Kartu Harga Pokok Produk&lt;br /&gt;e. Kartu Biaya&lt;br /&gt;4. Jaringan Prosedur yang membentuk sistem&lt;br /&gt;a. Prosedur order produksi&lt;br /&gt;b. Prosedur permintaan dan pengeluaran barang gudang&lt;br /&gt;c. Prosedur pengembalian barang gudang&lt;br /&gt;d. Prosedur pencatatan jam kerja dan biaya tenaga kerja langsung&lt;br /&gt;e. Prosedur produk selesai dan pencatatan pembebanan biaya overhead pabrik&lt;br /&gt;f. Prosedur pencatatan biaya overhead pabrik sesungguhnya, biaya administrasi dan umum, dan biaya pemasaran.&lt;br /&gt;3.3 Informasi yang Dibutuhkan Manajemen&lt;br /&gt;1. Order produksi yang belum selesai.&lt;br /&gt;2. Order produksi yang telah selesai&lt;br /&gt;3. Harga pokok produk jadi&lt;br /&gt;4. Harga pokok yang masih dalam proses pada saat tertentu&lt;br /&gt;5. Biaya menurut pusat biaya&lt;br /&gt;3.4 Konsep dasar Miocrosoft Visual Basic&lt;br /&gt;Microsoft visual basic adalah bahasa pemrograman berbasis MS-Windows. Sebagai bahasa pemrograman yang mutakhir, MS Visual Basic 6.0 didesain untuk dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia dalam MS Windows (M. Agus J Alam :1999). Selain itu Microsoft Visual Basic juga merupakan bahasa pemrograman yang berorientasi pada objek, didalamnya disediakan objek-objek yang sangat kuat, berguna dan mudah dipakai.&lt;br /&gt;3.5 Pengertian Database&lt;br /&gt;Database adalah kumpulan fie-file yang membentuk satuan data yang besar (Krismiaji, 2002:94). Hal ini dilakukan agar koordinasi data menjadi lebih mudah sehingga proses pembaruan menjadi lebih mudah. Pengelolaan database sendiri memerlukan program manajemen database atau dikenal juga dengan database management system (DBMS).&lt;br /&gt;Sistem manajemen database adalah program yang mengelola dan mengendalikan data dan interface (antara data dan program aplikasi)(Krismiaji 2002:95). Setiap sisitem manajemen database harus memiiki alat untuk melaksanakan tiga fungsi dasar yaitu pembuatan (creating), pengubahan (changing), dan pengintrogasian (querying) database (Krismiaji 2002 :118). Sedangkan database yang digunakan dalam perancangan Proyek Akhir ini adalah MySQL (Structure Query Language) dengan aplikasi Xampp versi 1.7.1.&lt;br /&gt;3.6 MySQL&lt;br /&gt;MySQL adalah salah satu produk database server relasional yang gratis di bawah lisensi GNU (General Public License) dengan banyak fasilitas. MySQL merupakan sebuah server basis data yang banyak digunakan di internet karena kehandalan dan keamanannya. MySQL mendukung terhadap pemrograman Visual Basic, C/C++, Delphi, Perl, Java, PHP, dan Phyton. Tool-tool yang disediakan MySQL memungkinkan untuk membuat aplikasi client/sever yang digabungkan dengan basis data. MySQL juga mendukung terhadap sistem operasi berbasis Unix, Windows, dan OS/2. MySQL adalah mesin basis data yang multithreaded, yang mampu melayani banyak permintaan (tasks) pada waktu yang sama ketika proses-proses pada aplikasi itu berjalan secara simultan. Program utilitas MySQL bisa menggunakan statements SQL&lt;br /&gt;3.6.1. Keunggulan MySQL &lt;br /&gt;Dengan karakteristik MySQL tersebut diatas maka dapat memberikan kelebihan sebagai berikut :&lt;br /&gt;a) Menghemat waktu proses pengisian data&lt;br /&gt;b) Menghemat waktu proses pengambilan data,&lt;br /&gt;c) Proses pengambilan data lebih fleksibel&lt;br /&gt;d) Dukungan ODBC (Open DataBase Conenectivity), misalnya dengan MS Acces bisa melakukan koneksi ke MySQL&lt;br /&gt;e) Data dapat diakses secara bersama oleh lebih dari satu pengguna pada waktu yang bersamaaan,&lt;br /&gt;f) Kecepatan. Berdasarkan hasil pengujian, MySQL memiliki kecepatan paling baik dibandingkan basis data server lainnya,&lt;br /&gt;g) Mudah digunakan. Perintah-perintah dan aturan-aturan pada MySQL maupun proses instalasinya relatif mudah digunakan,&lt;br /&gt;h) Open Source. MySQL merupakan sebuah sistem manajemen basis data relasi yang bersifat terbuka atau open source yang berarti bahwa MySQL boleh di-download oleh siapa saja, baik versi kode program aslinya (source code) maupun versi binernya (executable) dan bias digunakan secara gratis baik untuk dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan maupun sebagai salah satu program aplikasi komputer,&lt;br /&gt;i) Kapabilitas. MySQL telah digunakan untuk mengelola basis data dengan jumlah 50 juta record. Bahkan sanggup untuk mengelola 60.000 tabel dengan jumlah baris 5.000.000.000. Mendukung penggunaan indeks hingga 32 indeks per tabelnya,&lt;br /&gt;j) Konektivitas dan keamanan. MySQL mendukung dan menerapkan sistem keamanan dan izin akses tingkat lanjut (advanced permissions and security system), termasuk dukungan pengamanan dengan cara pengacakan lapisan data (SSL transport layer encryption),&lt;br /&gt;k) Fleksibilitas/portabilitas. MySQL mendukung perintah-perintah ANSI SQL 99 dan beberapa perintah basis data alternatif lainnya sehingga memudahkan untuk beralih dari dan ke MySQL,&lt;br /&gt;l) Lintas platform sistem operasi. MySQL dapat dijalankan pada beberapa sistem operasi yang berbeda seperti Linux, Microsoft Windows, FreeBSD, Sun Solaris, IBM’s AIX, Mac OS X, HP-UX, AIX, QNX, Novell NetWare, SCO Open Unix, SGI Irix, dan Dec OSF.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;3.7 Crystal Report &lt;br /&gt;Crystal report didefinisikan sebagai sebuah program khusus untuk membuat laporan yang terpisah dengan program Microsoft Visual Basic 6.0 akan tetapi keduanya dapat dihubungkan (Linkage) untuk menghasilkan suatu laporan (MADCOMS 2003 :91). Dikarenakan Crystal Report merupakan program yang khusus untuk membuat laporan. Hasil cetakannyapun lebih baik dan mudah dikarenakan Crystal report banyak tersedia objek-objek maupun komponen-komponen yang mudah digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat laporan dengan Crystal Report&lt;br /&gt;Mengaktifkan program Crystal Report dengn cara :&lt;br /&gt;1. Aktifkan program Microsoft Visual Basic 6.0 Tekan tombo CTRL + T sehingga muncul kotak dialog component&lt;br /&gt;2. Pada tab Controls pilih Crystal Report Control dan Crystal Report Smart iewer, kemudian pada tab designers pilih Crystal Report 7.0 klick OK.&lt;br /&gt;3. Kemudian buka menu Project pilih Add Crystal Report 7.0 dan ditambahkan obyek-obyek tersebut pada form&lt;br /&gt;4. Klick New Report, jika ingin membuka report yang sudah ada klick Open Report  kemudian pilih format report pada kotak dialog Report Gallery&lt;br /&gt;5. Delapan Langkah dari standart report expert sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Pada tab Data, klick tombol data file untuk menampikan dialog Choose Database File&lt;br /&gt;b. Tentukan file database yang akan digunakan, klik tombol Add&lt;br /&gt;c. Bila dalam database terdapat lebih dari satu tabel, akan muncul kotak dialog Select Tables, pilih nama tabel klick OK&lt;br /&gt;d. Klik Next atau tekan Tab Fields, pilih semua field dengan menekan tombol Add All&lt;br /&gt;e. Pada tab sort pilih field yang akan dijadikan seabagai kunci pengurutan&lt;br /&gt;f. Jika tidak perlu pengaturan lebih lanjut, dapat langsung klik tombol Design Report untuk menampilkan contoh hasil laporan.&lt;br /&gt;g. Berkaitan dengan tampilan laporan ada bebrapa tombol yang mendukung proses tersebut, diantaranya :&lt;br /&gt; Tab design untuk menampilkan design laporan yang dibuat&lt;br /&gt; Tab preview untuk menampilkan bentuk / hasil dari laporan&lt;br /&gt;3.8 Tahap – tahap Penyusunan Sistem&lt;br /&gt;Krismiaji dalam bukunya Sistem Informasi Akuntansi (2002) menyatakan bahwa secara garis besar ada lima tahap penyusunan sistem yaitu:&lt;br /&gt;1. Analisis sistem&lt;br /&gt;Pengidentifikasian masalah dilakukan dengan mengumpulkan informasi mengenai persoalan yang dihadapi. Dalam hal ini analisis dilakukan pada Sistem Informasi Akuntansi Biaya pada CV. Karya Bangun Wahana, Tangerang.&lt;br /&gt;2. Perancangan konseptual&lt;br /&gt;Tahap ini dilakukan dengan mengidentifikasikan dan mengevaluasi berbagai macam alternative pemecahan masalah kemudian membuat outline dari alternative yang telah dipilih.&lt;br /&gt;3. Perancangan Fisik&lt;br /&gt;Tahap ini dilakukan dengan menjabarkan konsep yang masih umum ke dalam rancangan yang lebih rinci. Langkah awal yang harus dilakukan adalah merancang output, database, dan input.&lt;br /&gt;Langkah-langkah perancangan fisik meliputi:&lt;br /&gt;1) Perancangan output&lt;br /&gt;Output dapat berupa laporan atau tampilan pada layar monitor. Laporan yang dihasilkan akan menyajikan informasi yang berkaitan dengan Sistem Informasi Akuntansi Biaya.&lt;br /&gt;2) Perancangan database&lt;br /&gt;Perancangan database menggunakan My SQL PphMyAdmin dan diawali dengan pembuatan Data Flow Diagram dengan menggunakan aplikasi DBDesigner. Kemudian membuat model data dengan menggunakan diagram E-R. Model data tersebut diterapkan dalam Database Relational. Langkah –langkah yang dilakukan dalam merancang database adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Perencanaan database&lt;br /&gt;Perencanaan untuk menetukan kebutuhan dan kelayakan perancangan sistem database yang baru merupakan kegiatan yang dilakukan pada tahapan ini.&lt;br /&gt;b. Analisis Persyaratan&lt;br /&gt;Tahap ini mencakup penentuan lingkup sistem database yang diusulkan, menentukan persyaratan perangkat keras dan lunak dan mengidentifikasikan kebutuhan informasi para pemakai&lt;br /&gt;c. Perancangan &lt;br /&gt;Tahap ini mencakup perancangan logis dan perancangan fisik database. Selain itu juga dilakukan penetapan primary key dan secondary key untuk setiap record. &lt;br /&gt;d. Pemrograman&lt;br /&gt;Tahap ini dilakukan dengan menerjemahkan skema fisik ke dalam struktur database yang akan menjadi sistem final.&lt;br /&gt;e. Implementasi &lt;br /&gt;Tahap implementasi merupakan tahap penerapan dan penggunaan sistem yang baru.&lt;br /&gt;f. Operasi dan Pemeliharaan&lt;br /&gt;Tahap ini meliputi seluruh aktifitas yang berkaitan dengan pelaksanaan (penggunaan) dan pemeliharaan sistem database yang baru.&lt;br /&gt;3) Perancangan input&lt;br /&gt;Input yang digunakan dalam Sistem Informasi Akuntansi Biaya antara lain surat order produksi, bukti permintaan dan pengeluaran barang gudang, bukti  pengembalian barang gudang, bukti kas keluar dan bukti memorial.&lt;br /&gt;4) Perancangan Program&lt;br /&gt;Penulis membuat aplikasi Visual Basic melalui beberapa tahapan yaitu:&lt;br /&gt;a. Tahap Analisis Masalah &lt;br /&gt;Dalam tahap ini penulis mengidentifikasikan masalah secara jelas dan menentukan cara pemecahannya.&lt;br /&gt;b. Tahap design&lt;br /&gt;Tahap design merupakan tahapan dimana penulis membuat rencana mekanisme program yang meliputi : bentuk input dan output yang merupakan gambaran tentang data yang diproses dan informasi yang dihasilkan. Agar program yang disusun terarah dan menghasilkan informasi yang sesuai dengan kebutuhan&lt;br /&gt;c. Tahap Coding&lt;br /&gt;Tahap ini merupakan tahap penyusunan program dengan menggunakan bahasa yang sesuai yaitu dengan menggunakan bahasa pemrograman visual basic.&lt;br /&gt;d. Tahap Debugging&lt;br /&gt;Tahap pencarian kesalahan-kesalahan program dan memperbaikinya sehingga program yang disusun menjadi baik dan besar.&lt;br /&gt;e. Tahap Dokumentasi&lt;br /&gt;Berisi petunjuk mengenai penggunaan program agar mudah dijalankan oleh pihak yang berkepentingan.&lt;br /&gt;f. Implementasi dan koversi&lt;br /&gt;Implementasi sendiri merupakan proses pemasangan dan pengujicobaan rancangan program dalam kegiatan operasional perusahaan. Sedangkan koversi adalah penyesuaian proses perubahan yang digunakan dari sistem lama ke sistem baru.&lt;br /&gt;5) Pengoperasian dan pemeliharaan&lt;br /&gt;Pemantauan pelaksanan sistem penjualan dilakukan untuk mendeteksi jika ada cacat rancangan dan melakukan pengkajian ulang secara berkala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. METODOLOGI&lt;br /&gt;“Metodologi adalah kerangka teoritis yang dipergunakan oleh penulis untuk menganalisa, mengerjakan, atau mengatasi masalah yang dihadapi. Sedangkan kerangka teoritis atau kerangka ilmiah adalah metode-metode ilmiah yang akan diterapkan dalam pelaksanaan tugas” (Gorys Keraf, 2001:310)&lt;br /&gt;Pemakaian suatu metode sangat penting dalam penelitian untuk sebuah penulisan karena hasil penelitian yang tertuang dalam sebuah tulisan sangat bergantung bagaimana metodologi yang digunakan.&lt;br /&gt;4.1 Jenis-jenis Data&lt;br /&gt;4.1.1 Jenis Data Menurut Sifatnya&lt;br /&gt;Jenis data menurut sifatanya dibagi menjadi dua yaitu :&lt;br /&gt;1. Data Kuantitatif&lt;br /&gt;“Data kuantitatif adalah data yang bisa dihitung atau diukur secara langsung. Misalnya lama bekerja, jumlah gaji, jumlah absensi dan sebagainya”(Marzuki, 2001:55). Data yang diperoleh berupa data-data yang menyangkut banyaknya pesanan (order), jumlah biaya pesanan, dan pengeluaran-pengeluaran yang terjadi untuk menyelesaikan pesanan pada CV. Karya Bangun Wahana Tangerang untuk memperoleh harga pokok produksi pesanan.&lt;br /&gt;2. Data Kualitatif&lt;br /&gt;“Data kualitatif adalah data yang diukur secara tidak langsung seperti keterampilan, aktifitas, sikap dan sebagainya”(Marzuki, 2001:55). Data yang diperoleh berupa aktivitas kegiatan perusahaan, keterampilan dan kemampuan karyawan masing-masing bagian dalam melaksanakan fungsinya, prosedur sistem yang berjalan, dan informasi kebijakan dalam sistem akuntansi biaya pada CV. Karya Bangun Wahana Tangerang.&lt;br /&gt;4.1.2   Jenis Data Menurut Sumbernya &lt;br /&gt;Jenis data menurut sumbernya dibagi menjadi dua yaitu:&lt;br /&gt;1. Data Primer &lt;br /&gt;“Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari sumbernya, diamati dan dicatat untuk memperoleh informasi biaya produksi pesanan pada CV.Karya Bangun Wahana. Data yang diperoleh berupa data barang, pertama kalinya” (Marzuki, 2001:55). Data tersebut dikumpulkan melalui observasi dan wawancara langsung dengan pimpinan data pesanan dan data biaya atas pesanan pada CV. Karya Bangun Wahana, Tangerang.&lt;br /&gt;2. Data Sekunder &lt;br /&gt; “Data sekunder adalah data yang bukan diusahakan sendiri pengumpulan oleh peneliti misalnya diperoleh dari : biro statistik, majalah, keterangan – keterangan atau publikasi lainnya “(Marzuki, 2001:56). Data diperoleh dari buku referensi untuk Sistem Informasi Akuntansi Biaya dan pemrograman komputer menggunakan Visual Basic 6.0&lt;br /&gt;4.2 Metode Pengumpulan Data&lt;br /&gt;Metode yang digunakan oleh penulis dalam melakukan pengumpulan data yang diperlukan adalah melalui :&lt;br /&gt;1. Observasi&lt;br /&gt;“Observasi adalah pengamatan langsung kepada suatu objek yang akan diteliti, sedangkan penelitian lapangan adalah usaha pengumpulan data dan informasi secara intensif disertai dengan analisa dan pengujian kembali atas semua data yang telah dikumpulkan”(Gorys Keraf, 2001:162). Metode ini digunakan penulis untuk mengamati dokumen dan catatan yang digunakan untuk pengelolaan pesanan dan pencatatan serta perhitungan biaya pesanan yang dikeluarkan oleh CV. Karya Bangun Wahana Tangerang.&lt;br /&gt;2. Wawancara&lt;br /&gt;Wawancara adalah “ suatu cara untuk mengumpulkan data dengan mengajukan pertanyaan langsung kepada seorang informan atau seorang autoritas (seorang ahli yang berwenang dalam suatu masalah) “ (Gorys Keraf, 2001: 161). Penulis mengadakan wawancara dengan mengajukan pertanyaan langsung pada bagian-bagian yang menaganai masalah produksi pesanan dan perhitungan biaya pesanan pada CV. Karya Bangun Wahana Tangerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Studi Pustaka &lt;br /&gt;Studi Pustaka adalah “ penelitian atau penyelidikan yang dilakukan melalui kepustakaan. Objeknya adalah buku atau literature, majalah, surat kabar dan lain – lain “ (Tim Penyusun Pedoman Proyek akhir, 2002 : 14). Penulis memperoleh data dengan membaca buku – buku yang ada hubungannya dengan masalah pemrograman dan Sistem Informasi Akuntansi Biaya.&lt;br /&gt;4.3 Metode Penulisan Data&lt;br /&gt;Metode yang akan dilakukan dalam penulisan proyek akhir ini adalah :&lt;br /&gt;1. Metode Deskripsi&lt;br /&gt;“Metode deskripsi menggambarkan sesuatu hal sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Metode ini bertalian dengan pelukisan kesan pancaindera  terhadap suatu obyek” (Gorys Keraf, 2001: 109-110). Metode deskripsi dipakai dalam menguraikan gambaran umum CV. Karya Bangun Wahana Tangerang mengenai sejarah berdirinya perusahaan serta kebijakan dan prosedur dalam Sistem Informasi Akuntansi Biaya yang berjalan pada CV. Karya Bangun Wahana.&lt;br /&gt;2. Metode Eksposisi&lt;br /&gt;“Metode eksposisi bertujuan untuk memberi penjelasan atau informasi”(Gorys Keraf, 2001: 110). Dengan metode ini penulis memaparkan Sistem Informasi Akuntansi Biaya berbasis komputer dengan menggunakan program aplikasi Microsoft Visual Basic untuk menangani / memproses Sistem Informasi Akuntansi Biaya pada CV. Karya Bangun Wahana.&lt;br /&gt;V. Tujuan dan Kegunaan&lt;br /&gt;5.1 Tujuan&lt;br /&gt;Tujuan dari penyusunan Proyek akhir ini adalah :&lt;br /&gt;1. Membuat Aplikasi Sistem Informasi Akuntansi Biaya pada CV. Karya Bangun Wahana Tangerang.&lt;br /&gt;5.2 Kegunaan&lt;br /&gt;Keguanaan dari penyusunan proyek akhir ini adalah :&lt;br /&gt;1. Bagi Penulis&lt;br /&gt;Dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman dalam merancang program komputer sebagai bekal memasuki dunia kerja.&lt;br /&gt;2. Bagi Perusahaan&lt;br /&gt;Dapat memberikan informasi atau gambaran mengenai Sistem Informasi Akuntansi Biaya dengan komputer, yaitu dengan bahasa pemrogaman Microsoft Visual Basic&lt;br /&gt;3. Bagi Politeknik TEDC Bandung&lt;br /&gt;Sebagai tambahan informasi dan referensi mengenai aplikasi Visual Basic untuk Sistem Informasi Akuntansi Biaya, khususnya bagi mahasiswa yang akan menyusun tugas dengan materi yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VI. SISTEMATIKA PENULISAN&lt;br /&gt;Penulisan proyek akhir ini dibagi menjadi lima bab dengan sistematika sebagai berikut:&lt;br /&gt;BAB I PENDAHULUAN. Berisi latar belakang, rumusan masalah, ruang lingkup permasalahan, tujuan dan manfaat,  dan metodologi penelitian.&lt;br /&gt;BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Membahas pengertian komputer dan program, design aplikasi, konsep dasar Microsoft Visual Basic dengan menggunakan database MySQL aplikasi Xampp PhpMyAdmin Versi 1.7.1, Pelaporan Crystal Report dan berbagai referensi mengenai teori Sistem Informasi Akuntansi Biaya.&lt;br /&gt;BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. Menjelaskan Analisis Kebutuhan Sistem Informasi yang meliputi tinjauan organisasi, analisis sistem berjalan, dan identifikasi kebutuhan. Dan menjelaskan tentang Perancangan Sistem yang meliputi Rancangan Basis Data, Rancangan Masukan, Rancangan Keluaran, Sistem yang diusulkan (Activity Diagram), dan Rancangan Interface.&lt;br /&gt;BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Menjelaskan hasil yang akan dicapai penulis meliputi segala tampilan mulai dari Menu, Input Sistem, Output Sistem, Prosedur dari Sistem Akuntansi Biaya dan Pembahasan mengenai hasil yang telah dicapai disertai dengan petunjuk untuk menjalankan program.&lt;br /&gt;BAB V PENUTUP. Penutup berisi kesimpulan dan saran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Goys Kerarf.2001.Komposisi.Semarang: Bina Putera&lt;br /&gt;Krismiaji.2002.Sistem Informasi Akuntansi.Yogyakarta: Unit Penerbit dan Percetakan AMP YKPN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazuki.2001.Metodologi Riset.Yogyakarta: BPFE UII Yogyakarta&lt;br /&gt;Mulyadi.2001.Sistem Akuntansi.Yogyakarta: Penerbit Salemba Empat&lt;br /&gt;M agus J Alam.2003.Belajar Sendiri Microsoft Visual Basic 6.0.Jakarta: PT Elex Media Komputindo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahardian Hadi.2004.Membuat Laporan Dengan Crystal Report 8.5 dan Visual Basic 6.0.Jakarts: PT Elex Media Komputindo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.ilmukomputer.com/visualbasic.php, diakses tanggal 15 Juni 2009 Pukul 10.00&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-8505147749800031273?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/8505147749800031273/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=8505147749800031273&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/8505147749800031273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/8505147749800031273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/07/proposal-pa.html' title='PROPOSAL PA'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-7670133566188259090</id><published>2009-07-21T08:38:00.000+07:00</published><updated>2009-07-21T08:43:22.192+07:00</updated><title type='text'>WEBMAIL</title><content type='html'>PENGERTIAN EMAIL BERBASIS WEB&lt;br /&gt;Email berbasis Web adalah email yang diakses melalui halaman web. Jenis email ini memiliki daya akses yang lebih universal dan dari tahun ke tahun jasa email berbasis web mengalami perkembangan yang hanya berbeda sedikit dari email yang berbayar. Rata-rata penyedia layanan email memiliki fasilitas email berbasis web.&lt;br /&gt;Email berbasis web berarti bahwa akun kita sebenarnya adalah situs web, yang memungkinkan integrasi mulus antara kapabilitas web dan email kita, serta yang menyediakan akses global ke email kita dari semua komputer yang tersambung ke Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WEBMAIL &lt;br /&gt;Webmail (atau Web mendasari e-mail) adalah satu e layanan pos berniat terutama semata mengakses melalui satu aplikasi penjelajah, sebagai ditentang untuk melalui satu klien e-mail desktop (Pandangan Microsoft seperti itu, Thunderbirdnya Mozilla, atau Apel Posnya Inc.). Sangat penyedia webmail populer meliputi Gmail, Yahoo! Pos, Hotmail, dan AOL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu keuntungan utama dari web mendasari aplikasi terlalu e-mail mendasari e-mail adalah itu satu pengguna yang punya kemampuan untuk mengakses inbox mereka dari apapun Internet menghubungkan komputer di seluruh bumi. Bagaimanapun, kebutuhan untuk Akses Internet adalah satu kelemahan, di itu satu tidak dapat mengakses pesan tua ketika tidak terkoneksi ke Internet. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1997, sebelum ini didapatnya oleh Microsoft, Hotmail memperkenalkan ini layanan, yang dijadi salah satu yang pertama web populer mendasari e-mail menawarkan. Mengikuti suksesnya Hotmail, Pengantarnya Google dari Gmail pada 2004 nyalakan suatu masa pembangunan cepat di webmail, sehubungan dengan Gmail fitur baru seperti Javascript menu, teks mendasari ads, dan penyimpanan lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan sifat AplikasiWeb, pemakai Webmail tidak perlu melakukan instalasi perangkat lunak dan cukup mengisi sangat sedikit konfigurasi. Dengan kemudahan akses halaman Web dari banyak tempat, Webmail menjadi lebih disukai lagi terutama bagi mereka yang sering berganti-ganti komputer untuk akses Internet. Penyedia jasa Webmail gratis pun cukup banyak tersedia karena mereka dapat menyediakan halaman Web yang akan sering dikunjungi pemakainya, dengan imbal balik berupa pemasukan dari iklan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat &lt;br /&gt; Yang pertama perangkat lunak webmail dipanggil hanya WebMail dan adalah dikembangkan di perl oleh Luca Manunza, ketika dia bekerja di CRS4, di Sardinia. Yang pertama pekerjaan demo dilepaskan pada 10 Maret, 1995; sesudah itu sumber dilepaskan (dengan pendaftaran diperlukan) pada 30 Maret, 1995. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Paket software &lt;br /&gt;Di sana juga paket software yang mengijinkan organisasi untuk menawarkan e-mail melalui web untuk berhubungan mereka. Beberapa solusi adalah perangkat lunak sumber buka menyukai SquirrelMail, BlueMamba, RoundCube dan IlohaMail, sementara lain-lain ditutup Pandangan seperti sumber Web Mengakses modul untuk Pertukaran Microsoft. Dan sebaliknya, ada program itu dapat menirukan satu aplikasi penjelajah untuk mengakses webmail seperti kalau ini disimpan pada satu POP3 atau tanpa AP hitung. Mereka adalah peka, meskipun demikian, untuk berganti pada interface pemakai dari jasa web sejak di situ adalah tidak ada alat penghubung standar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa penyedia menawarkan akses web ke lain e server surat. Ini mengijinkan akses web untuk kotak surat dimana server surat tidak menawarkan satu alat penghubung web, atau dimana satu alat penghubung alternatif diinginkan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mewujudkan dan keselarasan &lt;br /&gt; Ada perbedaan penting di kemampuan pemandangan bagi kebanyakan populer webmail melayani seperti Yahoo Pos, Gmail, dan Windows Hidup Hotmail. Sehubungan dengan perlakuan berbagai dari HTML pasang label, seperti itu &lt;style&gt; dan &lt;head&gt;  seperti halnya CSS mewujudkan ketidakselarasan, perusahaan pemasaran e-mail percayakan pada ilmu pengetahuan tentang teknik lebih tua pembangunan web untuk mengirimkan platform salib pos. Ini biasanya memaksudkan satu kepercayaan berat pada tabel dan inline stylesheets. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ARTI ISTILAH WEBMAIL DIANGGAP BERKAITAN ERAT DENGAN PENGERTIAN :&lt;br /&gt;Suatu aplikasi untuk pengaturan surat elektronik (e-mail) berbasis halaman web, fasilitas yang dimiliki oleh aplikasi ini diantaranya adalah untuk pengiriman, penerimaan, maupun pembacaan email.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JENIS-JENIS E-MAIL &lt;br /&gt;E-mail merupakan singkatan dari Elektronic Mail yang berarti surat menyurat dalam Internet. E-mail banyak digunakan karena alasan mudah dikirim dan cepat sampai tujuan. E-mail tidak memerlukan kertas atau prangko, melainkan cukup mengetik melalui keyboard dan dalam hitungan detik setelah dikirim, surat akan sampai tujuan meskipun jarak penerima mencapai ribuan kilometer, tanpa batasan ruang dan waktu.&lt;br /&gt;E-mail merupakan salah satu fasilitas dari Internet yang paling sering digunakan dan paling populer. Setidaknya setiap orang yang mengakses Internet, mereka pasti tidak lupa memeriksa kotak masuk (inbox) dalam e-mailnya, karena hanya inilah sarana pengiriman surat yang paling murah di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FITUR YANG ADA DALAM E-MAIL&lt;br /&gt;E-mail tidak hanya digunakan semata-mata untuk berkirim-kiriman surat elektronik, namun seiring perkembangannya ada beberapa hal yang dapat dilakukan dengan menggunakan e-mail, antara lain:&lt;br /&gt;- Mengirim e-mail berupa tulisan, teks, dan gambar.&lt;br /&gt;- Mengirim e-mail dalam format grafik dan editing HTML.&lt;br /&gt;- Mengirim kartu elektronik dan animasi gambar (hanya dengan bantuan provider tertentu).&lt;br /&gt;- Mengirim file (attachment) berupa foto, gambar, suara, bahkan musik.&lt;br /&gt;- Mengirim SMS (hanya operator tertentu)&lt;br /&gt;- Mengirim satu pesan kepada beberapa alamat e-mail sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JENIS-JENIS E-MAIL&lt;br /&gt;Ada 3 jenis layanan E-mail, yaitu : POP mail, E-mail Forwarding dan E-mail berbasis web, masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. POP MAIL&lt;br /&gt;E-mail jenis ini sama dengan email yang anda terima dari ISP anda&lt;br /&gt;Kelebihannya :&lt;br /&gt;• Kemampuan untuk dibaca secara offline (tidak perlu connect ke internet) untuk mengecek email, anda perlu connect ke server POP mail anda, lalu mendownload seluruh email yang ada, setelah itu anda bisa memutuskan hubungan dengan internet dan membaca email. &lt;br /&gt;Kekurangannya :&lt;br /&gt;• Anda tidak bisa mengecek email anda di sembarang tempat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. WEB BASED MAIL&lt;br /&gt;Email jenis ini merupakan email yang ditawarkan oleh berbagai situs/web&lt;br /&gt;Kelebihannya :&lt;br /&gt;• Anda bisa mencek email anda dari mana saja &lt;br /&gt;Kekurangannya :&lt;br /&gt;• Untuk mengecek email anda harus selalau terhubung ke internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. EMAIL FORWARDING&lt;br /&gt;Kelebihannya :&lt;br /&gt;• Anda bisa menyembunyikan alamat email yang sesungguhnya, selain itu tidak perlu member tahu email anda yang baru.&lt;br /&gt;Kekurangannya :&lt;br /&gt;• Karena bersifat sebagai perantara, email tersebut akan memerlukan waktu yang lebih lama untuk sampai ke tujuan.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-7670133566188259090?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/7670133566188259090/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=7670133566188259090&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/7670133566188259090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/7670133566188259090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/07/webmail.html' title='WEBMAIL'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-2203349536559550740</id><published>2009-06-28T22:08:00.009+07:00</published><updated>2009-07-15T10:16:03.043+07:00</updated><title type='text'>Waktu Begitu Cepat Berlalu</title><content type='html'>Subuh baru saja usai. Mentari pagi bergerak perlahan, meninggalkan peraduannya, untuk menerangi bumi, menjalani titah Illahi. Detik demi detik berselang, berganti menit, kemudian jam, hari, minggu, bulan dan tahun. Kini……mentari 2009 telah terbit.Tak terasa, waktu begitu cepat berlalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kuingat kembali, sudah lama nian aku pergi meninggalkan kampung halaman. Keluargaku, Teman-teman dan sahabatku kini sudah menjadi gadis yang berumur 21 tahun yang berani hidup jauh dari orang tua tercinta. Yang dulunya masih gadis manja dengan kepribadian hidup selalu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang disekelilingku satu demi satu telah pergi Oma, Opa, Kakak Ipar, memenuhi panggilan Illahi. Alhamdulillah kedua orangtuaku masih ada bersamaku walaupun sekarang kami terpisahkan jarak dan waktu. Generasi baru telah datang. Yang dulu anak-anak, kini sudah dewasa. Yang dulu manja, kini sudah hidup mandiri. Makan nyari sendiri, nyuci sendiri, manage money sendiri, semua diselesaikan sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, masih amat sedikit ilmu dan pengalaman yang ku peroleh, masih sedikit amal yang terlaksana, sementara masih sangat banyak pekerjaan yang belum tersentuh, dan masih banyak amal yang terabaikan, namun waktu tak bisa kembali diputar, untuk dikembalikan ke saat semula. Dan…..menyesali diri tanpa disertai perbaikan pun bukanlah hal yang berguna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teramat wajar jika dari sejak awal Alloh berwasiat kepada kita:” Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran”(Q.S.Al ‘Ashr: 1-3). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh Maha Tahu tentang diri kita. Alloh, Maha Tahu resep hidup yang tepat bagi diri kita. Bahkan Alloh Maha Sayang kepada kita, sehingga kita diberi kemerdekaan untuk memilih jalan yang kita suka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh tunjukkan kepada kita dua jalan-Nya. Yaitu jalan kefasikan dan jalan ketaqwaan (“maka Alloh mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketaqwaannya, sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya”.Q.S. Asy Syams : 8-10) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga, Alloh telah tunjukkan kepada kita jalan kebajikan dan kejahatan (“Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan : ialah jalan kebajikan dan kejahatan”.Q.S. Al Balad : 10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tinggal memilih. Pilih selamat dan mendapat surga, atau pilih yang lainnya. Karenanya Alloh berfirman : “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama Islam; sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thogut dan beriman kepada Alloh, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Alloh Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”(Q.S.Al Baqoroh : 256). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, selagi masih ada kesempatan untuk berbuat, marilah kita gunakan sisa usia kita sebaik-baiknya, tuk menghimpun bekal menghadap Sang Pencipta. Agar kita tak menyesal di kemudian hari, karena telah menggunakan masa muda untuk mengerjakan hal yang sia-sia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita catat kuat-kuat dalam hati kita Sabda Rasululloh : “Gunakan waktu luangmu sebelum waktu sempitmu, gunakan waktu mudamu sebelum tuamu, gunakan waktu kayamu sebelum miskinmu, gunakan waktu sehatmu sebelum sakitmu, dan gunakan waktu hidupmu sebelum matimu”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh amat merugi bila kita gunakan waktu ini untuk sebuah kesia-siaan. Karena melakukan sebuah amal saleh pun kita harus berhitung dengan cermat. Jangan-jangan diantara amal saleh kita ada terselip perasaan ria, jangan-jangan diantara amal saleh kita ada asa untuk memperoleh pujian, jangan-jangan diantara amal saleh kita ada pamrih yang tak terkatakan. Astaghfirulloohal ‘adziim, na’udzu billahi min dzaalik. Semoga kita terlindung dari semua itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh mengingatkan kita dalam firman-Nya : “Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?” Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baikanya. (Q.S. Al Kahfi : 103-104). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, marilah kita resapi firman Alloh ini agar kita selalu ingat: “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Alloh dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Alloh, sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Alloh, lalu Alloh menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik”( Q.S. Al Hasyr : 18-19). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Alloh berkenan untuk senantiasa melindungi kita dari kesia-siaan, dan menetapkan petunjuk-Nya atas diri kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’daidz hadaitanaa wahablanaa milladunka rahmatan innaka antal wahhaab. Robb, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah rahmat dari sisi Engkau; sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia) Q.S. Ali Imron : 8. &lt;br /&gt;Aamiin. &lt;br /&gt;Wallohu a’lam bishshowwab.&lt;br /&gt;Ummu Shofi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat...sekarang pandanglah kedepan masih banyak yang belum kita gapai....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SkeIixnJ1dI/AAAAAAAAAG4/P6iMfBW4kOY/s1600-h/kcb.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 140px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SkeIixnJ1dI/AAAAAAAAAG4/P6iMfBW4kOY/s400/kcb.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352396813167613394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;spanclass="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KETIKA CINTA BERTASBIH,,, ITS A GOOD FILM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEGA FILM KETIKA CINTA BERTASBIH diangkat dari novel mega best seller Asia Tenggara, karya penulis bertangan dingin Habiburrahman El Shirazy. Film yang menceritakan kehidupan tokoh utamanya Khairul Azzam, seorang mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Al-Azhar University, Kairo. Cerita yang bisa menjadi inspirasi bagi kita, ketika melihat bagaimana kerja keras sang tokoh yang menuntut ilmu sekaligus berjuang menghidupi ibu dan adik-adiknya di kampung. Cerita yang juga bisa menuntun kita, ketika melihat usaha dan perjuangan Khairul Azzam dalam menemukan jodohnya dengan tetap selalu teguh berpedoman kepada ajaran agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETIKA CINTA BERTASBIH ini benar-benar film yang bagus,,, awalnya saya sudah membaca kedua buku ini tahun lalu,,,buku 1 dan buku 2 nya begitu bagus,,, sampai membuat air mataku berlinang apalagi dalam cerita dibuku 2,,, wuih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang cinta itu misteri,,,tidak pernah terduga apa yang akan terjadi ke depannya...&lt;br /&gt;Yah..begitu juga dengan kehidupan kita... Intinya selalu memandang kedepan dan jangan pernah terperangkap dalam kesedihan dimasa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saja kesedihan itu yang akan membuat kita lebih tegar menghadapi  yang akan terjadi kedepan,,, dan itulah yang terbaik yang akan kita peroleh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seindah-indahnya kehiduapan ialah hidup bersama dengan orang yang kita cintai dan orang yang mencintai kita dengan ikhlas, tulus, sabar, serta menerima kita apa adanya... Oh...itulah cinta sejati... I Miss U my True Love...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semulia-mulianya hidup ialah kehidupan dengan selalu dekat dengan sang kHalik ALLAH SWT,,,,Jangan pernah jauh denganNya,,karena sedikit saja kita jauh,,maka kita akan mendapat kesusahan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CIRI-CIRI WANITA SOLEHAH&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak banyak syarat yang dikenakan oleh Islam untuk seseorang wanita untuk menerima gelar solehah, dan seterusnya menerima pahala syurga yang penuh kenikmatan dari Allah s.w.t. . Mereka hanya perlu memenuhi 2 syarat saja yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Taat kepada Allah dan RasulNya&lt;br /&gt;2. Taat kepada suami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perincian dari dua syarat di atas adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TAAT KEPADA ALLAH DAN RASULNYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana yang dikatakan taat kepada Allah s.w.t. ?&lt;br /&gt;1. Mencintai Allah s.w.t. dan Rasulullah s.a.w. melebihi dari segala-galanya.&lt;br /&gt;2. Wajib menutup aurat&lt;br /&gt;3. Tidak berhias dan berperangai seperti wanita jahiliah&lt;br /&gt;4. Tidak bermusafir atau bersama dengan lelaki dewasa kecuali ada bersamanya mahramnya.&lt;br /&gt;5. Sering membantu lelaki dalam perkara kebenaran, kebajikan dan taqwa&lt;br /&gt;6. Berbuat baik kepada ibu &amp; bapa&lt;br /&gt;7. Sentiasa bersedekah baik dalam keadaan susah ataupun senang&lt;br /&gt;8. Tidak berkhalwat dengan lelaki dewasa&lt;br /&gt;9. Bersikap baik terhadap tetangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TAAT KEPADA SUAMI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Memelihara kewajiban terhadap suami&lt;br /&gt;2.  Senantiasa menyenangkan suami&lt;br /&gt;3.  Menjaga kehormatan diri dan harta suaminya selama suami tiada di rumah.&lt;br /&gt;4.  Tidak cemberut di hadapan suami.&lt;br /&gt;5.  Tidak menolak ajakan suami untuk tidur&lt;br /&gt;6.  Tidak keluar tanpa izin suami.&lt;br /&gt;7.  Tidak meninggikan suara melebihi suara suami&lt;br /&gt;8.  Tidak membantah suaminya dalam kebenaran&lt;br /&gt;9.  Tidak menerima tamu yang dibenci suaminya.&lt;br /&gt;10. Senantiasa memelihara diri, kebersihan fisik dan kecantikannya serta kebersihan rumahtangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah....point ke dua tuch yang sangat menarik... &lt;br /&gt;Insya Allah aku bisa seperti itu..... Amiiiin...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-2203349536559550740?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/2203349536559550740/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=2203349536559550740&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/2203349536559550740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/2203349536559550740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/06/ketika-cinta-bertasbihit-good-film.html' title='Waktu Begitu Cepat Berlalu'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SkeIixnJ1dI/AAAAAAAAAG4/P6iMfBW4kOY/s72-c/kcb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-8476486626399542812</id><published>2009-06-19T12:25:00.003+07:00</published><updated>2009-06-19T12:35:48.738+07:00</updated><title type='text'>SOAL AKUNTANSI BIAYA</title><content type='html'>&lt;spanclass="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Hubungan antara berbagai item pada laporan pabrikasi dan ikhtisar Laba Rugi.&lt;br /&gt;Data berikut adalah mengenai operasi manufaktur sebuah perusahaan untuk&lt;br /&gt;tahun 2007:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Persediaan awal bahan baku Rp 50.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan akhir bahan baku 40.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan awal barang dalam proses 30.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan akhri barang dalam proses 20.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan awal barang jadi 100.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan akhir barang jadi 80.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya overhead pabrik 120.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya tenaga kerja langsung 60.000.000,00&lt;br /&gt;Pembelian bahan baku 100.000.000,00&lt;br /&gt;Penjualan netto 500.000.000,00&lt;br /&gt;Pendapatan lain 10.000.000,00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total biaya (kecuali beban pokok penjualan) 100.000.000,00&lt;br /&gt;Kerugian luar biasa 5.000.000,00&lt;br /&gt;Jumlah rata-rata saham biasa yang beredar selama periode yang bersangkutan&lt;br /&gt;10.000 lembar saham&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diminta:&lt;br /&gt;Hitunglah yang berikut ini, perlihatkan semua perhitungannya.&lt;br /&gt;a. Bahan baku yang dipergunakan dalam produksi.&lt;br /&gt;b. Total biaya pabrikasi.&lt;br /&gt;c. Harga pokok barang yang dibuat.&lt;br /&gt;d. Beban pokok penjualan.&lt;br /&gt;e. Laba bersih sebelum laba/rugi biasa.&lt;br /&gt;f. Laba bersih per lembar saham.&lt;br /&gt;g. Laba kotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Pembuatan laporan pabrikasi dan ikhtisar Laba Rugi. Data di bawah ini adalah&lt;br /&gt;mengenai sebuah perusahaan manufaktur untuk 2007:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jumlah rata-rata saham biasa yang beredar selama periode tersebut 20,000 lembar Penjualan barang jadi Rp 498.000.000,00&lt;br /&gt;Penjualan retur dan potongan 10.000.000,00&lt;br /&gt;Potongan penjualan 3.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan awal bahan baku 47.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan akhri bahan baku 41.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan awal barang dalamproses 28.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan akhir barang dalam proses 21.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan awal barang jadi 80 000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan akhir barang jadi 81.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya overhead pabrik 100.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya tenaga kerja langsung 55.000.000,00&lt;br /&gt;Pembelian bahan baku 118.000.000,00&lt;br /&gt;Pendapatan jasa 21.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya penjualan 146.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya umum, administrasi, dan lainnya 49.000.000,00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diminta:&lt;br /&gt;a. Buatlah sebuah laporan pabrikasi untuk perusahaan tersebut (Aji Jaya Mulya&lt;br /&gt;Company).&lt;br /&gt;b. Buatlah skedul beban pokok penjualan.&lt;br /&gt;c. Buatlah sebuah ikhtisar Laba Rugi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Laporan dan skedul pabrikasi; laporan keuangan. Buku besar Amin Corporation&lt;br /&gt;untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2007 menunjukkan perkiraan dan saldo&lt;br /&gt;berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;KasRp 9.000.000,00&lt;br /&gt;Surat berharga 34.000.000,00&lt;br /&gt;Piutang 15.000.000,00&lt;br /&gt;Cadangan piutang ragu-ragu 1.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan bahan baku 20.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan barang dalam proses 15.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan barang jadi 18.000.000,00&lt;br /&gt;Assuransi dibayar di muka 2.000.000,00&lt;br /&gt;Investasi jangka panjang 100.000.000,00&lt;br /&gt;Pabrik dan mesin-mesin 300.000.000,00&lt;br /&gt;Cadangan panghapusan 100.000.000,00&lt;br /&gt;Utang 31.000.000,00&lt;br /&gt;Utang biaya 8.000.000,00&lt;br /&gt;Utang pajak pendapatan federal 2.000.000,00&lt;br /&gt;Obligasi bayar 130.000.000,00&lt;br /&gt;Wesel bayar jangka panjang 90.000.000,00&lt;br /&gt;Saham biasa 60.000.000,00&lt;br /&gt;Laba yang ditahan 25.000.000,00&lt;br /&gt;Dividen 5.000.000,00&lt;br /&gt;Penjualan 390.000.000,00&lt;br /&gt;Penjualan retur dan potongan 11.000.000,00&lt;br /&gt;Potongan penjualan 4.000.000,00&lt;br /&gt;Pendapatan sewa 40.000.000,00&lt;br /&gt;Pembelian bahan baku 150.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya tenaga kerja langsung 45.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya overhead pabrik 31.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya penjualan 30.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya umum, administrasi, dan lainnya 88.000.000,00&lt;br /&gt;Informasi tambahan:&lt;br /&gt;Buku pembantu overhead pabrik menunjukkan saldo berikut ini: Tenaga kerja tidak&lt;br /&gt;langsung Rp 10.000.000,00; bahan pembantu pabrikasi Rp 300.000,00; Listrik&lt;br /&gt;Rp 1.000.000,00; Penghapusan Rp11.000.000,00; Asuransi Rp 1.000.000,00;&lt;br /&gt;Biaya pabrikasi lainnya Rp 7.700.000,00; Penghitungan fisik atas persediaan&lt;br /&gt;menunjukkan bahwa pada tanggal 31 Desember 2007 terdapat saldo: Persediaan&lt;br /&gt;bahan baku Rp 12.000.000,00; Persediaan barang jadi Rp60.000.000,00;&lt;br /&gt;Persediaan barang dalam proses Rp50.000.000,00. Selama tahun tersebut, ada&lt;br /&gt;20,000 saham biasa yang beredar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diminta:&lt;br /&gt;a. Buatlah laporan pabrikasi dalam bentuk yang baik.&lt;br /&gt;b. Buatlah skedul overhead pabrik. Bandingkan apakah total skedul tersebut&lt;br /&gt;cocok dengan perkiraan biaya overhead pabrik yang terdapat pada buku&lt;br /&gt;besar.&lt;br /&gt;c. Buatlah skedul beban pokok penjualan.&lt;br /&gt;d. Buatlah ikhtisar laba.&lt;br /&gt;e. Buatlah neraca dalam bentuk yang baik. Jangan lupa untuk memasukkan&lt;br /&gt;persediaan akhir pada neraca. Saldo laba yang ditahan harus dihitung&lt;br /&gt;dengan menambahkan saldo awal dengan laba bersih dan dikurangi dengan&lt;br /&gt;dividen yang dibayarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Pembuatan laporan pabrikasi dan ikhtisar Laba Rugi. Pembukuan Ajisoko&lt;br /&gt;Manufacturing Corporation menunjukkan data berikut untuk tahun yang berakhir&lt;br /&gt;31 Desember 2007:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Biaya umum, administrasi, dan lainnya Rp25.000.000,00&lt;br /&gt;Jumlah rata-rata saham biasa yang beredar dalam tahun tersebut 20,000&lt;br /&gt;lembar.&lt;br /&gt;Penjualan barang jadi Rp 450.000.000,00&lt;br /&gt;Penjualan retur dan potongan 10.000.000,00&lt;br /&gt;Potongan penjualan 1.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya penjualan 100.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan awal bahan baku 25.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan akhir bahan baku 20.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan awal barang dalam proses 14.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan akhir barang dalam proses 10.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan awal barang jadi 46.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan akhir barang jadi 29.000.000,00&lt;br /&gt;Pendapatan bunga 10.000.000,00&lt;br /&gt;Pendapatan dividen 5.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya overhead pabrik 60.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya tenaga kerja langsung 40.000.000,00&lt;br /&gt;Pembelian bahan baku 89.000.000,00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diminta:&lt;br /&gt;a. Buatlah laporan beban pokok produksi.&lt;br /&gt;b. Buatlah laporan beban pokok penjualan.&lt;br /&gt;c. Buatlah ikhtisar Laba Rugi.&lt;br /&gt;5. Hubungan antara berbagai item pabrikasi. Misalkan data berikut ini mengenai&lt;br /&gt;sebuah perusahaan manufaktur untuk 2007.&lt;br /&gt;Jumlah rata-rata saham biasa yang beredar selama tahun 2007 10,000&lt;br /&gt;lembar&lt;br /&gt;Penjualan barang jadi Rp 175.000.000,00&lt;br /&gt;Penjualan retur dan potongan 2.000.000,00&lt;br /&gt;Potongan penjualan 1.500.000,00&lt;br /&gt;Persediaan awal bahan baku 12.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan akhir bahan baku 15.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan awal barang dalam proses 7.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan akhir barang dalamproses 9.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan awal barang jadi 24.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan akhir barang jadi 25.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya overhead pabrik 45.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya tenaga kerja langsung 30.000.000,00&lt;br /&gt;Pembelian bahan baku 50.000.000,00&lt;br /&gt;Pendapatan jasa 23.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya penjualan 10.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya umum, administrasi dan lainnya 11.000.000,00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diminta:&lt;br /&gt;a. Dari informasi di atas, hitunglah yang berikut ini. Tunjukkan se-mua&lt;br /&gt;perhitungan yang saudara lakukan.&lt;br /&gt;(1) Bahan baku yang dipergunakan dalam produksi.&lt;br /&gt;(2) Total biaya produksi.&lt;br /&gt;(3) Harga pokok barang barang jadi.&lt;br /&gt;(4) Beban pokok penjualan.&lt;br /&gt;(5) Laba bersih&lt;br /&gt;(6) Laba bersih per lembar saham.&lt;br /&gt;(7) Laba kotor.&lt;br /&gt;b. Buatlah laporan pabrikasi untuk perusahaan tersebut (Duren Manufacturing&lt;br /&gt;Company).&lt;br /&gt;c. Buatlah skedul beban pokok penjualan.&lt;br /&gt;6. Soal pabrikasi lengkap; laporan dan skedul. Roger Asnawi Inc telah&lt;br /&gt;mengoperasikan sebuah pabrik untuk beberapa tahun. Perkiraan buku besar&lt;br /&gt;pada tanggal 31 Desember 2007 mempunyai saldo seperti terlihat berikut ini.&lt;br /&gt;Kas Rp 15.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya umum dan administrasi 150.000.000,00&lt;br /&gt;Surat berharga 60.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya penjualan 61.000.000,00&lt;br /&gt;Piutang 30.000.000,00&lt;br /&gt;Biaya overhead pabrik 65.000.000,00&lt;br /&gt;Cadangan piutang ragu-ragu 2.000.000,00&lt;br /&gt;42 Biaya tenaga kerja langsung 59.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan bahan baku 40.000.000,00&lt;br /&gt;Pembelian bahan baku 200.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan barang dalam proses 30.000.000,00&lt;br /&gt;Pendapatan sewa 30.000.000,00&lt;br /&gt;Persediaan barang jadi 35.000.000,00&lt;br /&gt;Potongan penjualan 7.000.000,00&lt;br /&gt;Assuransi dibayar di muka 3.000.000,00&lt;br /&gt;Penjualan retur dan potongan 20.000.000,00&lt;br /&gt;Investasi jangka panjang 200.000.000,00&lt;br /&gt;Penjualan 800.000.000,00&lt;br /&gt;Pabrik dan mesin-mesin 700.000.000,00&lt;br /&gt;Dividen 12.000.000,00&lt;br /&gt;Cadangan penghapusan,pabrik &amp; mesin-mesin 200.000.000,00&lt;br /&gt;Laba yang ditahan 116.000.000,00&lt;br /&gt;Saham biasa 130.000.000,00&lt;br /&gt;Utang 40.000.000,00&lt;br /&gt;Utang biaya 14.000.000,00&lt;br /&gt;Wesel bayar jangka panjang 150.000.000,00&lt;br /&gt;Utang pajak pendapatan federal 5.000.000,00&lt;br /&gt;Obligasi bayar 200.000.000,00&lt;br /&gt;Buku pembantu overhead pabrik menunjukkan saldo ini:&lt;br /&gt;Tenaga kerja tidak langsung Rp 20.000.000,00; bahan pembantu pabrikasi&lt;br /&gt;yang dipakai Rp 600.000,00; tenaga listrik Rp2.000.000,00; penghapusan&lt;br /&gt;Rp20.000.000,00; asuransi atas pabrik Rp3.000.000,00 overhead pabrik lainnya&lt;br /&gt;Rp 19.400.000,00.&lt;br /&gt;Persediaan akhir adalah:&lt;br /&gt;Bahan baku Rp 25.000.000,00; barang dalam proses Rp100,000.000,00; barang&lt;br /&gt;jadi Rp 140.000.000.,00. Selama tahun tersebut ada 45.000 lembar saham biasa&lt;br /&gt;yang beredar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diminta:&lt;br /&gt;a. Buatlah laporan beban pokok produksi dalam bentuk yang baik.&lt;br /&gt;b. Buatlah skedul overhead pabrik. Bandingkanlah apakah total skedul yang&lt;br /&gt;saudara buat cocok dengan saldo perkiraan biaya overhead pabrik yang&lt;br /&gt;terdapat pada buku besar.&lt;br /&gt;c. Buatlah skedul beban pokok penjualan.&lt;br /&gt;d. Buatlah ikhtisar Laba Rugi.&lt;br /&gt;e. Buatlah neraca dalam bentuk yang baik. Jangan lupa memasukkan&lt;br /&gt;persediaan akhir pada neraca. Saldo akhir laba yang ditahan dihitung dari&lt;br /&gt;saldo awal ditambah dengan laba bersih dikurangi dengan dividen.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-8476486626399542812?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/8476486626399542812/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=8476486626399542812&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/8476486626399542812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/8476486626399542812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/06/soal-akuntansi-biaya.html' title='SOAL AKUNTANSI BIAYA'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-7952274218535861454</id><published>2009-06-14T16:15:00.006+07:00</published><updated>2009-06-14T16:24:10.042+07:00</updated><title type='text'>Microsoft Jual Windows 7 tanpa IE</title><content type='html'>Mengikuti tekanan dari regulator EC, Microsot Corp, akhirnya kamarin telah direalis inovasi terbarunya, Windows 7, di Eropa tanpa adanya web browser Internet Explorer. Keputusan ini datang setelah European Commission mengeluarkan aturan melawan Microsoft perihal dominasi browser di bulan Januari lalu, yang mengklaim bahwa perusahaan software raksasa tersebut telah melakukan dominasi posisi dengan bundling browser Internet Explorer sebagai tameng kompetisi head-to-head dengan rivalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga sekarang, Mcirosoft masih mengklaim bahwa browser Internet Explorer tersebut merupakan bagian yang terintegrasi dengan system operasi Windows 7, dan tidak seharusnya dikeluarkan. Namun, kini Microsoft berencana untuk mengeluarkan browser IE tersebut dari Windows 7 versi Eropa, yang akan dirilis di akhir tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dengan adanya penundaan proses legal dari EC, maka kami memutuskan untuk memberikan Internet Explorer di Windows 7 termasuk di Eropa, yakni dengan memberikan software IE tersebut secara terpisah dan mudah di-instal baik untuk pengguna komputer maupun komputer manufacturer. Hal ini berarti, komputer manufacturer dan pengguna akan bebas untuk menginstal IE di Windows 7 atau tidak, sesuai dengan keinginan mereka. Mereka juga bebas untuk menginstal web browser lainnya.” ungkap Deputy General Counsel Microsoft, Dave Heiner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergerakan Microsoft ini akan menjadi keuntungan pembuat browser competitor lainnya, seperti Google Inc, Mozilla Foundation dan Opera Software, yang sebelumnya bergabung dengan EC untuk melawan Microsoft.(h_n)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAU LIHAT MODEL IPHONE TERBARU &lt;br /&gt;NICH DIAAAAAA.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjTAYT-SsNI/AAAAAAAAAF4/MwyKQjVC4xs/s1600-h/files.php.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 190px; height: 246px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjTAYT-SsNI/AAAAAAAAAF4/MwyKQjVC4xs/s400/files.php.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347110181506560210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;spanclass="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NICH HANDPHONE IMPIAN GUEEE.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjTBg47UBXI/AAAAAAAAAGA/TNOszIymPZQ/s1600-h/NOKIA+E65%5D.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 105px; height: 207px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjTBg47UBXI/AAAAAAAAAGA/TNOszIymPZQ/s400/NOKIA+E65%5D.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347111428376757618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wow...keren banget tauuuu,,kenapa gue suka KARENA.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Frekuensi Operasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * WCDMA 2100 MHz&lt;br /&gt;    * Quad-band: EGSM 850/900/1800/1900 MHz&lt;br /&gt;    * Panggilan Voice over IP (VoIP) via WLAN terintegrasi (IEEE 802.11g dan 802.11b standar) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Volume : 74 cc&lt;br /&gt;    * Berat: 115 g&lt;br /&gt;    * Panjang: 105 mm&lt;br /&gt;    * Lebar: 49 mm&lt;br /&gt;    * Ketebalan (maks): 15.5 mm &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Layar berwarna Active-matrix QVGA (240 x 320 piksel) dengan dukungan warna sampai 16 juta warna&lt;br /&gt;    * Kontrol kontras dan keterangan warna &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antarmuka Pengguna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * S60 Edisi ke3, sistem operasi Symbian built-in&lt;br /&gt;    * Tombol One Touch untuk mute/unmute, kontak, dan telepon konferensi&lt;br /&gt;    * Tombol Navi™ Nokia lima-arah dengan dua tombol lembut yang dapat dipersonalisasi, tombol power yang dapat digunakan sebagai tombol profile, dan tombol My Own&lt;br /&gt;    * Tombol edit S60 diletakkan pada sisi perangkat&lt;br /&gt;    * Tombol volume pada sisi perangkat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencitraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Ambil foto dengan kamera 2 megapiksel &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Multimedia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Video dan audio streaming (3GPP &amp; Real Media)&lt;br /&gt;    * RealPlayer (MP4)&lt;br /&gt;    * Music player (MP3/AAC) dan media player&lt;br /&gt;    * Open Mobile Alliance (OMA) digital rights management (DRM) 1.0 dengan kunci depan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi Memori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Memori pengguna sampai 50 MB&lt;br /&gt;    * Dukungan kartu mmeori microSD &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olah Pesan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Baca pesan dengan attachment: Mendukung POP/IMAP, SMTP, IMAP4 dengan protokol idle, Nokia Intellisync Wireless Email 8.0 dan macam-macam klien email pihak ketiga: Mail for Exchange 1.5 (dikirim via Apliaksi Nokia Downloads!), Visto Mobile v5.5, RIM BlackBerry Connect v2.1, dan Good Mobile Messaging (klien email tergantung pada jenis operator)&lt;br /&gt;    * Klien instant messaging (OMA IMPS 1.2)&lt;br /&gt;    * Multimedia Messaging Service (MMS, ver. 1.2) untuk teks, klip suara, klip video, dan gambar SMS dan MMS dengan daftar distribusi&lt;br /&gt;    * Input teks T9 yang dapat diprediksi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Permainan dan aplikasi berbasis Symbian dan Java™ MIDP 2.0&lt;br /&gt;    * Penampil attachment untuk dokumen, spreadsheet, dan presentasi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konektivitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Dual Transfer Mode (MSC 9)&lt;br /&gt;    * Teknologi nirkabel Bluetooth 1.2&lt;br /&gt;    * Konektor Pop-Port™&lt;br /&gt;    * IrDA dengan kecepatan transfer sampai 115 kbps &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Browsing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Browser Nokia HTML&lt;br /&gt;    * Browser xHTML (tumpukan HTTP) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transfer Data&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * EGPRS multi-slot kelas 32 untuk 5 + 3 (menerima + meneruskan) timeslots (sampai 6 timeslots total untuk kecepatan download maksimum sampai 296 kbps)&lt;br /&gt;    * Multi-slot kelas 32 juga didukung dengan GPRS untuk kecepatan maksimum downlink 67 kbps&lt;br /&gt;    * Sinkronisasi remote dan lokal (peer-to-peer) untuk kalender, kontak, catatan dan daftar yang harus dilakukan via teknologi Bluetooth, IR, atau kabel konektivitas USB &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Servis Digital&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Download over the air (OTA) untuk nada dering, kontak, email, WAP, MMS, logo operator, dan ikon grup pengguna&lt;br /&gt;    * Upload/download gambar&lt;br /&gt;    * Upload/download konten smart&lt;br /&gt;    * Nada dering MIDI instrumental yang dapat didownload&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-7952274218535861454?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/7952274218535861454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=7952274218535861454&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/7952274218535861454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/7952274218535861454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/06/microsoft-jual-windows-7-tanpa-ie.html' title='Microsoft Jual Windows 7 tanpa IE'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjTAYT-SsNI/AAAAAAAAAF4/MwyKQjVC4xs/s72-c/files.php.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-2648799757094616126</id><published>2009-06-12T21:57:00.002+07:00</published><updated>2009-06-12T22:00:06.067+07:00</updated><title type='text'>DFD JOB ORDER COSTING</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjJs-dFjBMI/AAAAAAAAAFo/2idFW8Kbd_Q/s1600-h/DFD+Context.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 356px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjJs-dFjBMI/AAAAAAAAAFo/2idFW8Kbd_Q/s400/DFD+Context.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346455527857784002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;spanclass="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjJtD0h9E1I/AAAAAAAAAFw/t7Gdr48ihjU/s1600-h/DFD+Level+0.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 265px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjJtD0h9E1I/AAAAAAAAAFw/t7Gdr48ihjU/s400/DFD+Level+0.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346455620050293586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-2648799757094616126?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/2648799757094616126/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=2648799757094616126&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/2648799757094616126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/2648799757094616126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/06/dfd-job-order-costing.html' title='DFD JOB ORDER COSTING'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjJs-dFjBMI/AAAAAAAAAFo/2idFW8Kbd_Q/s72-c/DFD+Context.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-5634166079986378464</id><published>2009-06-12T21:31:00.008+07:00</published><updated>2009-06-12T21:44:26.764+07:00</updated><title type='text'>MY FAMILY</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjJpD__BHJI/AAAAAAAAAFg/mrNq9n9rHZI/s1600-h/PhotoFunia-2496f38.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjJpD__BHJI/AAAAAAAAAFg/mrNq9n9rHZI/s400/PhotoFunia-2496f38.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346451225078471826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjJnUKNZ4oI/AAAAAAAAAFA/LxMY4ydVKKM/s1600-h/Mom%26pap.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjJnUKNZ4oI/AAAAAAAAAFA/LxMY4ydVKKM/s400/Mom%26pap.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346449303677821570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;spanclass="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAMA &amp; PAPA IIN NICH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjJnmCQgbaI/AAAAAAAAAFI/DakcsesHnKA/s1600-h/Picture0020.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjJnmCQgbaI/AAAAAAAAAFI/DakcsesHnKA/s400/Picture0020.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346449610780994978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ME &amp; MY BROTHER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjJoajhQTwI/AAAAAAAAAFQ/PWcuFPBDrUA/s1600-h/Picture0181.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjJoajhQTwI/AAAAAAAAAFQ/PWcuFPBDrUA/s400/Picture0181.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346450513062809346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ME &amp; MY YOUNG BROTHER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjJoy2-ADUI/AAAAAAAAAFY/Y2ZEjs3lZ8I/s1600-h/PhotoFunia-2496c22.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 397px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjJoy2-ADUI/AAAAAAAAAFY/Y2ZEjs3lZ8I/s400/PhotoFunia-2496c22.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346450930600512834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ITS ME IIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjJpD__BHJI/AAAAAAAAAFg/mrNq9n9rHZI/s1600-h/PhotoFunia-2496f38.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjJpD__BHJI/AAAAAAAAAFg/mrNq9n9rHZI/s400/PhotoFunia-2496f38.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346451225078471826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-5634166079986378464?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/5634166079986378464/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=5634166079986378464&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/5634166079986378464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/5634166079986378464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/06/my-family.html' title='MY FAMILY'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SjJpD__BHJI/AAAAAAAAAFg/mrNq9n9rHZI/s72-c/PhotoFunia-2496f38.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-2264444631611425205</id><published>2009-06-07T14:00:00.000+07:00</published><updated>2009-06-07T14:01:06.375+07:00</updated><title type='text'>Resume APSI</title><content type='html'>&lt;spanclass="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tugas 3-1&lt;br /&gt;Hasil resume dan Kesimpulan dari Bab 4 Analisis Kebutuhan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R E S U M E &lt;br /&gt;ANALISIS KEBUTUHAN (REQUIREMENT ANALYSIS)&lt;br /&gt;Dalam melakukan tahap ini akan dicapai 4 tujuan, yaitu :&lt;br /&gt;1. Menjelaskan sistem saat ini secara lengkap.&lt;br /&gt;2. Menggambarkan sistem informasi yang ideal.&lt;br /&gt;3. Membawa  sistem  informasi  yang  ideal  ke  kondisi  saat  ini  dengan  memperhatikan kendala sumber daya.&lt;br /&gt;4. Memberi dorongan terhadap keyakinan pemakai ke dalam team pengembangan sistem.&lt;br /&gt;Tahap  requirement  analysis  adalah  tahap  interaksi  intensif  antara  analis  sistem  dengan komunitas   pemakai   sistem   (end-user),   dimana   team   pengembangan   sistem   menunjukkan keahliannya   untuk   mendapatkan   tanggapan   dan   kepercayaan   pemakai,   sehingga   mendapat partisipasi yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEINGINAN PEMAKAI&lt;br /&gt;Tahap   awal   dalam   requirement   system   adalah   melakukan   survey   terhadap   keinginan pemakai dan menjelaskan sistem informasi yang ideal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;METODE ANALISIS KEBUTUHAN&lt;br /&gt;Perlu  pemilihan  metode  pengumpulan  data  yang  tepat  selama  melakukan  requirement system.  Metode  tersebut  adalah  interviews,  questionnaires,  observation,  procedure  analysis,  dan document survey.&lt;br /&gt;Setiap metode akan dijelaskan secara mendalam sebagai berikut:&lt;br /&gt;Tanya jawab (Interviews)&lt;br /&gt;a.    Bagaimana metode itu digunakan.&lt;br /&gt;-    Pemilihan potential interviewees.&lt;br /&gt;-    Membuat perjanjian terhadap potential interview&lt;br /&gt;-    Menyiapkan struktur pertanyaan yang lengkap dan jelas.&lt;br /&gt;-    Memilih person yang di interview secara pribadi dan merekamnya.&lt;br /&gt;b.   Target dari metode.&lt;br /&gt;-    Kunci pribadi dalam proses DFD.&lt;br /&gt;-    Kadangkala melibatkan orang luar, seperti pelanggan atau vendors.&lt;br /&gt;c.    Keuntungan metode.&lt;br /&gt;-    Pewawancara dapat mengukur respon melalui pertanyaan dan menyesuaikannya sesuai situasi yang terjadi.&lt;br /&gt;-    Baik untuk permasalahan yang tidak terstruktur, seperti mengapa anda berpikir hal ini dapat terjadi ?.&lt;br /&gt;-    Menunjukkan kesan interviewer secara pribadi.&lt;br /&gt;-    Memunculkan respons yang tinggi sejak penyusunan pertemuan.&lt;br /&gt;d.   Kerugian metode.&lt;br /&gt;-    Membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit.&lt;br /&gt;-    Membutuhkan pelatihan dan pengalaman khusus dari pewawancara.&lt;br /&gt;-    Sulit membandingkan laporan wawancara karena subyektivitas alamiah.&lt;br /&gt;e.    Kapan metode tersebut baik digunakan.&lt;br /&gt;-    Mendapatkan penjelasan atau pandangan dari personel kunci.&lt;br /&gt;-    Test kredibilitas dari interviewees.&lt;br /&gt;-    Mencari interview yang unsureness atau contradictions.&lt;br /&gt;-    Memantapkan kredibilitas team.&lt;br /&gt;Beberapa faktor penting dalam interview yang baik, yaitu objektives, audience, format, weighting dan combining responses, and docummentation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuesioner (Questionnaires)&lt;br /&gt;a.    Bagaimana metode itu digunakan.&lt;br /&gt;-    Mendisain dengan menggunakan standar kuesioner.&lt;br /&gt;-    Kuesioner dikirimkan ke lingkungan kerja end-users.&lt;br /&gt;-    Struktur respon diringkas dalam statistik distribusi.&lt;br /&gt;b.   Target dari metode&lt;br /&gt;-    Semua  end-user  dengan  wawasannya  akan  dilibatkan  dalam  proses  solusi  pemecahan sistem.&lt;br /&gt;-    End-user dihubungkan dengan proses pemakaian simbol-simbol dalam DFD.&lt;br /&gt;c.    Keuntungan metode.&lt;br /&gt;-    Murah dan cepat dari pada interviews.&lt;br /&gt;-    Tidak membutuhkan investigator yang terlatih (hanya satu ahli yang dibutuhkan untuk mendesain kuesioner untuk end-user yang terpilih.&lt;br /&gt;-    Mudah untuk mensintesis hasil sejak pembuatan kuesioner.&lt;br /&gt;-    Dengan mudah dapat meminimalkan biaya untuk semua end-user.&lt;br /&gt;d.   Kerugian metode.&lt;br /&gt;-    Tidak dapat membuat pertanyaan yang spesifik bagi end-user.&lt;br /&gt;-    Analis melibatkan kesan sehingga tidak dapat menampakkan pribadi end-user.&lt;br /&gt;-    Tanggapan yang rendah karena tidak adanya dorongan yang kuat untuk mengembalikan kuesioner.&lt;br /&gt;-    Tidak dapat menyesuaikan pertanyaan ke end-user secara spesifik.&lt;br /&gt;e.    Kapan metode tersebut baik digunakan.&lt;br /&gt;-    Pertanyaannya sederhana, dan tidak memiliki arti mendua.&lt;br /&gt;-    Membutuhkan wawasan yang luas dari end-user.&lt;br /&gt;-    Bila memiliki sedikit waktu dan biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OBSERVASI (OBSERVATION)&lt;br /&gt;a.    Bagaimana metode itu digunakan.&lt;br /&gt;-    Secara pribadi seorang analis mengunjungi lokasi pengamatan.&lt;br /&gt;-    Analis merekam kejadian dalam lokasi pengamatan, termasuk volumen dan pengolahan lembar kerja.&lt;br /&gt;b.    Target dari metode.&lt;br /&gt;-    Lokasi proses secara geografis ditunjukkan dalam DFD (Data Flow Diagram)&lt;br /&gt;c.    Keuntungan metode.&lt;br /&gt;-    Mendapatkan fakta records daripada pendapat (opinion).&lt;br /&gt;-    Tidak membutuhkan konstruksi pertanyaan.&lt;br /&gt;-    Tidak  menganggu  atau  menyembunyikan  sesuatu  (end-users  tidak   mengetahui  bahwa mereka sedang diamati).&lt;br /&gt;-    Analis tidak bergantung pada penjelasan lisan dari end-users. &lt;br /&gt; d.    Kerugian metode&lt;br /&gt;-    Jika terlihat, analis mungkin mengubah operasi (end-user merasa diamati).&lt;br /&gt;-    Dalam jangka panjang, fakta yang diperoleh dalam satu observasi mungkin tidak tepat (representative) dalam kondisi harian atau mingguan.&lt;br /&gt;-    Membutuhkan pengalaman dan kehlian khusus dari analis. &lt;br /&gt;e.   Kapan metode tersebut baik digunakan.&lt;br /&gt;-    Membutuhkan gambaran kuantitatif seperti waktu, volume dan sebagainya.&lt;br /&gt;-    Kecurigaan  bahwa  end-user  mengatakan  suatu  kejadian  yang  sebenarnya  tidak  terjadi (dibuat-buat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips praktis dalam melakukan observasi :&lt;br /&gt;a. Jangan  mengamati  dalam  waktu  yang  lama.&lt;br /&gt;b. Buat catatan yang ringkas.&lt;br /&gt;c. Sebelum observasi, beritahukan kepada supervisor dan pemakai yang terlibat tentang apa yang akan dikerjakan dan mengapa dikerjakan, sehingga akan mengurangi gangguan.&lt;br /&gt;d. Gunakan checklist yang singkat tentang informasi.&lt;br /&gt;e. Jangan melakukan observasi tanpa rencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. PROSEDUR ANALISIS (PROCEDURE ANALYSIS)&lt;br /&gt;a.    Bagaimana metode itu digunakan.&lt;br /&gt;-    Dengan prosedur operasi dapat mempelajari dan mengidentifikasikan aliran dokumen kunci melalui sistem informasi, yaitu dengan data flow diagram (DFD).&lt;br /&gt;-    Setiap aliran dokumen kunci menjelaskan prosedur operasi sistem.&lt;br /&gt;- Melalui  observasi,  analis  mempelajari  kenyataan  daripada  mendeskripsikan  volume distribusi  (tinggi,  rendah,  sedang)  dan  apa  yang  selanjutnya  dikerjakan  terhadap salinan dari dokumen aslinya.&lt;br /&gt;b.   Target dari metode.&lt;br /&gt;-    Dokumen utama dalam DFD (Data Flow Diagram)&lt;br /&gt;-    Proses dalam DFD.&lt;br /&gt;c.    Keuntungan metode.&lt;br /&gt;-    Evaluasi   prosedur   dapat   dikerjakan   dengan   campur   tangan   (interferences)   yang minimal dan tidak mempengaruhi operasi pemakai.&lt;br /&gt;-    Prosedur  aliran dapat  menjadi  sebuah  struktur  checklist  untuk  melakukan observasi.&lt;br /&gt;d.   Kerugian metode.&lt;br /&gt;-    Prosedure mungkin tidak lengkap dan tidak -up to date lagi.&lt;br /&gt;-    Mempelajari bagan aliran dokumen membutuhkan waktu dan keahlian analis.&lt;br /&gt;e.    Kapan metode tersebut baik digunakan.&lt;br /&gt;-    Memutuskan  apakah  masalah  kegagalan  sistem  dapat  membantu  perancangan  yang baik.&lt;br /&gt;-    Tim analis tidak secara total familiar dengan aliran dokumen.&lt;br /&gt;-    Mendeskripsikan aliran dokumen yang menganggu kerjanya fungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. PENGAMATAN DOKUMEN (DOCUMENT SURVEY)&lt;br /&gt;a.    Bagaimana metode itu digunakan&lt;br /&gt;-    Mengidentifikasikan dokumen utama dan laporan (physical data flow diagram).&lt;br /&gt;-    Mengumpulkan salinan dokumen aktual dan laporan.&lt;br /&gt;-    Setiap dokumen atau laporan, digunakan untuk record data, meliputi field (ukuran dan tipe), frekuensi penggunaan dan struktur kodingnya  (coding structure).&lt;br /&gt;b.   Target dari metode.&lt;br /&gt;-    Aliran data kunci ditunjukkan dalam data flow diagram (DFD).&lt;br /&gt;c.    Keuntungan metode.&lt;br /&gt;-    Meminimalkan interupsi dari fungsi operasionalnya.&lt;br /&gt;-    Permulaan elemen kamus data.&lt;br /&gt;-    Seringkali, dapat mempertimbangkan modifikasi major procedural.&lt;br /&gt;d.   Kerugian metode&lt;br /&gt;-    Membutuhkan   waktu   yang   cukup   (terdapat   organisasi   bisnis   yang   mengalami kebanjiran dokumen dan laporan).&lt;br /&gt;e.    Kapan metode tersebut baik digunakan.&lt;br /&gt;-    Harus  dikerjakan  jika  sebuah  sistem  akan  didesain  (selama  kegiatan  analisis,  dalam memperjelas  desain  sistem  yang  baru  dan  analisis  dokumen  dapat  membantu  untuk menentukan tugas perancangan selanjutnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. SAMPLING&lt;br /&gt;Sampling  dapat   membantu   mengurangi   waktu   dan   biaya.   Perlu   kecermatan   untuk memilih sample dari populasi, sehingga membutuhkan keahlian  statistik supaya tidak mengalami kegagalan atau ancaman.&lt;br /&gt;Kendala sumber  Daya &lt;br /&gt;a. Waktu&lt;br /&gt;b. Uang&lt;br /&gt;c. Keahlian&lt;br /&gt;d. Teknologi&lt;br /&gt;e. Faktor ekternal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. DOKUMEN ANALISIS KEBUTUHAN&lt;br /&gt;a. Arahan (conduct) analisis&lt;br /&gt;- Hubungan dengan pemakai akhir&lt;br /&gt;- Menganalisa records, forms dan laporan&lt;br /&gt;- Pengamatan proses.&lt;br /&gt;b. Kebutuhan pemakai.&lt;br /&gt;- Apa yang menjadi kebutuhan sebenarnya.&lt;br /&gt;- Pengaruh sistem baru.&lt;br /&gt;c. Kendala sistem.&lt;br /&gt;- Menjelaskan kendala waktu, biaya, keahlian, teknologi dan faktor ekternal.&lt;br /&gt;- Realistik sistem.&lt;br /&gt;d. Dokumentasi.&lt;br /&gt;- Intrumen pengumpulan data (kebutuhan kuesioner, interview).&lt;br /&gt;- Aliran data secara logikal dan phisik.&lt;br /&gt;- Element awal dalam kamus data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas 3-2&lt;br /&gt;Buatlah dalam bentuk 3rdAssigment.doc/docx.&lt;br /&gt;1. Susunlah analisis kebutuhan sistem untuk objek penelitian Anda. Metode apa yang Anda pilih untuk membantu mengumpulkan kebutuhan sistem tersebut? Apa alasannya?&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;Analisis kebutuhan sistem untuk objek penelitian adalah dengan menggunakan metode observasi dan tanya jawab (interview). Dengan alasan :&lt;br /&gt;1. Metode Observasi &lt;br /&gt;Metode ini merupakan metode yang sangat efisien dalam memperoleh data secara tepat dan dalam waktu yang singkat, karena :&lt;br /&gt;a. Mendapatkan fakta records daripada pendapat (opinion).&lt;br /&gt;b. Tidak membutuhkan konstruksi pertanyaan.&lt;br /&gt;c. Tidak  menganggu  atau  menyembunyikan  sesuatu  (end-users  tidak   mengetahui  bahwa mereka sedang diamati).&lt;br /&gt;d. Analis tidak bergantung pada penjelasan lisan dari end-users.&lt;br /&gt;e. Menggunakan catatan yang ringkas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Metode Tanya Jawab&lt;br /&gt;Metode Tanya Jawab merupakan metode yang dilaksanakan untuk melengkapi informasi yang diperoleh dari hasil observasi, karena memiliki banyak kegunaan diantaranya : &lt;br /&gt;a. Dapat mengukur respon melalui pertanyaan dan menyesuaikannya sesuai situasi yang terjadi.&lt;br /&gt;b. Baik untuk permasalahan yang tidak terstruktur .&lt;br /&gt;c. Menunjukkan kesan interviewer secara pribadi .&lt;br /&gt;d. Memunculkan respons yang tinggi sejak penyusunan pertemuan. &lt;br /&gt;Walaupun dengan menggunakan metode ini membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit dan butuh kecakapan khusus dalam berkomunikasi sebagai pewawancara. Disamping itu pula perlu mempertimbanggakan beberapa faktor penting dalam interview, yaitu objektives, audience, format, weighting dan combining responses, and docummentation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pendekatan pengumpulan kebutuhan apa yang Anda lakukan? Bagaimana detail pelaksanaanya? Jika metode wawancara yang Anda gunakan, pertanyaan apa yang Anda siapkan? Bentuk kuisioner seperti apa yang Anda susun?&lt;br /&gt;Metode yang digunakan adalah metode Observasi dan Interview (tanya jawab) Perencanaan Pelaksanaan yang harus diobservasi dan Daftar Pertanyaan dalam interview adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Observasi&lt;br /&gt;Melakukan pengamatan yang berhubungan dengan :&lt;br /&gt;a. Informasi Umum Perusahaan meliputi : Profile perusahaan, bidang usaha yang dijalankan, struktur organisasi, pengalaman kerja perusahaan.&lt;br /&gt;b. Sistem Akuntansi yang berjalan/dilaksanakan pada perusahaan&lt;br /&gt;c. Proses kegiatan kerja berdasarkan bidang usaha yang dijalankan&lt;br /&gt;d. Proses penanganan pesanan pelanggan (Job Order) yang dilaksanakan pada perusahaan&lt;br /&gt;e. Proses pelaksanaan produksi atas pesanan &lt;br /&gt;f. Metode dan prosedur pencatatan akuntansi pesanan (Job Order Costing) yang dilaksanakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tanya Jawab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Bidang usaha apa yang dilaksanakan dan menjadi fokus perusahaan?&lt;br /&gt;b. Bagaimana Sistem Akuntansi yang berjalan/dilaksanakan pada perusahaan?&lt;br /&gt;c. Bagaimana Proses kegiatan kerja yang dilaksanakan untuk masing-masing bagian yang ada dalam perusahaan dalam kegiatan kerjanya?&lt;br /&gt;d. Bagaimana Proses penanganan pesanan pelanggan (Job Order) yang dilaksanakan pada perusahaan?&lt;br /&gt;e. Bagaimana Proses pelaksanaan produksi berdasarkan pesanan?&lt;br /&gt;f. Metode apa yang digunakan dalam pencatatan akuntansi pesanan (Job Order Costing)? &lt;br /&gt;g. Bagaimana prosedur pencatatan akuntansi pesanan (Job Order Costing)?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-2264444631611425205?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/2264444631611425205/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=2264444631611425205&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/2264444631611425205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/2264444631611425205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/06/resume-apsi.html' title='Resume APSI'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-8990979533362635230</id><published>2009-06-03T10:35:00.004+07:00</published><updated>2009-06-03T10:38:37.926+07:00</updated><title type='text'>ERD_JOC(Job Order Costing)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SiXwDNIT8tI/AAAAAAAAAEo/hJKC5QDcRyg/s1600-h/ERD_IIN.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 257px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SiXwDNIT8tI/AAAAAAAAAEo/hJKC5QDcRyg/s400/ERD_IIN.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342940470799758034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;spanclass="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-8990979533362635230?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/8990979533362635230/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=8990979533362635230&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/8990979533362635230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/8990979533362635230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/06/erdjocjob-order-costing.html' title='ERD_JOC(Job Order Costing)'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SiXwDNIT8tI/AAAAAAAAAEo/hJKC5QDcRyg/s72-c/ERD_IIN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-9103425065655188592</id><published>2009-06-03T10:31:00.001+07:00</published><updated>2009-06-03T10:34:29.711+07:00</updated><title type='text'>Jadwal Penyusunan PA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SiXvAHWM2FI/AAAAAAAAAEg/sCTk34nctcM/s1600-h/Jadwal+PA.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 176px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SiXvAHWM2FI/AAAAAAAAAEg/sCTk34nctcM/s400/Jadwal+PA.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5342939318196164690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;spanclass="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-9103425065655188592?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/9103425065655188592/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=9103425065655188592&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/9103425065655188592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/9103425065655188592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/06/jadwal-penyusunan-pa.html' title='Jadwal Penyusunan PA'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SiXvAHWM2FI/AAAAAAAAAEg/sCTk34nctcM/s72-c/Jadwal+PA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-3453259853350212724</id><published>2009-05-24T16:03:00.000+07:00</published><updated>2009-05-24T16:05:20.022+07:00</updated><title type='text'>Wasiat Untuk Para Pemuda</title><content type='html'>&lt;spanclass="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala puji bagi Allah yang berfirman:“Dan sungguh Kami telah memerintahkan orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah.” (An-Nisa’: 131)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serta shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada hamba dan rasul-Nya Muhammad yang bersabda:&lt;br /&gt;“Aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah , serta agar kalian mendengar dan patuh.”&lt;br /&gt;Dan takwa kepada Allah adalah mentaati-Nya dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa ba’du:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah wasiat islami yang berharga dalam berbagai aspek seperti ibadah, muamalah, akhlak, adab dan yang lainnya dari sendi-sendi kehidupan. Kami persembahkan wasiat ini sebagai peringatan kepada para pemuda muslim yang senantiasa bersemangat mencari apa yang bermanfaat baginya, dan sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman. Kami memohon kepada Allah agar menjadikan hal ini bermanfaat bagi orang yang membacanya ataupun mendengarkannya. Dan agar memberikan pahala yang besar bagi penyusunnya, penulisnya, yang menyebarkannya ataupun yang mengamalkannya. Cukuplah bagi kita Allah sebaik-baik tempat bergantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ikhlaskanlah niat kepada Allah dan hati-hatilah dari riya’ baik dalam perkataan ataupun perbuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ikutilah sunnah Nabi dalam semua perkataan, perbuatan, dan akhlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bertaqwalah kepada Allah dan ber’azamlah untuk melaksanakan semua perintah dan menjauhi segala larangan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nashuha dan perbanyaklah istighfar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ingatlah bahwa Allah senatiasa mengawasi gerak-gerikmu. Dan ketahuilah bahwa Allah melihatmu, mendengarmu dan mengetahui apa yang terbersit di hatimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Berimanlah kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari akhir serta qadar yang baik ataupun yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Janganlah engkau taqlid (mengekor) kepada orang lain dengan buta (tanpa memilih dan memilah mana yang baik dan yang buruk serta mana yang sesuai dengan sunnah/syari’at dan mana yang tidak). Dan janganlah engkau termasuk orang yang tidak punya pendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jadilah engkau sebagai orang pertama dalam mengamalkan kebaikan karena engkau akan mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang mengikuti/mencontohmu dalam mengamalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Peganglah kitab Riyadlush Shalihin, bacalah olehmu dan bacakan pula kepada keluargamu, demikian juga kitab Zaadul Ma’ad oleh Ibnul Qayyim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Jagalah selalu wudlu’mu dan perbaharuilah. Dan jadilah engkau senantiasa dalam keadaan suci dari hadats dan najis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Jagalah selalu shalat di awal waktu dan berjamaah di masjid terlebih lagi sahalat ‘Isya dan Fajr (shubuh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Janganlah memakan makanan yang mempunyai bau yang tidak enak seperti bawang putih dan bawang merah. Dan janganlah merokok agar tidak membahayakan dirimu dan kaum muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Jagalah selalu shalat berjamaah agar engkau mendapat kemenangan dengan pahala yang ada pada shalat berjamaah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Tunaikanlah zakat yang telah diwajibkan dan janganlah engkau bakhil kepada orang-orang yang berhak menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Bersegeralah berangkat untuk shalat Jumat dan janganlah berlambat-lambat sampai setelah adzan kedua karena engkau akan berdosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Puasalah di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah agar Allah mengampuni dosa-dosamu baik yang telah lalu ataupun yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Hati-hatilah dari berbuka di siang hari di bulan Ramadhan tanpa udzur syar’i sebab engkau akan berdosa karenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Tegakkanlah shalat malam (tarawih) di bulan Ramadhan terlebih-lebih pada malam lailatul qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah agar engkau mendapatkan ampunan atas dosa-dosamu yang telah lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Bersegeralah untuk haji dan umrah ke Baitullah Al-Haram jika engkau termasuk orang yang mampu dan janganlah menunda-nunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Bacalah Al-Qur’an dengan mentadaburi maknanya. Laksanakanlah perintahnya dan jauhi larangannya agar Al-Qur’an itu menjadi hujjah bagimu di sisi rabmu dan menjadi penolongmu di hari qiyamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Senantiasalah memperbanyak dzikir kepada Allah baik perlahan-lahan ataupun dikeraskan, apakah dalam keadaan berdiri, duduk ataupun berbaring. Dan hati-hatilah engkau dari kelalaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Hadirilah majelis-majelis dzikir karena majelis dzikir termasuk taman surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Tundukkan pandanganmu dari aurat dan hal-hal yang diharamkan dan hati-hatilah engkau dari mengumbar pandangan, karena pandangan itu merupakan anak panah beracun dari anak panah Iblis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Janganlah engkau panjangkan pakaianmu melebihi mata kaki dan janganlah engkau berjalan dengan kesombongan/keangkuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Janganlah engkau memakai pakaian sutra dan emas karena keduanya diharamkan bagi laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Janganlah engkau menyeruapai wanita dan janganlah engkau biarkan wanita-wanitamu menyerupai laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Biarkanlah janggutmu karena Rasulullah: “Cukurlah kumis dan panjangkanlah janggut.” (HR. Bukhari Dan Muslim) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Janganlah engkau makan kecuali yang halal dan janganlah engkau minum kecuali yang halal agar doamu diijabah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Ucapkanlah "bismillah" ketika engkau hendak makan dan minum dan ucapkanlah "alhamdulillah" apabila engkau telah selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Makanlah dengan tangan kanan, minumlah dengan tangan kanan, ambillah dengan tangan kanan dan berilah dengan tangan kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Hati-hatilah dari berbuat kezhaliman karena kezhaliman itu merupakan kegelapan di hari kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Janganlah engkau bergaul kecuali dengan orang mukmin dan janganlah dia memakan makananmu kecuali engkau dalam keadaan bertaqwa (dengan ridla dan memilihkan makanan yang halal untuknya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Hati-hatilah dari suap-menyuap (kolusi), baik itu memberi suap, menerima suap ataupun perantaranya, karena pelakunya terlaknat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Janganlah engkau mencari keridlaan manusia dengan kemurkaan Allah karena Allah akan murka kepadamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. Ta’atilah pemerintah dalam semua perintah yang sesuai dengan syari’at dan doakanlah kebaikan untuk mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Hati-hatilah dari bersaksi palsu dan menyembunyikan persaksian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang menyembunyikan persaksiannya maka hatinya berdosa. Dan Allah maha mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (Al-Baqarah: 283) &lt;br /&gt;37. “Dan ber amar ma’ruf nahi munkarlah serta shabarlah dengan apa yang menimpamu.” (Luqman: 17)&lt;br /&gt;Ma’ruf adalah apa-apa yang diperintahkan oleh Allah dan rasul-Nya , dan munkar adalah apa-apa yang dilarang oleh Allah dan rasul-Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Tinggalkanlah semua hal yang diharamkan baik yang kecil ataupun yang besar dan janganlah engkau bermaksiat kepada Allah dan janganlah membantu seorangpun dalam bermaksiat kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Janganlah engkau dekati zina. Allah berfirman: “Janganlah kalian mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah kekejian dan sejelek-jelek jalan.” (Al-Isra’:32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Wajib bagimu berbakti kepada orang tua dan hati-hatilah dari mendurhakainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. Wajib bagimua untuk silaturahim dan hati-hatilah dari memutuskan hubungan silaturahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. Berbuat baiklah kepada tetanggamu dan janganlah menyakitinya. Dan apabila dia menyakitimu maka bersabarlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43. Perbanyaklah mengunjungi orang-orang shalih dan saudaramu di jalan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44. Cintalah karena Allah dan bencilah juga karena Allah karena hal itu merupakan tali keimanan yang paling kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45. Wajib bagimu untuk duduk bermajelis dengan orang shalih dan hati-hatilah dari bermajelis dengan orang-orang yang jelek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46. Bersegeralah untuk memenuhi hajat (kebutuhan) kaum muslimin dan buatlah mereka bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47. Berhiaslah dengan kelemahlembutan, sabar dan teliti. Hatilah-hatilah dari sifat keras, kasar dan tergesa-gesa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48. Janganlah memotong pembicaraan orang lain dan jadilah engkau pendengar yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;49. Sebarkanlah salam kepada orang yang engkau kenal ataupun tidak engkau kenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50. Ucapkanlah salam yang disunahkan yaitu "assalamualaikum" dan tidak cukup hanya dengan isyarat telapak tangan atau kepala saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;51. Janganlah mencela seorangpun dan mensifatinya dengan kejelekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;52. Janganlah melaknat seorangpun termasuk hewan dan benda mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;53. Hati-hatilah dari menuduh dan mencoreng kehormatan oarng lain karena hal itu termasuk dosa yang paling besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;54. Hati-hatilah dari namimah (mengadu domba), yakni menyampaikan perkataan di antara manusia dengan maksud agar terjadi kerusakan di antara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;55. Hati-hatilah dari ghibah, yakni engkau menceritakan tentang saudaramu apa-apa yang dia benci jika mengetahuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;56. Janganlah engkau mengagetkan, menakuti dan menyakiti sesama muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;57. Wajib bagimu melakukan ishlah (perdamaian) di antara manusia karena hal itu merupakan amalan yang paling utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;58. Katakanlah hal-hal yang baik, jika tidak maka diamlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;59. Jadilah engkau orang yang jujur dan janganlah berdusta karena dusta akan mengantarkan kepada dosa dan dosa mengantarakan kepada neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;60. Janganlah engkau bermuka dua. Datang kepada sekelompok dengan satu wajah dan kepada kelompok lain dengan wajah yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;61. Janganlah bersumpah dengan selain Allah dan janganlah banyak bersumpah meskipun engkau benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;62. Janganlah menghina orang lain karena tidak ada keutamaan atas seorangpun kecuali dengan taqwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;63. Janganlah mendatang dukun, ahli nujum serta tukang sihir dan jangan membenarkan (perkataan) mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;64. Janganlah menggambar gambar manuasia dan binatang. Sesungguhnya manusia yang paling keras adzabnya pada hari kiamat adalah tukang gambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;65. Janganlah menyimpan gambar makhluk yang bernyawa di rumahmu karena akan menghalangi malaikat untuk masuk ke rumahmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;66. Tasymitkanlah orang yang bersin dengan membaca: "yarhamukallah" apabila dia mengucapkan: "alhamdulillah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;67. Jauhilah bersiul dan tepuk tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;68. Bersegeralah untuk bertaubat dari segala dosa dan ikutilah kejelekan dengan kebaikan karena kebaikan tersebut akan menghapuskannya. Dan hati-hatilah dari menunda-nunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;69. Berharaplah selalu akan ampunan Allah serta rahmat-Nya dan berbaik sangkalah kepada Allah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;70. Takutlah kepada adzab Allah dan janganlah merasa aman darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;71. Bersabarlah dari segala mushibah yang menimpa dan bersyukurlah dengan segala kenikamatan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;72. Perbanyaklah melakukan amal shalih yang pahalanya terus mengalir meskipun engkau telah mati, seperti membangun masjid dan menyebarakan ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;73. Mohonlah surga kepada Allah dan berlindunglah dari nereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;74. Perbanyaklah mengucapkan shalawat dan salam kepada Rasulullah.&lt;br /&gt;Shalawat dan salam senantiasa Allah curahkan kepadanya sampai hari kiamat juga kepada keluarganya dan seluruh shahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Diterjemahkan dari buletin berjudul 75 Washiyyah li Asy-Syabab terbitan Daarul Qashim Riyadl-KSA oleh Abu Abdurrahman Umar Munawwir)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-3453259853350212724?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/3453259853350212724/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=3453259853350212724&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/3453259853350212724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/3453259853350212724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/05/wasiat-untuk-para-pemuda.html' title='Wasiat Untuk Para Pemuda'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-2588645873864128329</id><published>2009-05-24T16:01:00.000+07:00</published><updated>2009-05-24T16:02:19.205+07:00</updated><title type='text'>DIAM ITU EMAS</title><content type='html'>&lt;spanclass="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Diam Itu Emas&lt;br /&gt;(Diam Aktif)&lt;br /&gt;Dalam upaya mendewasakan diri kita, salah satu langkah awal yang harus kita pelajari adalah bagaimana menjadi pribadi yang berkemampuan dalam menjaga juga memelihara lisan dengan baik dan benar. Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah saw, "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata benar atau diam.", hadits diriwayatkan oleh Bukhari. &lt;br /&gt;1. Jenis-jenis Diam &lt;br /&gt;Sesungguhnya diam itu sangat bermacam-macam penyebab dan dampaknya. Ada yang dengan diam jadi emas, tapi ada pula dengan diam malah menjadi masalah. Semuanya bergantung kepada niat, cara, situasi, juga kondisi pada diri dan lingkungannya. Berikut ini bisa kita lihat jenis-jenis diam: &lt;br /&gt;a. Diam Bodoh&lt;br /&gt;Yaitu diam karena memang tidak tahu apa yang harus dikatakan. Hal ini bisa karena kekurangan ilmu pengetahuan dan ketidakmengertiannya, atau kelemahan pemahaman dan alasan ketidakmampuan lainnya. Namun diam ini jauh lebih baik dan aman daripada memaksakan diri bicara sok tahu. &lt;br /&gt;b. Diam Malas&lt;br /&gt;Diam jenis merupakan keburukan, karena diam pada saat orang memerlukan perkataannya, dia enggan berbicara karena merasa sedang tidak mood, tidak berselera atau malas. &lt;br /&gt;c. Diam Sombong&lt;br /&gt;Ini pun termasuk diam negatif karena dia bersikap diam berdasarkan anggapan bahwa orang yang diajak bicara tidak selevel dengannya. &lt;br /&gt;d. Diam Khianat&lt;br /&gt;Ini diamnya orang jahat karena dia diam untuk mencelakakan orang lain. Diam pada saat dibutuhkan kesaksian yang menyelamatkan adalah diam yang keji. &lt;br /&gt;e. Diam Marah&lt;br /&gt;Diam seperti ini ada baiknya dan adapula buruknya, baiknya adalah lebih terpelihara dari perkataan keji yang akan lebih memperkeruh suasana. Namun, buruknya adalah dia berniat bukan untuk mencari solusi tapi untuk memperlihatkan kemurkaannya, sehingga boleh jadi diamnya ini juga menambah masalah. &lt;br /&gt;f. Diam Utama (Diam Aktif)&lt;br /&gt;Yang dimaksud diam keutamaan adalah bersikap diam hasil dari pemikiran dan perenungan niat yang membuahkan keyakinan bahwa enggan bersikap menahan diri (diam) maka akan menjadi maslahat lebih besar dibanding dengan berbicara. &lt;br /&gt;2. Keutamaan Diam Aktif &lt;br /&gt;a. Hemat Masalah&lt;br /&gt;Dengan memilih diam aktif, kita akan menghemat kata-kata yang berpeluang menimbulkan masalah. &lt;br /&gt;b. Hemat dari Dosa&lt;br /&gt;Dengan diam aktif maka peluang tergelincir kata menjadi dosapun menipis, terhindar dari kesalahan kata yang menimbulkan kemurkaan Allah. &lt;br /&gt;c. Hati Selalu Terjaga dan Tenang&lt;br /&gt;Dengan diam aktif berarti hati akan terjaga dari riya, ujub, takabbur atau aneka penyakit hati lainnya yang akan mengeraskan dan mematikan hati kita. &lt;br /&gt;d. Lebih Bijak&lt;br /&gt;Dengan diam aktif berarti kita menjadi pesdengar dan pemerhati yang baik, diharapkan dalam menghadapi sesuatu persoalan, pemahamannya jauh lebih mendaam sehingga pengambilan keputusan pun jauh lebih bijak dan arif. &lt;br /&gt;e. Hikmah Akan Muncul&lt;br /&gt;Yang tak kalah pentingnya, orang yang mampu menahan diri dengan diam aktif adalah bercahayanya qolbu, memberikan ide dan gagasan yang cemerlang, hikmah tuntunan dari Allah swtakan menyelimuti hati, lisan, serta sikap dan perilakunya. &lt;br /&gt;f. Lebih Berwibawa&lt;br /&gt;Tanpa disadari, sikap dan penampilan orang yang diam aktif akan menimbulkan wibawa tersendiri. Orang akan menjadi lebih segan untuk mempermainkan atau meremehkan. &lt;br /&gt;Selain itu, diam aktif merupakan upaya menahan diri dari beberapa hal, seperti: &lt;br /&gt;Diam dari perkataan dusta&lt;br /&gt;Diamdari perkataan sia-sia&lt;br /&gt;Diam dari komentar spontan dan celetukan&lt;br /&gt;Diam dari kata yang berlebihan&lt;br /&gt;Diam dari keluh kesah&lt;br /&gt;Diam dari niat riya dan ujub&lt;br /&gt;Diam dari kata yang menyakiti&lt;br /&gt;Diam dari sok tahu dan sok pintar &lt;br /&gt;Mudah-mudahan kita menjadi terbiasa berkata benar atau diam. Semoga pula Allah ridha hingga akhir hayat nanti, saat ajal menjemput, lisan ini diperkenankan untuk mengantar kepergian ruh kita dengan sebaik-baik perkataan yaitu kalimat tauhiid "laa ilaha illallah" puncak perkataan yang menghantarkan ke surga&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-2588645873864128329?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/2588645873864128329/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=2588645873864128329&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/2588645873864128329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/2588645873864128329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/05/diam-itu-emas.html' title='DIAM ITU EMAS'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-3385361359972660573</id><published>2009-05-24T15:34:00.002+07:00</published><updated>2009-05-24T15:41:21.719+07:00</updated><title type='text'>APLIKASI KECERDASAN MANUSIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/ShkIENP46SI/AAAAAAAAAEQ/JZZlMklHI0k/s1600-h/Allah.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 176px; height: 208px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/ShkIENP46SI/AAAAAAAAAEQ/JZZlMklHI0k/s400/Allah.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339307701593237794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;spanclass="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha Suci Allah yang telah menciptakan Manusia dengan sangat sempurna, dibekali dengan Macam-macam Kecerdasan.&lt;br /&gt;berikut macam-macam kecerdasan dan keterampilan kerjanya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kecerdasan Linguistik Keterampilan kerja&lt;/span&gt;: berceramah, bercerita, memberi informasi, memberi petunjuk, menulis, menyusun kata-kata, berbicara dalam bahasa asing, Menafsirkan, menerjemahkan, mengajar, memberi kuliah, berdiskusi, berdebat, melakukan penelitian, mendengarkan kata-kata, meniru, memeriksa naskah, menyunting, memproses kata, membuat berkas, membuat laporan. Contoh profesi: pustakawan, pengurus arsip, kurator, editor, penerjemah, speech pathologist (ahli patologi wicara), penulis radio/televisi, jurnalis, tenaga bantuan hukum, pengacara, sekretaris, pengetik, pemeriksa naskah, guru bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kecerdasan Logis-Matematis&lt;/span&gt;; Keterampilan kerja: mengurus keuangan, membuat anggaran, melakukan penelitian ekonomi, menyusun hipotesis, melakukan estimasi, melakukan kegiatan akuntansi, berhitung, mengadakan kalkulasi, menggunakan statistik, melakukan audit, membuat penalaran, meng( analisis, menyusun sistematika, mengklasifikasi, mengurutkan. Contoh profesi: auditor, akuntan, agen pembelian, underwriter, matematikawan, ilmuwan, ahli statistik, aktuaris, analis komputer, ahli ekonomi, teknisi, tenaga pembukuan, guru IPA..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kecerdasan Spasial&lt;/span&gt;; Keterampilan kerja: melukis, menggambar, membayangkan, menciptakan penyajian visual, merancang, berkhayal, membuat penemuan, memberi ilustrasi, mewarnai, menggambar mesin, membuat grafik, membuat peta, berkecimpung dalam fotografi, membuat dekorasi, membuat film. Contoh profesi: insinyur, surveyor, arsitek, perencana kota, seniman gratis, desainer interior, fotografer, guru kesenian, penemu, kartografer, pilot, seniman seni murni, pematung..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kecerdasan Musikal&lt;/span&gt;; Keterampilan kerja: bernyanyi, memainkan sebuah instrumen musik, merekam, menjadi dirigen, melakukan improvisasi, menggubah lagu, membuat transkrip, membuat aransemen, mendengarkan, membedakan nada, menyetem, melakukan orkestrasi, menganalisis, dan mengkritik gaya musik. Contoh profesi: disjockey, musikus, pembuat instrumen, tukang setem piano, ahli terapi musik, tenaga penjual alar musik, penulis lagu, insinyur studio musik, dirigen paduan suara, dirigen orkestra, penyanyi, guru musik, penulis lirik lagu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kecerdasan Kinestetik- Jasmani;&lt;/span&gt; Keterampilan kerja: menyortir, menyeimbangkan, mengangkat, membawa sesuatu, berjalan, berlari, membuat kerajinan tangan, memperbarui, membersihkan, melakukan tugas pengapalan, menyerahkan sesuatu, ikut dalam proses manufaktur/pembuatan, menyelamatkan, mempertunjukkan, memberi randa, meniru, mendramatisasi, menjadi seorang model (pakaian), menari, bermain, berolahraga, mengorganisasi kegiatan luar rumah, bepergian. Contoh profesi: ahli terapi fisik, pekerja rekreasi, penari, aktor, model, petani, ahli mekanik, tukang kayu, pengrajin, guru pendidikan jasmani, pekerja pabrik, penata tari, atlet profesional, polisi hutan, tukang jam..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kecerdasan Antarpribadi&lt;/span&gt;; Keterampilan kerja: melayani, menjadi tuan rumah, &lt;br /&gt;berkomunikasi, menunjukkan empati, berdagang, membimbing, melatih, memberi nasihat, membina, menilai orang lain, meyakinkan, memberi motivasi, menjual, merekrut, menginspirasi, menerbitkan, mendorong, mengawasi, melakukan koordinasi, melakukan delegasi, berunding, menjadi perantara, bekerja sarna, melakukan konfirmasi, mengadakan wawancara. Contoh profesi: administrator, manajer, kepala sekolah, pekerja bagian personalia, penengah, ahli sosiologi, ahli antropologi, pembina, ahli psikologi, perawat, pegawai hubungan masyarakat, tenaga penjualan, agen perjalanan, direktur sosial..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kecerdasan Intrapribadi &lt;/span&gt;; Keterampilan kerja: melaksanakan keputusan, bekerja sendiri, mempromosikan diri sendiri, menentukan sasaran, mencari sasaran, mengambil inisiatif, mengevaluasi, menilai, merencanakan, mengorganisasi, membedakan peluang, bermeditasi, memahami diri sendiri. Contoh profesi: ahli psikologi, ulama, guru psikologi, ahli terapi, tenaga pembimbing dan penyuluhan, ahli teknologi, perencana program, pengusaha..&lt;br /&gt;Kita tidak usah pusing dan bingung, termasuk kecerdasan mana. Namun, yang terpenting adalah kesadaran bahwa kita punya kecerdasan. Hanya sudah diasah belum?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-3385361359972660573?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/3385361359972660573/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=3385361359972660573&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/3385361359972660573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/3385361359972660573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/05/aplikasi-kecerdasan-manusia.html' title='APLIKASI KECERDASAN MANUSIA'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/ShkIENP46SI/AAAAAAAAAEQ/JZZlMklHI0k/s72-c/Allah.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-6218683630804223180</id><published>2009-05-24T15:29:00.001+07:00</published><updated>2009-05-24T15:31:18.956+07:00</updated><title type='text'>BAB II</title><content type='html'>&lt;spanclass="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;TINJAUAN PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.1. Konsep Sistem Informasi&lt;br /&gt;2.1.1. Pengertian Sistem&lt;br /&gt;Menurut Mulyadi,  2001, dalam bukunya Sistem Akuntansi:&lt;br /&gt;Sistem adalah sekelompok unsur yang berhubungan erat satu dengan lainnya, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. &lt;br /&gt;Menurut Azh [12]&lt;br /&gt;Sistem adalah kumpulan atau group dari bagian atau komponen apapun baik fisik maupun nonfisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerjasama secara harmonis untuk mencapai satu tujuan tertentu.&lt;br /&gt;Menurut McL [7]&lt;br /&gt;Sistem adalah  sebagai  sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan.&lt;br /&gt;Dari definisi-definisi sistem di atas, dapat disimpulkan lebih lanjut pengertian umum mengenai sistem sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Setiap sistem terdiri dari unsur-unsur atau komponen&lt;br /&gt;Unsur-unsur atau komponen dari suatu sistem terdiri dari subsistem yang lebih kecil, yang terdiri pula dari kelompok unsur  yang membentuk subsistem tersebut.&lt;br /&gt;2. Setiap unsur atau komponen dalam sistem tersebut merupakan bagian terpadu dan terintegrasi dari sistem yang bersangkutan. &lt;br /&gt;3. Unsur sistem tersebut bekerja sama secara harmonis dan saling membantu untuk mencapai satu maksud tujuan yang sama. Setiap sistem mempunyai tujuan tertentu.  &lt;br /&gt;4. Suatu sistem merupakan bagian dari sistem lain yang lebih besar.&lt;br /&gt;Sistem pernapasan kita merupakan salah satu sistem yang ada dalam tubuh kita, yang merupakan bagian dari sistem metabolisme tubuh. Contoh sistem lain misalnya, pencernaan makanan, sistem peredaran darah, sistem pertahanan tubuh.&lt;br /&gt;2.1.2. Pengertian Informasi&lt;br /&gt;Data adalah sumber dari informasi. Data dapat terwujud karena adanya suatu gambaran mengenai suatu peristiwa selanjutnya diproses hingga menjadi suatu kesatuan yang nyata berupa informasi. Dapat disimpulkan bahwa suatu informasi memiliki unsur-unsur utama agar informasi memiliki kualitas yang baik, yaitu :&lt;br /&gt;1. Relevan, yaitu mempunyai nilai tambah bagi para pembuat keputusan dengan mengurangi ketidakpastian serta dapat menambah pengetahuan.&lt;br /&gt;2. Dapat dipercaya, yaitu informasi yang disajikan benar-benar dari sumbernya sehingga lebih akurat.&lt;br /&gt;3. Lengkap, yaitu informasi tidak ada yang dikurangkan atau dilebihkan apalagi bila menghilangkan data penting yang dibutuhkan oleh pemakai.&lt;br /&gt;4. Tepat waktu, yaitu informasi disajikan harus tepat pada saat dibutuhkan.&lt;br /&gt;5. Mudah dipahami, yaitu format yang disajikan dapat lebih mudah dimengerti oleh si pemakai informasi.&lt;br /&gt;6. Dapat diuji kebenarannya, yaitu memungkinkan dua orang yang kompeten untuk menghasilkan informasi yang sama secara independent.&lt;br /&gt;2.1.3. Pengertian Sistem Informasi&lt;br /&gt;Berdasarkan definisi dari sistem dan informasi di atas, maka sistem informasi dapat diartikan sebagai suatu sistem yang terdiri dari prosedur-prosedur untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi. Dimana sekumpulan prosedur organisasi yang ada pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambilan keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.2. Konsep Akuntansi Biaya&lt;br /&gt;2.2.1. Pengertian Akuntansi Biaya&lt;br /&gt;Akuntansi biaya secara garis besar memiliki dua tujuan pokok, yang pertama adalah untuk penetapan harga pokok produksi dan yang kedua adalah untuk pengendalian biaya produksi. Penetapan harga pokok produksi dilakukan melalui akumulasi biaya produksi berdasarkan dua sistem produks yaitu job order costing dan process cost system.&lt;br /&gt;Pengertian biaya (Cost) dalam akuntansi biaya adalah pengorbanan sumber daya untuk mendapatan (menghasilkan) sesuatu. Pengorbanan sumber daya dapat dilakukan melalui :&lt;br /&gt;1. Pengeluaran Kas&lt;br /&gt;2. Janji akan membayar tunai dimasa mendatang&lt;br /&gt;3. Ekspirasi nilai aktiva (pemakaian bahan baku dalam produksi dan beban penyusutan)&lt;br /&gt;Dalam akantansi biaya terdapat istilah yang keduanya berkaitan dengan konsep biaya yaitu Cost dan Expense. Cost merupakan pengorbanan sumber daya untuk memperoleh sesuatu item. Misalnya pembelian barang, sehingga dikatagorikan sebagai Cost adalah harga perolehan barang tersebut. Sedangkan Expense adalah bagian dari Cost yang telah dibebankan sebagai biaya. Apabila sebagian barang dijual maka harga perolehan bagian yang terjual tersebut dibebankan sebagai biaya (expense) dengan sebutan Harga Pokok Penjualan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.2.2. Klasifikasi biaya-biaya produksi &lt;br /&gt;Biaya-biaya yang terjadi dalam perusahan manufaktur (pesanan) sebagian besar sama seperti biaya-biaya pada perusahaan dagang atau jasa, seperti biaya penjualan dan biaya administrasi/umum. Hanya saja pada perusahaan manufaktur pesanan diklasifikasikan biaya sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Biaya Bahan Baku (Material Cost)&lt;br /&gt;Biaya Bahan Baku adalah biaya yang dikeluarkan untuk membeli bahan baku dalam proses produksi. Sedangkan bahan baku adalah unsur pokok yang harus ada dalam proses produksi untuk menghasilkan produk jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Biaya Tenaga Kerja (Labor Cost)&lt;br /&gt;   Pengertian biaya tenaga kerja &lt;br /&gt;   Menurut Moelyati, dkk, 1999, dalam buku Akuntansi Biaya, &lt;br /&gt;     “Biaya tenaga kerja adalah imbalan yang diberikan oleh perusahaan kepada tenaga kerja yang dapat dinilai dengan satuan uang atas pengorbanan yang diberikan untuk kegiatan produksi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Biaya Overhead Pabrik (Factory Overhead Cost)&lt;br /&gt; Biaya Overhead adalah biaya yang tidak dapat dibebankan langsung ke pesanan atau produk. &lt;br /&gt; Biaya-biaya yang termasuk dalam biaya overhead pabrik adalah :&lt;br /&gt;a. Biaya bahan baku.&lt;br /&gt;b. Biaya reparasi dan pemeliharaan.&lt;br /&gt;c. Biaya tenaga kerja tidak langsung (mandor, supervisor)&lt;br /&gt;d. Biaya penyusutan mesin, peralatan, bangunan pabrik, alat kerja dan aktiva tetap lainnya yang digunakan di pabrik.&lt;br /&gt;e. Biaya asuransi (gedung, kendaraan, kecelakaan karyawan)&lt;br /&gt;1.3. Metode Harga Pokok Produksi Berdasarkan Pesanan&lt;br /&gt;1.3.1. Pengertian Metode Harga Pokok Pesanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut W.K. Carter &amp; M.F. Usry, 2004 hal 5 – 1 dalam buku Cost Accounting edisi ketiga belas menyebutkan bahwa :&lt;br /&gt;“In job order costing, or job order, production costs are accumulated for each separate job; a job is the output identified to fill a certain customer order or to replenish an item of stock on hand ”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan menurut Supriyono, 1993 hal 163 , dalam bukunya Akuntansi Biaya Perencanaan dan Pengendalian Biaya Serta Pembuatan Keputusan Buku II Edisi 2 menyatakan bahwa :&lt;br /&gt;“Besarnya harga pokok standar untuk setiap pesanan yang akan diolah baru disusun pada saat diterimanya setiap pesanan, standar tersebut akan berbeda antara pesanan yang satu dengan yang lainnya, makin banyak pesanan yang diterima dalam periode tertentu berarti pula semakin banyak harga pokok standar yang ditentukan”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Mulyadi, 2005 hal 35, dalam bukunya Akuntansi Biaya Edisi 5 menyebutkan bahwa :&lt;br /&gt; “Dalam metode harga pokok pesanan (job order cost method) biaya-biaya produksi dikumpulkan untuk pesanan tertentu dan harga pokok produksi per satuan dihitung dengan cara membagi total biaya produksi untuk pesanan tersebut dengan jumlah satuan produk dalam pesanan yang bersangkutan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa pengertian di atas maka penulis menyimpulkan bahwa dalam metode harga pokok pesanan, barang yang diproduksi sesuai dengan spesifikasi pesanan dan harga pokoknya ditentukan oleh spesifikasi pesanan tersebut. Sehingga harga pokok produksi antara pesanan yang satu dengan pesanan yang lain akan berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.3.2. Unsur-unsur dalam Metode Harga Pokok Pesanan&lt;br /&gt;Unsur-unsur yang termaksud dalam Metode Harga Pokok Pesanan adalah :&lt;br /&gt; 1.  Biaya Bahan Baku (Material Cost)&lt;br /&gt;   Pengertian Biaya Bahan Baku&lt;br /&gt;Dalam proses produksi dibedakan antara biaya bahan baku dengan biaya bahan pembantu. Biaya bahan baku merupakan harga pokok yang sifatnya utama dan tidak terpisahkan dengan produk jadi, sedangkan biaya bahan baku pembantu merupakan biaya pembelian bahan yang dapat dipakai sebagai bahan penolong dalam penyempurnaan produk jadi, sehingga sering disebut sebagai bahan penolong.&lt;br /&gt;2. Menghitung harga pokok pembelian berdasarkan harga faktur dan biaya pembelian.&lt;br /&gt; Unsur-unsur harga pokok pembelian terdiri atas :&lt;br /&gt;2.3.1. Harga faktur (Invoice)&lt;br /&gt;Harga faktur adalah harga yang tercantum dalam faktur pembelian.&lt;br /&gt;2.3.2. Biaya angkut (Freight In)&lt;br /&gt;Biaya angkut adalah biaya yang dikeluarkan untuk mengangkut bahan yang dibeli sampai barang tersebut sampai di gudang pembeli (perusahaan).&lt;br /&gt;2.3.3. Biaya lain-lain (Other Expenses)&lt;br /&gt; Biaya lain-lain adalah biaya yang dikeluarkan berhubungan dengan bahan baku hingga siap diproduksi, misalnya : biaya asuransi, biaya penggudangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; c.   Prosedur permintaan dan pengeluaran bahan baku&lt;br /&gt;  Menurut Mulyadi, 2005, Prosedur permintaan dan pengeluaran bahan baku adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1) Bagian produksi mengisi bukti permintaan barang, setelah bukti permintaan diotorisasi oleh yang berwenang, tiga lembar bukti permintaan tersebut dibawa ke Bagian Gudang.&lt;br /&gt;2) Bagian Gudang menyiapkan bahan baku sesuai dengan permintaan barang dan menyerahkannya kepada Bagian Produksi. Bagian Gudang mengisi jumlah bahan baku yang diserahkan pada kolom “diserahkan” dalam bukti permintaan tersebut dan setelah diotorisasi oleh Kepala Bagian Gudang, bukti tersebut dikirimkan ke Bagian Akuntansi.&lt;br /&gt;3) Bagian Gudang mencatat pemakaian bahan baku ini ke dalam kartu gudang kolom “dipakai” dan mencatatnya pula dalam kartu barang.&lt;br /&gt;4) Bagian Akuntansi mengisi informasi harga satuan dan menghitung serta mencantumkan jumlah harga pokok bahan baku yang dipakai dalam bukti permintaan barang tersebut. &lt;br /&gt;5) Bagian Akuntansi kemudian mencatat pemakaian bahan baku tersebut ke dalam kartu persediaan dan menyerahkan bukti permintaan barang tersebut kepada pemegang jurnal umum.&lt;br /&gt;6) Atas bukti permintaan barang tersebut, pemegang jurnal umum (pemegang jurnal pemakaian bahan baku) mencatat pemakaian bahan baku ke dalam jurnal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Biaya Tenaga Kerja (Labor Cost)&lt;br /&gt;  a. Penggolongan Biaya Tenaga Kerja&lt;br /&gt;  Menurut Dra. Moelyati dkk, 1999, dalam buku Akuntansi Biaya, Biaya Tenaga Kerja dapat digolongkan dalam beberapa kelompok berikut :&lt;br /&gt;1) Menurut fungsi pokok dalam perusahaan&lt;br /&gt;a) Tenaga kerja bagian produksi&lt;br /&gt; Merupakan tenaga kerja yang secara langsung maupun tidak langsung terlibat dalam kegiatan produksi. &lt;br /&gt;b) Tenaga kerja bagian pemasaran&lt;br /&gt; Merupakan tenaga kerja yang berhubungan dengan kegiatan pemasaran atau penjualan hasil produksi.&lt;br /&gt;c) Tenaga kerja bagian umum&lt;br /&gt; Merupakan tenaga kerja yang berhubungan dengan kegiatan administrasi dan umum yang ada di kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Menurut Hubungannya dengan produk, dibedakan menjadi tiga yaitu : &lt;br /&gt;a) Tenaga kerja langsung&lt;br /&gt; Tenaga kerja langsung adalah tenaga kerja yang langsung berhubungan dengan pengolahan bahan baku menjadi barang jadi dalam kegiatan produksi.&lt;br /&gt;b) Tenaga kerja tidak langsung&lt;br /&gt;Tenaga kerja tidak langsung adalah tenaga kerja yang tidak secara langsung berhubungan dengan pengolahan bahan tetapi membantu penyelesaian produk dalam perusahaan.&lt;br /&gt; 3. Biaya Overhead Pabrik (Factory Overhead Cost)&lt;br /&gt; Biaya Overhead adalah biaya yang tidak dapat dibebankan langsung ke pesanan atau produk. &lt;br /&gt; Biaya-biaya yang termasuk dalam biaya overhead pabrik adalah :&lt;br /&gt;f. Biaya bahan baku.&lt;br /&gt;g. Biaya reparasi dan pemeliharaan.&lt;br /&gt;h. Biaya tenaga kerja tidak langsung (mandor, supervisor)&lt;br /&gt;i. Biaya penyusutan mesin, peralatan, bangunan pabrik, alat kerja dan aktiva tetap lainnya yang digunakan di pabrik.&lt;br /&gt;j. Biaya asuransi (gedung, kendaraan, kecelakaan karyawan)&lt;br /&gt;k. Biaya lain yang memerlukan pengeluaran uang tunai (biaya listrik PLN)&lt;br /&gt;Penentuan tarif biaya Overhead pabrik, menurut Mulyadi (2005 : 197) langkah-langkah yang dilakukan adalah :&lt;br /&gt;1) Menyusun anggaran biaya Overhead pabrik&lt;br /&gt;Ada tiga macam kapasitas yang dapat dipakai sebagai dasar pembuatan anggaran biaya Overhead pabrik :&lt;br /&gt;a) Kapasitas teoritis (theoritical capacity) adalah kapasitas pabrik untuk menghasilkan produk pada kecepatan penuh tanpa berhenti selama jangka waktu tertentu. &lt;br /&gt;b) Kapasitas normal (normal capacity), adalah kemampuan perusahaan untuk memproduksi dan menjual produknya dalam jangka panjang.&lt;br /&gt;c)  Kapasitas sesungguhnya yang diharapkan (expected actual capacity), adalah kapasitas sesungguhnya yang diperkirakan akan dapat dicapai dalam tahun yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.5. Manfaat Informasi Dan Harga Pokok Produksi Per Pesanan&lt;br /&gt;      Dalam perusahaan yang produksinya berdasarkan pesanan, informasi harga pokok produksi per pesanan bermanfaat bagi managemen untuk :&lt;br /&gt;1. Menentukan harga jual yang akan dibebankan kepada pemesan.&lt;br /&gt;Perusahaan yang produksinya berdasarkan pesanan memproses produknya berdasarkan spesifikasi yang ditentukan oleh pemesan. Biaya produksi pesanan  yang satu akan berbeda dengan biaya produksi pesanan yang lain, tergantung spesifikasi yang dikehendaki oleh pemesan. Harga jual ditentukan oleh besarnya biaya produksi yang akan dikeluarkan untuk memproduksi pesanan tertentu. Menentukan harga jual yang akan dibebankan kepada pemesan adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taksiran biaya produksi untuk pesanan          Rp xx&lt;br /&gt;Taksiran biaya non produksi yang dibebankan    Rp xx   +&lt;br /&gt;Taksiran total biaya pesanan          Rp xx&lt;br /&gt;Laba yang diinginkan                                       Rp xx   +&lt;br /&gt;Taksiran harga jual yang dibebankan          Rp xx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menaksir biaya produksi yang akan dikeluarkan dalam memproduksi pesanan tertentu perlu dihitung unsur-unsur biaya ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Taksiran biaya bahan baku          Rp xx&lt;br /&gt;b. Taksiran biaya tenaga kerja langsung          Rp xx&lt;br /&gt;c. Taksiran biaya Overhead pabrik           Rp xx   +&lt;br /&gt;    Taksiran biaya produksi           Rp xx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mempertimbangkan atau penolakan pesanan.&lt;br /&gt;Keputusan yang perlu dilakukan oleh manajemen adalah menerima atau menolak pesanan. Informasi total harga pokok pesanan memberikan dasar perlindungan bagi manajemen agar di dalam menerima pesanan perusahaan tidak mengalami kerugian. &lt;br /&gt;Total harga pokok pesanan dihitung dengan unsur biaya sebagai berikut :&lt;br /&gt;Biaya produksi pesanan :&lt;br /&gt;Taksiran biaya bahan baku                                    Rp xx&lt;br /&gt;Taksiran biaya tenaga kerja            Rp xx&lt;br /&gt;Taksiran biaya Overhead pabrik            Rp xx  +&lt;br /&gt;Taksiran total biaya produksi                                Rp xx&lt;br /&gt;Biaya non produksi :&lt;br /&gt;Taksiran biaya administrasi dan umum             Rp xx&lt;br /&gt;Taksiran biaya pemasaran            Rp xx    +&lt;br /&gt;Taksiran biaya non produksi                               Rp xx +&lt;br /&gt;     Taksiran total harga pokok pesanan                         Rp xx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Memantau realisasi biaya produksi&lt;br /&gt;Informasi biaya produksi juga bermanfaat sebagai salah satu dasar untuk mempertimbangkan diterima atau tidaknya suatu pesanan. Jika pesanan telah diputuskan untuk diterima, manajemen memerlukan informasi biaya yang sesungguhnya dikeluarkan di dalam memenuhi pesanan tertentu. Perhitungan biaya produksi sesungguhnya yang dikeluarkan untuk pesanan tertentu adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;Biaya bahan baku sesungguhnya                    Rp xx&lt;br /&gt;Biaya tenaga kerja sesungguhnya                    Rp xx&lt;br /&gt;Taksiran biaya Overhead pabrik                    Rp xx   +&lt;br /&gt; Total biaya produksi sesungguhnya                  Rp xx  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menghitung laba atau rugi bruto tiap pesanan&lt;br /&gt;Informasi laba atau rugi bruto tiap pesanan diperlukan untuk mengetahui kontribusi tiap pesanan dalam menutup biaya non produksi dan menghasilkan laba atau rugi. Laba atau rugi bruto tiap pesanan dihitung sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga jual yang dibebankan kepada pemesan  Rp xx&lt;br /&gt;Biaya produksi pesanan tertentu :&lt;br /&gt;Biaya bahan baku sesungguhnya             Rp xx&lt;br /&gt;Biaya tenaga kerja langsung sesungguhnya          Rp xx&lt;br /&gt;Taksiran biaya Overhead pabrik            Rp xx   +&lt;br /&gt;Total biaya produksi pesanan                                 Rp xx&lt;br /&gt;Total biaya produksi pesanan                                                Rp xx   -&lt;br /&gt;Laba bruto                            Rp xx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Menentukan harga pokok persediaan produk jadi dan produk dalam proses yang disajikan dalam neraca. Pada saat manajemen dituntut untuk membuat pertanggungjawaban keuangan periodik, manajemen harus menyajikan laporan keuangan berupa neraca dan laporan rugi-laba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.6.  Kartu Harga Pokok (Job Order Cost Sheet)&lt;br /&gt;Kartu harga pokok berfungsi sebagai rekening pembantu, yang digunakan untuk mengumpulkan biaya produksi tiap pesanan produk. Biaya produksi dipisahkan menjadi biaya produksi langsung terhadap pesanan tertentu dan biaya produksi tidak langsung dalam hubungannya dengan pesanan tersebut. Biaya produksi langsung dicatat dalam kartu harga pokok pesanan yang bersangkutan secara langsung, sedangkan biaya produksi tidak langsung dicatat dalam kartu Harga Pokok suatu tarif tertentu.&lt;br /&gt;Contoh kartu harga pokok :&lt;br /&gt;PT.ABC                     &lt;br /&gt;YOGYAKARTA          &lt;br /&gt;            &lt;br /&gt;KARTU HARGA POKOK&lt;br /&gt;            &lt;br /&gt;No Pesanan : A-101     Pemesanan : PT. Rimendi&lt;br /&gt;Jenis Produk : Kursi Tamu    Sifat  : Segera  &lt;br /&gt;Tanggal Pesanan : 2 Januari 2005    Jumlah  : 500 eksemplar&lt;br /&gt;Tanggal selesai : 9 Januari 2005    Harga jual : Rp 500.000&lt;br /&gt;            &lt;br /&gt;                     &lt;br /&gt;Biaya Bahan Baku Biaya Tenaga Kerja Biaya Overhead Pabrik&lt;br /&gt;Tanggal No. BPBG Ket Jumlah Tanggal No. Kartu Jam  Jumlah Tanggal Jam Mesin Tarif  Jumlah&lt;br /&gt;                     &lt;br /&gt;                     &lt;br /&gt;                     &lt;br /&gt;                     &lt;br /&gt;                     &lt;br /&gt;                     &lt;br /&gt;                     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 3.3 &lt;br /&gt;Kartu Harga Pokok&lt;br /&gt;Sumber : Mulyadi 2005 hal 45 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.7.   Pencatatan Harga Pokok Pesanan&lt;br /&gt;Proses pengumpulan tiap unsur biaya produksi dengan menggunakan metode harga pokok pesanan dilakukan dengan langkah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1.  Pembelian bahan baku&lt;br /&gt;Perusahaan membeli bahan baku dan bahan penolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurnal # 1 :&lt;br /&gt; Pembelian bahan baku                      Rp xx&lt;br /&gt;            Kas                           Rp xx&lt;br /&gt;Jurnal # 2 :&lt;br /&gt;Pembelian bahan penolong                  Rp xx&lt;br /&gt; Kas  &lt;br /&gt;                            Rp xx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.   Pemakaian bahan baku dan penolong dalam produksi&lt;br /&gt;    Untuk mendapatkan bahan baku yang digunakan dalam tiap pesanan, perusahaan menggunakan dokumen yang disebut bukti permintaan dan pengeluaran barang gudang. Dokumen ini diisi oleh Bagian Produksi dan diserahkan kepada Bagian Gudang untuk meminta bahan yang diperlukan oleh Bagian Produksi.&lt;br /&gt;  Jurnal untuk mencatat pemakaian bahan baku adalah :&lt;br /&gt;Jurnal # 3 :&lt;br /&gt;Barang dalam Proses-Biaya Bahan Baku         Rp xx&lt;br /&gt;       Persediaan Bahan Baku                              Rp xx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurnal pencatatan pemakaian bahan penolong adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;Jurnal # 4 :&lt;br /&gt;Biaya Overhead Pabrik Sesungguhnya         Rp xx&lt;br /&gt;     Persediaan Bahan Penolong   Rp xx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pencatatan biaya tenaga kerja&lt;br /&gt;     a.   Pencatatan biaya tenaga kerja yang terutang oleh perusahaan &lt;br /&gt; Atas dasar daftar gaji dan upah yang dibuat, jurnal untuk mencatat biaya tenaga kerja yang terutang oleh perusahaan adalah sebagi berikut :&lt;br /&gt;Jurnal # 5 :&lt;br /&gt;Gaji dan Upah  Rp xx&lt;br /&gt;      Utang gaji dan Upah  Rp xx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; b.  Pencatatan distribusi biaya tenaga kerja&lt;br /&gt; Biaya tenaga karja langsung : dibebankan kepada pesanan yang bersangkutan.&lt;br /&gt; Biaya tenaga kerja tidak langsung : merupakan unsur biaya produksi tidak langsung dan dicatat sebagai unsur biaya Overhead pabrik. &lt;br /&gt; Biaya tenaga kerja non produksi : merupakan unsur biaya non produksi.&lt;br /&gt; Jurnal distribusi biaya tenaga kerja adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt; Jurnal # 6 :&lt;br /&gt; Barang Dalam Proses-Biaya Tenaga Kerja Langsung       Rp xx&lt;br /&gt; Biaya Overhead Pabrik Sesungguhnya   Rp xx&lt;br /&gt; Biaya Administrasi dan Umum   Rp xx&lt;br /&gt; Biaya Pemasaran    Rp xx&lt;br /&gt;         Gaji dan Upah            Rp xx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  c.  Pencatatan pembayaran gaji dan upah&lt;br /&gt;   Pencatatan pembayaran gaji dan upah adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;  Jurnal # 7 :&lt;br /&gt;  Utang gaji dan Upah          Rp xx&lt;br /&gt;        Kas     Rp xx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pencatatan biaya Overhead pabrik &lt;br /&gt;Jurnal untuk mencatat pembebanan biaya Overhead pabrik kepada pesanan adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;Jurnal # 8 :&lt;br /&gt;Barang Dalam Proses-Biaya Overhead Pabrik    Rp xx&lt;br /&gt;  Biaya Overhead Pabrik yang dibebankan  Rp xx &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jurnal untuk mencatat biaya Overhead pabrik yang sesungguhnya terjadi adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt; Jurnal # 9 :&lt;br /&gt; Biaya Overhead Pabrik Sesungguhnya        Rp xx&lt;br /&gt;  Akumulasi Depresiasi Peralatan        Rp xx&lt;br /&gt;  Akumulasi Depresiasi Toko        Rp xx&lt;br /&gt;  Persekot Asuransi        Rp xx&lt;br /&gt;  Persediaan Suku Cadang        Rp xx&lt;br /&gt;  Persediaan Bahan Bangunan        Rp xx&lt;br /&gt;Jurnal penutup &lt;br /&gt;  Jurnal # 10 :&lt;br /&gt;  Biaya Overhead pabrik yang Dibebankan       Rp xx&lt;br /&gt;  Biaya Overhead sesungguhnya                              Rp xx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Selisih biaya Overhead pabrik yang dibebankan ke produk dengan biaya Overhead pabrik yang sesungguhnya terjadi dalam suatu periode akuntansi ditentukan dengan menghitung saldo rekening Biaya Overhead sesungguhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Debit : &lt;br /&gt; Jurnal # 4                 Rp xx&lt;br /&gt; Jurnal # 6                 Rp xx&lt;br /&gt; Jurnal # 9                Rp xx   +&lt;br /&gt; Jumlah debit    Rp xx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kredit :&lt;br /&gt; Jurnal # 10                Rp xx&lt;br /&gt; Selisih pembebanan kurang           Rp xx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jika terjadi selisih pembebanan kurang, maka dibuat jurnal :&lt;br /&gt; Jurnal # 11 :&lt;br /&gt; Selisih Biaya Overhead Pabrik       Rp xx&lt;br /&gt;   Biaya Overhead Pabrik Sesungguhnya Rp xx &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pencatatan harga pokok produk jadi&lt;br /&gt;Jurnal untuk mencatat harga pokok produk jadi tersebut adalah :&lt;br /&gt;Jurnal # 12 :&lt;br /&gt;Persediaan Produk Jadi         Rp xx&lt;br /&gt;    Barang Dalam Proses – Biaya Bahan Baku Rp xx&lt;br /&gt;      Barang Dalam Proses – Biaya Tenaga Kerja Langsung   Rp xx&lt;br /&gt;       Barang Dalam Proses – Biaya Overhead Pabrik Rp xx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Pencatatan harga pokok  produk dalam proses&lt;br /&gt;Jurnal untuk mencatat harga pokok pesanan yang belum selesai adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;Jurnal # 13 :&lt;br /&gt;Persediaan Produk Dalam Proses               Rp xx&lt;br /&gt;      Barang Dalam Proses – Biaya Bahan Baku                       Rp xx&lt;br /&gt;      Barang Dalam Proses – Biaya Tenaga Kerja Langsung    Rp xx&lt;br /&gt; Barang Dalam Proses – Biaya Overhead Pabrik         Rp xx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Pencatatan harga pokok produk yang dijual &lt;br /&gt;Jurnal # 14 :&lt;br /&gt;Harga Pokok Penjualan                 Rp xx&lt;br /&gt;       Persediaan Produk Jadi        Rp xx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Pencatatan Pendapatan Penjualan Produk&lt;br /&gt;Jurnal yang dibuat untuk mencatat piutang kepada pemesan adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt; Jurnal # 15 :&lt;br /&gt; Piutang Dagang                Rp xx&lt;br /&gt; Hasil Penjualan        Rp xx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.4. Perancangan Sistem Dengan Unified Modeling Language&lt;br /&gt;Pemodelan (modeling) adalah proses merancang piranti lunak sebelum melakukan pengkodean (coding). Model piranti lunak dapat dianalogikan seperti pembuatan blueprint pada pembangunan gedung. Membuat model dari sebuah sistem yang kompleks sangatlah penting karena kita tidak dapat memahami sistem semacam itu secara menyeluruh. Semakin komplek sebuah sistem, semakin penting pula  penggunaan teknik pemodelan yang baik. Dengan menggunakan model, diharapkan pengembangan piranti lunak dapat memenuhi semua kebutuhan pengguna dengan lengkap dan tepat, termasuk faktor-faktor seperti scalability, robustness, security, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Perancangan sistem memiliki jenis pendekatan yang bermacam-macam. Pendekatan yang akan di pakai dalam laporan ini ialah Object-Oriented Design (OOD). OOD merupakan pendekatan desain yang menggunakan konsep objek, penyatuan antar objek, atributnya, dan method-nya. Objek merupakan hasil representasi data sebenarnya di dunia nyata dalam lingkup bisnis ke dalam sistem komputer. Objek berada dalam suatu kelas, yang merupakan kumpulan dari objek-objek sejenis. Objek mempunyai atribut-atribut yang merupakan alat identifikasi dirinya, yang membedakannya dengan objek lainnya. Untuk mengakses sebuah atribut dari objek atau memberi perlakuan kepada suatu objek, digunakan fungsi tersendiri yang disebut method. Penggunaan method ini memungkinkan objek dan atributnya lebih aman dari perlakuan-perlakuan yang tidak semestinya pada sistem. &lt;br /&gt;OOD sering diterapkan dengan menggunakan notasi Unified Modelling Language (UML). UML ini merupakan notasi standar yang diciptakan untuk memudahkan pengembangan sistem berbasis objek. UML memiliki diagram-diagram yang dapat melambangkan proses, jalannya data, objek-objek dalam sistem, serta penggambaran bagaimana objek-objek tersebut saling berinteraksi.&lt;br /&gt;UML (Unified Modeling Language) adalah sebuah bahasa  yang menjadi standar dalam industri untuk visualisasi, merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak. UML menawarkan sebuah standar untuk merancang model sebuah sistem.&lt;br /&gt;Dengan menggunakan UML kita dapat membuat model untuk semua jenis aplikasi piranti lunak, di mana aplikasi tersebut dapat berjalan pada piranti keras, sistem operasi dan jaringan apapun, serta ditulis dalam bahasa pemrograman apapun. UML mendefinisikan beberapa diagram, namun dalam laporan ini hanya akan dibahas Use Case Diagram, Activity Diagram, dan Sequence Diagram. Berikut penjelasan dari masing-masing diagram tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.4.1. Use Case Diagram&lt;br /&gt;Use Case Diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem. Yang ditekankan adalah “apa” yang diperbuat sistem, dan bukan “bagaimana”. Sebuah use case merepresentasikan sebuah interaksi antara aktor dengan sistem. Use case merupakan sebuah pekerjaan tertentu, misalnya log in ke sistem, meng-create sebuah daftar belanja, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Seorang/sebuah aktor adalah sebuah entitas manusia atau mesin yang berinteraksi dengan sistem untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu.&lt;br /&gt;Berikut notasi dalam use case yang akan kita gunakan dalam laporan ini, beserta penjelasannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Notasi Fungsi&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menyatakan aktor atau pengguna yang dapat berinteraksi dengan system&lt;br /&gt;  Menyatakan use case atau fungsi yang ada dalam sistem&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menyatakan hubungan antara aktor dengan use case dalam sistem&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menyatakan inheritance dari suatu aktor ke aktor lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menyatakan hubungan ketergantungan antar use case, yakni pelaksananaan suatu use case baru bisa dilakukan setelah pelaksanaan use case lain selesai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel 2.1. Notasi Use Case Diagram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh :&lt;br /&gt;  Notasi ini berarti aktor berinteraksi dengan sistem melalui fungsi ‘use case’, atau aktor dapat menjalankan fungsi ‘use case’.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Notasi ini berarti bahwa aktor1 melakukan inheritance dari aktor2, artinya bahwa aktor1 dapat juga melakukan fungsi-fungsi yang dapat dilakukan oleh aktor2.&lt;br /&gt;  Notasi ini berarti pelaksanaan ‘use case1’ tergantung kepada pelaksanaan ‘use case2’, dengan kata lain ‘use case1’ baru bisa dilakukan setelah ‘use case2’ terpenuhi/selesai dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel 2.2. Contoh penggunaan Use Case Diagram&lt;br /&gt;Use case kadang tidak cukup dinyatakan dengan diagram, melainkan perlu penjelasan lebih lanjut, yang sering disebut dengan use case description. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.4.2. Activity Diagram&lt;br /&gt;Activity Diagram menggambarkan berbagai alir aktivitas dalam sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal, desicion yang mungkin terjadi, dan bagaimana mereka berakhir. Activity diagram juga dapat menggambarkan proses paralel yang mungkin terjadi pada beberapa eksekusi.&lt;br /&gt;Sebuah aktivitas dapat direalisasikan oleh satu use case atau lebih. Aktivitas menggambarkan proses yang berjalan, sementara use case menggambarkan bagaimana aktor menggunakan sistem untuk melakukan aktivitas. Activity diagram dapat dibagi menjadi beberapa object swimlane  untuk menggambarkan objek mana yang bertanggung jawab untuk aktivitas bertentu.&lt;br /&gt;Berikut beberapa notasi dalam activity diagram yang akan kita gunakan dalam laporan ini, beserta penjelasannya:&lt;br /&gt;Notasi Fungsi&lt;br /&gt;  Titik awal alir aktivitas&lt;br /&gt;  Titik akhir alir aktivitas&lt;br /&gt;  Aktivitas yang dilakukan oleh masing-masing objek&lt;br /&gt;  Decision yang menggambarkan behaviour pada kondisi tertentu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Object swimlane yang menggambarkan objek mana  yang bertanggung jawab untuk aktivitas tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel 2.3. Notasi Activity Diagram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.3.3. Sequence Diagram&lt;br /&gt;Sequence Diagram menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan disekitar sistem (termasuk pengguna, display, dan sebagainya) berupa message yang digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram terdiri atas dimensi vertical (waktu) dan dimensi horizontal (objek-objek yang terkait). &lt;br /&gt;Sequence diagram biasa digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai respon dari sebuah event untuk menghasilkan output tertentu. Diawali dari apa yang men-triger aktivitas tersebut, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa yang dihasilkan.&lt;br /&gt;Berikut contoh notasi sequence diagram beserta penjelasannya:&lt;br /&gt;Notasi Penjelasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Objek beserta lifeline-nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Pesan yang synchronous, artinya pemanggilan method ini akan menyebakan objek target diblokir untuk sementara, sampai dia mengembalikan suatu hasil kepada objek pemanggilnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Pesan yang asynchronous, artinya objek target tidak akan diblokir, melainkan kedua objek yang bersangkutan bisa tetap menjalankan proses lainnya secara bersamaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Periode waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel 2.4. Notasi Sequence Diagram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.5. Konsep Basis Data&lt;br /&gt;2.5.1. Pengertian Basis Data&lt;br /&gt;Menurut Adi Nugroho, ST., MMSI, 2004, dalam bukunya Konsep Pengembangan Sistem Basis Data :&lt;br /&gt;Basis data adalah koleksi dari data-data yang terorganisasi dengan cara sedemikian rupa  sehingga data mudah disimpan dan dimanipulasi (diperbaharui, dicari, diolah dengan perhitungan-perhitungan tertentu, serta dihapus).&lt;br /&gt;Mengapa diperlukan Database:&lt;br /&gt;1. Salah satu komponen penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.&lt;br /&gt;2. Menentukan kualitras informasi : akurat, tepat pada waktunya dan relevan. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatnyannya.&lt;br /&gt;3. Mengurangi duplikasi data (Data redudancy).&lt;br /&gt;4. Hubungan data dapat ditingkatkan (Data relatability).&lt;br /&gt;5. Mengurangi pemborosan tempat simpanan luar.&lt;br /&gt;Marlinda L, 2004, memberikan pengertian Sistem Basis Data sebagai berikut:&lt;br /&gt;Sistem Basis Data adalah sistem menyusun dan mengelola records menggunakan komputer untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/ perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk proses pengambilan keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.5.2. Jenjang Data Dalam Basis Data&lt;br /&gt;Jenjang data dalam struktur database dapat digambarkan sebagai berikut :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Gambar 2.1.  Jenjang data dalam struktur database&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut penjelasan dari masing-masing jenjang data di atas.&lt;br /&gt;1. Character : merupakan bagian data yang terkecil, dapat berupa karakter numerik, huruf ataupun karekter-karakter khusus (special characters) yang membentuk suatu item data/field.&lt;br /&gt;2. Field : merepresentasikan suatu atribut dari record yang menunjukkan suatu item dari data, seperti misalnya nama, alamat, dan lain sebagainya. Kumpulan dari field membentuk suatu record.&lt;br /&gt;3. Record : Kumpulan dari field membentuk suatu record. Record menggambarkan suatu unit data individu yang tertentu. Kumpulan dari record membentuk suatu file. Misalnya file personalia, tiap-tiap record dapat mewakili data tiap-tiap karyawan.&lt;br /&gt;4. File : File terdiri dari record-record yang menggambarkan satu kesautuan data yang sejenis. Misalnya file mata pelajaran berisi data tentang semua mata pelajaran yang ada.&lt;br /&gt;5. Database : kumpulan dari file/tabel membentuk database.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.6. Konsep Laporan Laba/Rugi&lt;br /&gt;2.6.1. Pengertian Laporan Laba/Rugi&lt;br /&gt;Laporan Laba/Rugi (Income Statement) adalah laporan mengenai penghasilan dan beban suatu perusahaan untuk suatu periode tertentu. Laporan Laba/Rugi menggambarkan kinerja perusahaan dalam suatu periode akuntansi. Oleh karena dalam penyusunan laporan Laba/Rugi sangat penting diperhatikan prinsip-prinsip pengakuan pendapatan dan pengakuan beban.&lt;br /&gt;2.6.2. Pengertian Pendapatan&lt;br /&gt; Standar Akuntansi Keuangan mendefinisikan penghasilan (income) sebagai kenaikan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk pemasukan atau penambahan aktiva atau penurunan  kewajiban yang mengakibatkan  kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal. Dalam pengertian tersebut, penghasilan meliputi pendapatan (revenues) dari penjualan (sales) barang/jasa, pendapatan bunga, dividen, royalti, honorarium profesional, komisi dan keuntungan (gains) dari penjualan surat berharga atau aktiva tetap. Tidak termasuk penghasilan adalah peningkatan aktiva perusahaan yang timbul dari investasi pemilik (investor).&lt;br /&gt;  Dalam laporan Laba/Rugi, penghasilan perusahaan secara garis besar diklasifikasikan menjadi dua golongan yaitu penghasilan usaha dan pengahasilan luar usaha.&lt;br /&gt;1. Penghasilan usaha (operating income) adalah penghasilan yang diperoleh dari aktivitas usaha pokok (utama) perusahaan. Misalnya penghasilan usaha  perusahaan dagang adalah hasil pejualan barang dagangan, biasa disingkat dengan istilah penjualan. Sementara  penghasilan usaha perusahaan yang bergerak di bidang jasa adalah hasil penjualan jasa.&lt;br /&gt;2. Penghasilan di luar usaha (non operating income) adalah penghasilan yang diperoleh dari aktivitas di luar  aktivitas pokok perusahaan, atau dari kegiatan usaha sampingan yang dilakukan sewaktu-waktu. Misalnya perusahaan bengkel selain menjual jasa bengkel, kadang-kadang menyewakan kendaraan. Sewa yang diterima perusahaan tersebut merupakan penghasilan di luar usaha.&lt;br /&gt;2.5.3. Pengertian Beban&lt;br /&gt;  Standar Akuntansi Keuangan mendefinisikan beban (exspenses) sebagai penurunan manfaat ekonomi selama  suatu periode akuntansi dalam bentuk arus keluar atau berkurangnya aktiva atau terjadinya kewajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal.&lt;br /&gt;  Seperti halnya penghasilan, beban dalam laporan Laba/Rugi dikelompokkan menjadi beban usaha (operating expense) dan beban di luar usaha (non operating expenses). &lt;br /&gt;1. Beban usaha adalah beban-beban yang secara langsung atau tidak langsung berhubungan dengan aktivitas usaha pokok perusahaan&lt;br /&gt;2. Beban di luar usaha  adalah beban yang timbul dari aktivitas di luar usaha pokok perusahaan, misalnya rugi penjualan aktiva tetap dan beban bunga.   Disamping beban usaha dan beban di luar usaha tersebut di atas, yang harus diinformasikan terpisah dalam laporan Laba/Rugi adalah kerugian yang sifatnya tidak biasa seperti kerugian akibat kebakaran atau bencana banjir.&lt;br /&gt;2.5.4. Format Laporan Laba/Rugi&lt;br /&gt;Format Laporan Laba/Rugi dapat dilihat pada contoh di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 2.2. Contoh Format Laporan Laba/Rugi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.6. Visual Basic 6.0, Microsoft Access, Dan Crystal Report 8.5&lt;br /&gt;2.6.1. Visual Basic 6.0&lt;br /&gt;Microsoft Visual Basic merupakan bahasa pemrograman yang cukup populer dan mudah untuk dipelajari. Digunakan untuk membuat program dengan aplikasi GUI (Grhapical User Interpace), atau program yang memungkinkan pengguna komputer dapat berkomunikasi menggunakan media grafik atau gambar dengan komputer tersebut.&lt;br /&gt; Microsoft Visual Basic menyediakan fasilitas yang memungkinkan pengguna mneyusun sebuah program dengan memasang objek-objek grafis dalam sebuah form. Visual Basic berawal dari sebuah bahasa pemrograman BASIC (Beginners All-purpose Symbolic Instruction Code). Karena bahasa BASIC  cukup mudah dipelajari dan popular, maka hampir setiap programmer menguasai bahasa ini.&lt;br /&gt; Visual Basic menyediakan berbagai perangkat yang dapat digunakan untuk membuat program aplikasi baik aplikasi kecil dan sederhana untuk keperluan sendiri, hingga aplikasi untuk sistem enterprise yang besar dan rumit, atau bahkan aplikasi yang dijalankan melalui internet. Secara umum ada beberapa manfaat yang diperoleh dari pemakaian program Visual Basic, di antaranya:&lt;br /&gt;1. Dipakai dalam membuat program aplikasi berbasis windows.&lt;br /&gt;2. Dipakai dalam membuat obyek-obyek pembantu program, seperti fasilitas Help, Kontrol Active X, Aplikasi Internet dan sebagainya.&lt;br /&gt;3. Digunakan untuk menguji program (Debugging) dan menghasilkan program akhir EXE yang bersifat Executable, atau dapat langsung dijalankan.&lt;br /&gt;2.6.2. Microsoft Access&lt;br /&gt;  Microsoft Access adalah suatu aplikasi yang dapat membantu kita membuat sebuah aplikasi database dalam waktu yang relatif  singkat. Selain itu microsoft acces merupakan aplikasi program yang sangat mudah dan fleksibel dalam pembuatan dan perancangan sistem manajemen database. Microsoft access saat ini banyak digunakan dalam pembuatan aplikasi program yang sangat sederhana dan mudah, misalnya:&lt;br /&gt;1. Untuk membuat aplikasi program persediaan barang&lt;br /&gt;2. Untuk memuat aplikasi program gaji karyawan/pegawai&lt;br /&gt;3. Untuk membuat aplikasi program kehadiran&lt;br /&gt;4. Untuk membuat aplikasi program penjualan dan pembelian&lt;br /&gt;5. Untuk membuat aplikasi program administrasi pendidikan&lt;br /&gt;6. Untuk membuat aplikasi program antrian kunjungan berobat, dll.&lt;br /&gt; Dengan microsoft access, kita dapat merancang dan mengelola database yang saling terkait antar beberapa bagian. Bagian-bagian microsoft access  yaitu:&lt;br /&gt;1. Table&lt;br /&gt; Digunakan untuk menyimpan data yang akan diproses.&lt;br /&gt;2. Query&lt;br /&gt; Merupakan ’permintaan data’ berupa bahasa bisnis, untuk mengolah data dalam tabel-tabel menjadi suatu informasi yang bisa dimengerti. Seperti mengelompokkan penjualan terbesar oleh customer yang dimiliki. Untuk membuat query ini bisa berdasarkan pada satu tabel, dua, atau lebih dengan syarat antar tabel itu ada field yang saling berhubungan. Selain itu query juga bisa melakukan operasi perhitungan.&lt;br /&gt;3. Form&lt;br /&gt;Digunakan untuk merepresentasikan dan membuat rancangan berupa formulir untuk penginputan data agar tampilan form tersebut lebih menarik, mudah diperbaiki,dapat menampilkan data dari record pertama sampai dengan record terakhir, juga dapat menambahkan tombol dan gambar.&lt;br /&gt;4. Report&lt;br /&gt;Digunakan untuk merepresentasikan hasil olahan data menjadi informasi/laporan yang siap dicetak di lembaran kertas. Laporan dapat ditambahkan judul, gambar, tanggal, waktu dan juga dapat dikelompokkan menurut kode ataupun nama barang.&lt;br /&gt;5. Macro&lt;br /&gt;Digunakan untuk membuat menu berupa tombol perintah yang dapat dijalankan secara otomatis melalui rancangan form ataupun melalui rancangan report.&lt;br /&gt;6. Pages&lt;br /&gt;Digunakan untuk merancang tampilan data access pada halaman web melalui sistem jaringan (server)&lt;br /&gt;7. Modules&lt;br /&gt;Digunakan untuk membuat rancangan modul pengolahan database yang dibuat dengan menggunakan kode pada Visual Basic For Aplications.&lt;br /&gt;8. Switchboard&lt;br /&gt;Digunakan untuk membuat menu program berupa tombol menu yang dideklarasikan dengan tombol menu yang lain. Sebenarnya hampir sama seperti dalam pembuatan tombol macro, hanya saja menu switchboard sedikit lebih menarik dan atraktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.6.3. Crystal Report 8.5&lt;br /&gt;Crystal Report merupakan program khusus untuk membuat laporan yang terpisah dengan program Microsoft visual basic 6.0,  tetapi keduanya dapat dihubungkan. Hasil mencetak dengan Crystal Report lebih baik dan lebih mudah karena pada Crystal Report banyak tersedia obyek maupun komponen yang mudah digunakan.&lt;br /&gt;Ada beberapa fasilitas pada Crystal Report yang dapat digunakan oleh pengguna di antaranya:&lt;br /&gt;1. Blank Report dan Report Expert&lt;br /&gt;Jika pengguna ingin membuat Report baru, pengguna bisa menggunakan fasilitas Blank Report, di samping itu cara lain untuk membuat Report yaitu dengan memodifikasi Report yang sudah ada sebelumnya.&lt;br /&gt;2. Fasilitas Select Expert&lt;br /&gt;Pengguna dapat menggunakan fasilitas Select Expert yang diberikan oleh Crystal Report untuk memudahkan dalam memilih record yang ingin ditampilkan pada Report. Dengan fasilitas Select Expert ini pengguna dapat menspesifikkan field yang ditampilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sorting, Grouping, dan Summarizing&lt;br /&gt;Fasilitas Sorting dapat digunakan untuk mengurutkan data yang banyak sehingga Report akan lebih mudah untuk dibaca. Sementara fasilitas Grouping digunakan jika ada data yang sama yang ditampilkan berulang kali. Dalam hal ini pengguna tentu ingin mengatur agar Report hanya menampilkan data itu sekali saja sebagai suatu kelompok, inilah yang disebut dengan Grouping.&lt;br /&gt;Setelah Report diurutkan dan dikelompokkan dengan benar, secara umum pengguna dapat membuat ringkasan (rekapan) dari hasil pengelompokan tersebut, seperti total dari group untuk field tertentu. Maka untuk tujuan ini pengguna bisa menggunakan fasilitas Summarizing.&lt;br /&gt;4. Presentasi Report&lt;br /&gt;Presentasi Report adalah Report yang digunakan untuk presentasi. Pengguna dapat menggunakan fasilitas special formatting, special field, lines, boxes, dan picture dalam memodifikasi tampilan agar Report lebih menarik dan berkualitas untuk dibaca.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-6218683630804223180?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/6218683630804223180/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=6218683630804223180&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/6218683630804223180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/6218683630804223180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/05/bab-ii.html' title='BAB II'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-10914055109584632</id><published>2009-05-24T15:28:00.001+07:00</published><updated>2009-05-24T15:29:44.163+07:00</updated><title type='text'>BAB I</title><content type='html'>&lt;spanclass="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1. Latar Belakang&lt;br /&gt;Ilmu Akuntansi yang berkembang di era globalisasi seperti sekarang ini dirasakan telah memberikan berbagai manfaat yang sangat berguna bagi perusahaan. Semua perusahaan baik perusahaan yang bergerak dibidang jasa, dagang, dan industri akan berjalan baik, jika manajemen memperoleh informasi yang dapat dipercaya sebagai dasar untuk pengambilan keputusan. Khusus perusahaan industri yang baru berkembang dalam pelaksanaan kegiatan usahanya tentu akan mengolah bahan baku menjadi barang jadi sehingga menyebabkan volume produksipun meningkat dan memungkinkan akan terjadi masalah dalam hal proses produksi sampai memperoleh barang jadi, maka manajemen semakin dituntut untuk mampu mengatasi aneka ragam masalah yang akan dihadapi.&lt;br /&gt;Permasalahan yang dihadapi pada perusahaan industri tak kan lepas dari proses pengelolaan pesanan (order), produksi barang, dan penentuan harga pokok produksi sebagai acuan penetapan harga jual berdasarkan persentase laba yang diinginkan. Untuk pengelolaan bukti serta formulir dalam pesanan (order), pihak manajeman harus mampu mengelola dengan benar dan dengan waktu yang singkat untuk menyelesaikannya dan juga untuk penentuan harga dan perhitungan biaya yang akan dikeluarkan harus yang terhitung dengan benar dan terpercaya dengan adanya bukti transaksi pengeluaran biaya.&lt;br /&gt;Melihat permasalah tersebut di atas, maka cara yang tepat dan efisien adalah dengan menerapkan pencatatan dan perhitungan secara komputerisasi dengan menggunakan perangkat lunak (software) yang dapat dioperasikan dengan mudah, memiliki kapasitas yang besar, tepat, dan dapat memperoleh hasil (output) yang diinginkan sehingga dapat diakses kapan saja saat informasi tersebut diperlukan.&lt;br /&gt;Kecanggihan teknologi informasi yang digunakan untuk mempermudah dan mempercepat proses pesanan dan produksi dalam usaha industri seharusnya dapat diaplikasikan oleh perusahaan industri. Salah satunya adalah perusahaan industri percetakkan dan pengadaan barang yaitu CV. Karya Bangun Wahana, Tangerang merupakan perusahaan percetakkan yang cukup besar dan terkenal di Kota Tangerang yang masih menggunakan sistem manual namun belum sesuai dengan  PABU (peraturan akuntansi yang berlaku umum) dalam mengelola pesanan barang dan proses produksinya. Hal ini kurang efektif mengingat barang-barang yang dipesan sangat banyak dengan berbagai jenis pesanan dan pengadaan barang oleh banyak instansi serta perusahaan. &lt;br /&gt;Hal tersebut tentunya menjadi salah satu kendala bagi perkembangan usaha industri CV. Karya Bangun Wahana guna membantu kelancaran dan pengelolaan usahanya, maka penulis membuat  suatu program aplikasi yang dapat mempermudah dan mempercepat dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam proses pesanan dan perhitungan harga pokok produksi serta penyajian pelaporan harga pokok produksi sehingga dapat menyajikan laporan keuangan yang dibutuhkan oleh pimpinan perasahaan untuk mengambil kebijakan. &lt;br /&gt;Bertitik tolak dari permasalahan tersebut di atas, maka penulis mengambil judul Proyek Akhir ini yaitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“APLIKASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BIAYA DENGAN METODE PESANAN PADA CV. KARYA BANGUN WAHANA, TANGERANG.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2. Identifikasi Masalah&lt;br /&gt;Dalam proyek akhir ini penulis mengangkat permasalahan mengenai penyelesaian siklus akuntansi perusahaan manufaktur di CV. Karya Bangun Wahana, tetapi penulis membatasi permasalahan dalam ruang lingkup :&lt;br /&gt;1. Pengelolaan Order dari Pelanggan&lt;br /&gt;2. Pengklasifikasian biaya-biaya produksi untuk pesanan&lt;br /&gt;3. Pencatatan dan perhitungan Harga Pokok Pesanan&lt;br /&gt;4. Pelaporan Harga Pokok Produksi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Perumusan Masalah&lt;br /&gt;Tujuan utama suatu perusahaan yaitu memperoleh pesanan (order) yang banyak sehingga memperoleh keuntungan yang besar dan untuk merealisasikannya diperlukan penekanan biaya produksi sesuai kebutuhan, oleh karena itu diperlukan suatu metode akuntansi yang dapat menghasilkan informasi akuntansi, khususnya pengelolaan pesanan dan Akuntansi Biaya. Berdasarkan uraian masalah diatas, maka dapat diidentifikasikan pokok-pokok masalahnya yaitu sebagai berikut:&lt;br /&gt;1.  Apakah perusahaan telah menerapkan metode Job Order Costing dengan baik?&lt;br /&gt;2. Bagaimana perusahaan mengelola proses pesanan dan menetukan Harga Pokok Pesanan sebagai dasar harga jual pesanan?&lt;br /&gt;3. Apakah perusahaan memiliki laporan harga pokok produksi untuk pesanan yang dihasilkan sebagai acuan dalam pembuatan laporan laba rugi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.3. Batasan Masalah&lt;br /&gt;Permasalahan yang akan dibahas dalam Proyek Akhir ini dibatasi pada hal-hal berikut ini :&lt;br /&gt;1. Merancang  program aplikasi “Akuntansi Biaya dengan Metode Pesanan” pada CV. Karya Bangun Wahana sesuai dengan prosedur yang telah berjalan pada CV. Karya Bangun Wahana.&lt;br /&gt;2. Membuat program aplikasi “Akuntansi Biaya dengan Metode Pesanan”  berbasis komputerisasi sehingga hasil perhitungan harga pokok produksi dapat terjamin keakuratannya.&lt;br /&gt;3. Membuat laporan harga pokok produksi dan laporan laba/rugi tiap periode sebagai Output yang akan dihasilkan dari program aplikasi “Akuntansi Biaya dengan Metode Pesanan” yang dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.4. Tujuan  Dan Manfaat Penelitian&lt;br /&gt;Tujuan dari proyek akhir ini adalah :&lt;br /&gt;1. Membuat aplikasi sistem informasi akuntansi biaya yang meliputi pengelolaan bukti saat terjadi order sampai penyajian laporan harga pokok produksi.&lt;br /&gt;2. Untuk mengetahui lebih dalam tentang penerapan program aplikasi sistem informasi akuntansi biaya dengan database Microsoft Access 2007, program Visual Basic, dan pelaporan Cristal Report.&lt;br /&gt;3. Untuk mengetahui keberhasilan penerapan program aplikasi yang dibuat untuk dimanfaatkan oleh pimpinan CV. Karya Bangun Wahana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun manfaat dari penelitian Proyek Akhir ini adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Bagi penulis, Dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai sebuah aplikasi “Akuntansi Biaya dengan Metode Pesanan” pada usaha percetakan dan  kemudahan yang bisa diperoleh dengan semua fasiltas-fasilitas yang telah disediakan&lt;br /&gt;2. Bagi pembaca, selain dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai sebuah program aplikasi aplikasi “Akuntansi Biaya dengan Metode Pesanan”, penelitian ini juga dapat digunakan sebagai referensi dalam mengembangkan sebuah penelitian lebih lanjut mengenai program aplikasi aplikasi “Akuntansi Biaya dengan Metode Pesanan” yang serupa maupun aplikasi aplikasi Akuntansi Biaya dengan Metode Pesanan yang lain.&lt;br /&gt;3. Bagi perusahaan (CV. Karya Bangun Wahana),  diharapkan hasil penelitian berupa program aplikasi aplikasi “Akuntansi Biaya dengan Metode Pesanan”  ini dapat diaplikasikan sehingga pencatatan pesanan dan penentuan biaya untuk harga pokok pesanan dapat dilakukan dengan cepat dan dengan hasil perhitungan yang tepat, disamping itu perhitungan Harga pokok produksi dan Laba/Rugi usaha juga dapat dilakukan dengan mudah.&lt;br /&gt;4. Bagi pihak institusi pendidikan, baik P4TK Bisnis dan Pariwisata maupun Politeknik TEDC Bandung, penelitian ini merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan Diplama IV. Di samping itu hasil penelitian ini juga dapat digunakan sebagai referensi untuk kepentingan pelaksanaan program pendidikan Diploma IV selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.5. Metodologi Penelitian&lt;br /&gt;Dalam menyelesaikan Proyek Akhir ini, perlu dilakukan beberapa penelitian sehingga didapat sejumlah informasi serta data-data yang dibutuhkan. Adapun metode penelitian yang dilakukan antara lain, sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Metodologi Pengumpulan Data Dan Informasi&lt;br /&gt;a. Observasi&lt;br /&gt;Melakukan pengamatan secara langsung ke objek penelitian mengenai kegiatan yang dilaksanakan&lt;br /&gt;b. Wawancara ( interview )&lt;br /&gt;Melakukan tanya jawab atau wawancara dengan beberapa pihak yang bersangkutan. Dalam teknik wawancara ini penulis berperan sebagai pewawancara, sedangkan sumbernya adalah pihak terkait yang berwenang.&lt;br /&gt;c. Penelitian Pustaka&lt;br /&gt;Kegiatan ini dilakukan untuk memperoleh landasan teori dari beberapa pustaka yang terkait terhadap permasalahan yang sedang dihadapi. Kegiatan penelitian ini diharapkan dapat memperluas pengetahuan tentang konsep dasar sistem aplikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Metodologi Perancangan Sistem&lt;br /&gt;Metodologi merupakan kesatuan dari metode-metode atau aturan pekerjaan yang digunakan oleh suatu ilmu pengetahuan. Sedangkan metode adalah suatu cara atau teknik yang sistematik untuk mengerjakan sesuatu. Untuk  merancang suatu aplikasi diperlukan suatu metode yaitu paradigma waterfall yang terdiri dari 5 tahap, yang tersusun dari atas kebawah, diantaranya yaitu: Analisis, Desain, Pengkodean, Testing, dan Implementasi. Dimana tujuan dari metode ini agar pengembangan sistem yang dilakukan lebih sistematis dan terurut serta selalu ada pendokumentasian pada setiap langkahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.6. Sistematika Penulisan&lt;br /&gt;Sistematika penulisan Proyek Akhir merupakan penjelasan rinci dari isi setiap bab yang dijelaskan dalam Proyek Akhir ini. Sistematika penulisan Proyek Akhir ini yaitu:&lt;br /&gt;BAB I Berisi Pendahuluan yang menjelaskan latar belakang masalah, identifikasi masalah, pembatasan masalah, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, metodologi penelitian, serta sistematika penulisan.&lt;br /&gt;BAB II Berisi tinjauan pusataka yang menjelaskan teori-teori yang dijadikan acuan bagi penulis dalam menyusun Proyek Akhir yaitu bagaimana pembuatan program apliksi aplikasi “Akuntansi Biaya dengan Metode Pesanan” dengan menggunakan Visual Basic 6.0 untuk pembuatan program, Database Microsoft Access 2007, serta Crystal Report 8.5 untuk pembuatan laporan. &lt;br /&gt;BAB III Berisi Analisa dan Perancangan Sistem, menjelaskan gambaran umum obyek penelitian  serta bagaimana sistem yang sedang berjalan. Berdasarkan informasi ini disusunlah sebuah rancangan sistem baru berbasis komputerisasi yang akan diusulkan untuk diimplementasikan pada objek penelitian yang bersangkutan.&lt;br /&gt; BAB  IV   Berisi hasil dan pembahasan yaitu menjelaskan secara detail hasil dari sistem yang dibuat serta bagaimana implementasi dan pengujian dari sistem tersebut.&lt;br /&gt;BAB V Berisi kesimpulan dari hasil penelitian yaitu ringkasan dari tinjauan teori dan praktek yang terjadi, serta sistem yang diusulkan  pada CV. Karya Bangun Wahana dan saran-saran dari hasil penelitian.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-10914055109584632?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/10914055109584632/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=10914055109584632&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/10914055109584632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/10914055109584632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/05/bab-i.html' title='BAB I'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-1854834510216408636</id><published>2009-05-24T12:36:00.001+07:00</published><updated>2009-05-24T12:54:40.827+07:00</updated><title type='text'>Pengembangan PA (Fase1 dan 2)</title><content type='html'>APLIKASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BIAYA DENGAN METODE HARGA POKOK PESANAN PADA CV. KARYA BANGUN WAHANA TANGERANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FASE I&lt;br /&gt;1. PENGENALAN &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1. Masalah &lt;br /&gt;Ilmu Akuntansi yang berkembang di era globalisasi seperti sekarang ini dirasakan telah memberikan berbagai manfaat yang sangat berguna bagi perusahaan. Semua perusahaan baik perusahaan yang bergerak dibidang jasa, dagang, dan industri akan berjalan baik, jika manajemen memperoleh informasi yang dapat dipercaya sebagai dasar untuk pengambilan keputusan. Khusus perusahaan industri yang baru berkembang dalam pelaksanaan kegiatan usahanya tentu akan mengolah bahan baku menjadi barang jadi sehingga menyebabkan volume produksipun meningkat dan memungkinkan akan terjadi masalah dalam hal proses produksi sampai memperoleh barang jadi, maka manajemen semakin dituntut untuk mampu mengatasi aneka ragam masalah yang akan dihadapi.&lt;br /&gt;Permasalahan yang dihadapi pada perusahaan industri tak kan lepas dari proses pengelolaan pesanan (order), produksi barang, dan penentuan harga pokok produksi sebagai acuan penetapan harga jual berdasarkan persentase laba yang diinginkan. Untuk pengelolaan bukti serta formulir dalam pesanan (order), pihak manajeman harus mampu mengelola dengan benar dan dengan waktu yang singkat untuk menyelesaikannya dan juga untuk penentuan harga dan perhitungan biaya yang akan dikeluarkan harus yang terhitung dengan benar dan terpercaya dengan adanya bukti transaksi pengeluaran biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2 .  Kesempatan &lt;br /&gt;Melihat permasalah tersebut di atas, maka cara yang tepat dan efisien adalah dengan menerapkan pencatatan dan perhitungan secara komputerisasi dengan menggunakan perangkat lunak (software) yang dapat dioperasikan dengan mudah, memiliki kapasitas yang besar, tepat, dan dapat memperoleh hasil (output) yang diinginkan sehingga dapat diakses kapan saja saat informasi tersebut diperlukan.&lt;br /&gt;Kecanggihan teknologi informasi yang digunakan untuk mempermudah dan mempercepat proses pesanan dan produksi dalam usaha industri seharusnya dapat diaplikasikan oleh perusahaan industri. Salah satunya adalah perusahaan industri percetakkan dan pengadaan barang yaitu CV. Karya Bangun Wahana, Tangerang merupakan perusahaan percetakkan yang cukup besar dan terkenal di Kota Tangerang yang masih menggunakan sistem manual namun belum sesuai dengan  PABU (peraturan akuntansi yang berlaku umum) dalam mengelola pesanan barang dan proses produksinya. Hal ini kurang efektif mengingat barang-barang yang dipesan sangat banyak dengan berbagai jenis pesanan dan pengadaan barang oleh banyak instansi serta perusahaan. &lt;br /&gt;Hal tersebut tentunya menjadi salah satu kendala bagi perkembangan usaha industri CV. Karya Bangun Wahana guna membantu kelancaran dan pengelolaan usahanya, maka penulis membuat  suatu program aplikasi yang dapat mempermudah dan mempercepat dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam proses pesanan dan perhitungan harga pokok produksi serta penyajian pelaporan harga pokok produksi sehingga dapat menyajikan laporan keuangan yang dibutuhkan oleh pimpinan perasahaan untuk mengambil kebijakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.3 .  Tujuan &lt;br /&gt;Sistem ini memiliki tujuan untuk :&lt;br /&gt;1. Pengelolaan Order dari Pelanggan&lt;br /&gt;2. Pengklasifikasian biaya-biaya produksi untuk pesanan&lt;br /&gt;3. Pencatatan dan perhitungan Harga Pokok Pesanan&lt;br /&gt;4. Pelaporan Harga Pokok Produksi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Keterlibatan personal&lt;br /&gt;2.1 .  Analis Sistem &lt;br /&gt; Menghadapi masalah untuk pengelolaan pesanan dan pelaporan harga pokok produksi dalam akuntansi biaya, maka kami mencoba mengembangkan sistem akuntansi biaya menjadi sistem yang akuntansi yang terkomputerisasi. Dengan adanya sistem yang baru diharapkan dapat membantu pimpinan dan manajemen perusahaan dalam mengambil keputusan mengenai biaya. Adapun diagram alir sistem yang dirancang dan dikembangkan tampak seperti  gambar di bawah ini &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/Shjg2bxt8tI/AAAAAAAAADw/Oad_0fZp0vE/s1600-h/dfd.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 95px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/Shjg2bxt8tI/AAAAAAAAADw/Oad_0fZp0vE/s320/dfd.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339264584021570258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;spanclass="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun tindak lanjut dari transaksi yang telah terjadi pada CV. Karya Bangun Wahana dalam mengelola pesanan dan perhitungan harga pokok pesanan yaitu karyawan bagian pelaksana mencacatat jenis job dan pesanan yang diterima dari job tersebut ke dalam buku catatan yang ditulis tangan dengan tidak tersusun dan terstruktur rapi, sehingga hal ini menyebabkan ketidakamanan dari segi penyimpanan data transaksi penerimaan pesanan dan akan berpengaruh terhadap proses pelaporannya. Gambaran dari sistem yang sedang berjalan pada CV. Karya Bangun Wahana adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/ShjhApGlZJI/AAAAAAAAAD4/ZXsFLl5QTU8/s1600-h/bagan+alir.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 287px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/ShjhApGlZJI/AAAAAAAAAD4/ZXsFLl5QTU8/s320/bagan+alir.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339264759397442706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.2 .  Manajemen user&lt;br /&gt;Pada sistem yang kami buat ini, pengguna sistem dapat ditunjuk dari siapapun karena sistem yang kami buat dengan tampilan sederhana memungkinkan dapat dijalankan oleh semua pengguna meskipun masih pemula, selain itu kami sertakan petunjuk penggunaan sistem, jadi meski ada yang tidak dimengerti dengan membaca petunjuk sistem tersebut pengguna akan bisa memahaminya. Untuk fasilitas yang kami sediakan sangat sederhana yaitu hanya sebuah komputer dan program yang kami buat tersebut.&lt;br /&gt;Pengguna Sistem Aplikasi Akuntansi Biaya diantaranya :&lt;br /&gt;1. Pimpinan/Direktur, yang bertugas sebagai administrator memperoleh hak akses penuh  &lt;br /&gt;2. Bagian Akuntansi dan Administrasi, yang bertugas sebagai penginput data (haknya hanya input data saja) dan menyajikan laporan biaya (harga pokok produksi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.2.1 Manajemen sistem &lt;br /&gt;Sistem Akuntansi Biaya ini didesain menggunakan pemrograman Microsoft Visual basic 6.0, dan dirancang dengan pengolahan data langsung, maksudnya agar setiap data yang masuk langsung diproses dalam komputer. Adapun prosedur yang akan di proses antara lain, data pesanan, data biaya pesanan, dan klasifikasi biaya. Apabila ada penerimaan pesanan dari pelanggan, maka bagian administrasi akan menginput kedalam Job Pesanan sebagai bukti bahwa terjadi pesanan pada saat itu dan bagian akuntansi akan mengklasifikasikan biaya-biaya produksi sehingga akan dicatat dan dimasukan data biaya tersebut ke dalam komputer dan secara otomatis data tersebut akan tersimpan, begitu juga pada transaksi pembelian untuk biaya-biaya bahan baku, dengan begitu pimpinan/direktur perusahaan akan dengan mudah mengetahui berapa jumlah pesanan pada periode tertentu dan berapa jumlah biaya yang harus dikeluarkan, serta akan memudahkan bagian akuntansi dan administrasi dalam menginput data pesanan dan biaya serta kemudahan dalam melakukan pencarian data dengan cepat, dan efisien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FASE II&lt;br /&gt;Menentukan kebutuhan informasi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1. Interview Data Pesanan dan Biaya Pesanan&lt;br /&gt;Pada fase ini penulis mengadakan interview dengan beberapa pihak antara lain pihak pimpinan dan manajemen, bagian administrasi dan keuangan. Interview ini berguna untuk proses pembuatan program aplikasi pengelolaan pesanan dan pengklasifikasian biaya pada perusahaan. Antara lain Penulis mengadakan interview dengan pihak manajemen berguna sebagai permohonan izin untuk mengadakan penelitian yang meraup informasi-informasi umum mengenai informasi kebutuhan dari suatu pesanan. Penulis juga mengadakan interview dengan bagian pelaksana dan keuangan, guna mengetahui pengklasifikasian biaya-biaya yang dikeluarkan untuk menyelesaikan suatu pesanan. Sampai pada penyajian pada pelaporan harga pokok produksi yang sebelumnya belum pernah dilaksanaan dalam perusahaan, tetapi dengan adanya program ini, maka harga pokok setiap pesanan akan segera diketahui lebih jelas, sehingga memudahkan dalam pengambilan keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1.2. Dokumentasi Data Pesanan dan Biaya Pesanan&lt;br /&gt;Pada fase ini penulis mengumpulkan beberapa dokumen yang dijadikan referensi dalam membangun aplikasi sistem akuntansi biaya, sebagai contoh mencari beberapa referensi buku yang berkaitan dengan software atau aplikasi yang akan digunakan membuat program tersebut. Selain itu penulis juga mencari beberapa dokumentasi yang berkaitan dengan prosedur penerimaan pesanan, pengklasifikasian biaya dan pelaporan harga pokok produksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.3. Mengamati sistem dan keterlibatan pemakai&lt;br /&gt;Pada fase ini penulis mengamati sistem serta keterlibatan sistem tersebut sebagai proses berinteraksi dengan empat Entity yaitu Calon Pelanggan, Karyawan Pelaksana, Bagian Administrasi, Bagian Keuangan, dan Pimpinan/Direktur.&lt;br /&gt;Sistem menerima Input berupa : &lt;br /&gt;• Data Pesanan (order) dari pelanggan, meliputi :&lt;br /&gt;Informasi Pelanggan, Tanggal Penerimaan Pesanan, No. Job Pesanan, Nama Pesanan yang diterima, Jumlah Pesanan yang akan dikerjakan, Tanggal Penyelesaian pesanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Data Biaya-biaya yang dikeluarkan untuk Pesanan yang diterima, meliputi :&lt;br /&gt;Biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem mengeluarkan Output berupa :&lt;br /&gt;• Informasi Pesanan (Order).&lt;br /&gt;• Informasi Biaya-biaya yang dikeluarkan Pesanan (Order).&lt;br /&gt;• Laporan Harga Pokok Produksi pada periode tertentu yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyajian Laporan Harga Pokok Produksi kepada Pimpinan/Direktur dan Manajemen Perusahaan, serta informasi pesanan dari pelanggan pada periode tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.4. Mengunakan pertanyaan who, what, where, when, how, dan why &lt;br /&gt;Pada fase ini penulis menyediakan beberapa pertanyaan yang nantinya akan dijadikan sebagai alat pembantu menyelesaikan tujuan akhir dari proses pembuatan system aplikasi yang akan dibuat. Berikut ini contoh beberapa pertanyaan tersebut antara lain :&lt;br /&gt;a. Apakah tujuan pengembangan system ini dilaksanakan? (what)&lt;br /&gt;b. Mengapa kita perlu menerapkan Aplikasi Sistem Akuntansi Biaya secara  komputerisasi ? (why)&lt;br /&gt;c. Dimana program aplikasi ini akan dijalankan? (where)&lt;br /&gt;d. Kapan program aplikasi ini dipergunakan? (when)&lt;br /&gt;e. Bagaimana cara menerapkan Sistem Akuntansi Biaya agar labih terorganisir? (how)&lt;br /&gt;f. Bagaimana prinsip kerja sistem akuntansi biaya tersebut? (how)&lt;br /&gt;g. Siapa sajakah pengguna dalam sistem tersebut? (Who)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-1854834510216408636?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/1854834510216408636/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=1854834510216408636&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/1854834510216408636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/1854834510216408636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/05/pengembangan-pa-fase1-dan-2.html' title='Pengembangan PA (Fase1 dan 2)'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/Shjg2bxt8tI/AAAAAAAAADw/Oad_0fZp0vE/s72-c/dfd.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-2593504265946333271</id><published>2009-05-24T12:32:00.000+07:00</published><updated>2009-05-24T12:33:19.032+07:00</updated><title type='text'>RESUME PRESENTASE</title><content type='html'>&lt;spanclass="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;ASUMSI PERANAN PENGANALISIS SISTEM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topik utama yang akan dibahas adalah : &lt;br /&gt;1. Sistem Informasi&lt;br /&gt;2. Fase Analisa dan Perancangan&lt;br /&gt;3. Perbaikan Sistem&lt;br /&gt;4. Tool CASE&lt;br /&gt;5. Metodologi Alternatif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Informasi&lt;br /&gt;Informasi adalah sebuah sumber organisasi di mana harus diatur secara baik seperti sumber daya yang lainnya. Biaya dihubungkan dengan proses informasi dan proses informasi harus diatur untuk mendapatkan keunggulan potensial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kategori&lt;br /&gt;Delapan Kategori dalam Sistem Informasi, yaitu:&lt;br /&gt;a) Transactions Processing System (TPS)&lt;br /&gt;b) Office Outomation System (OAS)&lt;br /&gt;c) Knowledge Work System (KWS)&lt;br /&gt;d) Management Information System (MIS)&lt;br /&gt;e) Decision Support System (DSS)&lt;br /&gt;f) Expert System (ES)&lt;br /&gt;g) Group Decision Support System (GDSS)&lt;br /&gt;h) Executive Support System (ESS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi Baru&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan teknologi baru yaitu suatu sistem yang dapat diintegrasikan dengan sistem tradisional. Contohnya:&lt;br /&gt; E-Commerce menggunakan Web untuk melakukan transaksi bisnis&lt;br /&gt; Enterprise Resource Planning (ERP), mengintegrasikan banyak sistem informasi yang berbeda dalam suatu perusahaan&lt;br /&gt; Peralatan wireless and handheld, termasuk mobile commerce (mcommerce)&lt;br /&gt; Open source software&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan Menggunakan Web&lt;br /&gt;Keuntungan dalam menggunakan web adalah :&lt;br /&gt; Meningkatkan kepedulian terhadap ketersediaan layanan, produk, orang atau group&lt;br /&gt; 24 jam akses users&lt;br /&gt; Desain interface standard&lt;br /&gt; Menciptakan sistem global&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM&lt;br /&gt;Analisa dan perancangan sistem adalah sebuah pendekatan sistematik untuk mengidentifikasi masalah, kesempatan, tujuan, analisa aliran informasi  organisasi, dan merancang sistem informasi terkomputer untuk menyelesaikan sebuah masalah. &lt;br /&gt;Analisa Sistem&lt;br /&gt;Analisa sistem berfungsi sebagai:&lt;br /&gt;• Konsultan bisnis&lt;br /&gt;• Men-support para expert dalam bisnis&lt;br /&gt;• Agen perubahan&lt;br /&gt;Analisa sistem adalah problem solvers dan membutuhkan keahlian komunikasi. Analisa sistem harus beretika dengan user dan konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM&lt;br /&gt;Siklus hidup pengembangan sistem adalah sebuah pendekatan sistem untuk menyelesaikan masalah bisnis. Siklus hidup pengembangan sistem terdiri dari 7 fase dan setiap fase mempunyai aktifitas yang unik.&lt;br /&gt;1. FASE 1&lt;br /&gt;a. Pengenalan&lt;br /&gt;- Masalah&lt;br /&gt;- Kesempatan&lt;br /&gt;- Tujuan&lt;br /&gt;b. Keterlibatan Personal&lt;br /&gt;- Analisis sistem &lt;br /&gt;- Manajemen user&lt;br /&gt;- Manajemen sistem &lt;br /&gt;2. FASE 2&lt;br /&gt;a. Menentukan Kebutuhan Informasi &lt;br /&gt;- Interview manajemen, operasi dan personal&lt;br /&gt;- Mengumpulkan dokumen sistem/operasi&lt;br /&gt;- Menggunakan questioner&lt;br /&gt;- Mengamati sistem dan keterlibatan personal&lt;br /&gt;- Menggunakan pertanyaan who, what, where, when, how, dan why.&lt;br /&gt;b. Keterlibatan Personal&lt;br /&gt;- Analisis sistem&lt;br /&gt;- Manajemen user&lt;br /&gt;- Pekerja operasi&lt;br /&gt;- Manajemen sistem  &lt;br /&gt;3. FASE 3&lt;br /&gt;a. Analisa Kebutuhan sistem&lt;br /&gt;- Membuat data flow diagrams&lt;br /&gt;- Dokumen prosedur logik untuk proses data flow diagram&lt;br /&gt;- Melengkapi kamus data/data dictionary&lt;br /&gt;- Membuat keputusan semistruktur&lt;br /&gt;- Mempersiapkan dan mempresentasikan proposal sistem &lt;br /&gt;- Merekomendasikan solusi optimal ke manajemen&lt;br /&gt;b. Keterlibatan Personal&lt;br /&gt;- Analisis sistem&lt;br /&gt;- Manajemen user&lt;br /&gt;- Manajemen sistem &lt;br /&gt;4. FASE 4&lt;br /&gt;a. Merancang Sistem yang Direkomendasikan&lt;br /&gt;- Melakukan desain user interface&lt;br /&gt;•  Desain output&lt;br /&gt;•  Desain input&lt;br /&gt;- Desain control sistem &lt;br /&gt;- Desain file dan atau database&lt;br /&gt;- Menghasilkan spesifikasi program&lt;br /&gt;- Menghasilkan tabel atau pohon keputusan&lt;br /&gt;b. Keterlibatan Involved&lt;br /&gt;- Analyst&lt;br /&gt;- System designer&lt;br /&gt;- User management&lt;br /&gt;- User operations workers&lt;br /&gt;- System management&lt;br /&gt;5. FASE 5&lt;br /&gt;a. Mengembangkan dan Mendokumentasikan Program&lt;br /&gt;- Desain program komputer menggunakan structure charts, Nassi-Schneiderman&lt;br /&gt;- Pembuatan desain program&lt;br /&gt;- Pembuatan program komputer&lt;br /&gt;- Dokumentasi software dengan help files, procedure manuals, dan Web sites dengan Frequently Asked Questions&lt;br /&gt;b. Keterlibatan Personal&lt;br /&gt;- Analisis sistem &lt;br /&gt;- Disainer sistem &lt;br /&gt;- Programmers&lt;br /&gt;- Manajemen sistem &lt;br /&gt;6. FASE 6&lt;br /&gt;a. Testing dan Implementasi Sistem &lt;br /&gt;- Test and debug program komputer &lt;br /&gt;- Test sistem komputer&lt;br /&gt;- Peningkatan sistem  &lt;br /&gt;b. Keterlibatan Personal&lt;br /&gt;- Analisis sistem&lt;br /&gt;- Desainer sistem&lt;br /&gt;- Programer&lt;br /&gt;- Manajemen sistem   &lt;br /&gt;7. FASE 7&lt;br /&gt;a. Implementasi dan Evaluasi Sistem &lt;br /&gt;- Konversi rencana&lt;br /&gt;- Pelatihan user&lt;br /&gt;- Pembelian dan installasi perangkat baru&lt;br /&gt;- Meng-convert files&lt;br /&gt;- Melakukan review dan evaluasi sistem &lt;br /&gt;b. Keterlibatan Personal&lt;br /&gt;- Analisis sistem&lt;br /&gt;- Desainer sistem&lt;br /&gt;- Programmer&lt;br /&gt;- Manajemen user&lt;br /&gt;- Pekerja operasi&lt;br /&gt;- Manajemen sistem  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rapid Application Development&lt;br /&gt;Rapid Application Development (RAD) adalah pendekatan orientasi objek untuk pengembangan sistem. &lt;br /&gt;Maintenance Sistem&lt;br /&gt;Maintenance sistem adalah menghilangkan error yang tidak terdeteksi dan meningkatkan software yang ada. Waktu yang dihasilkan maintenance biasanya berkisar 48-60 persen dari waktu total.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. PENINGKATAN SISTEM&lt;br /&gt;Sistem harus ditingkatkan, untuk :&lt;br /&gt;- Menambah fitur tambahan pada sistem  &lt;br /&gt;- Kebutuhan bisnis dan pemerintah berubah setiap waktu&lt;br /&gt;- Teknologi, hardware, dan software berubah sangat cepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. TOOL CASE&lt;br /&gt;Tool CASE adalah otomatis, paket software secara microcomputer untuk analisa dan desain sistem. Empat alasan penggunaan tool CASE adalah:&lt;br /&gt;1. Untuk meningkatkan produktifitas analisis sistem &lt;br /&gt;2. Perantara komunikasi antara analisis dan user&lt;br /&gt;3. Menyiapkan kontinuitas diantara fase siklus hidup&lt;br /&gt;4. Untuk mengetahui pengaruh dari maintenance&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kategori Tool CASE&lt;br /&gt;Tool CASE dibagi menjadi beberapa kategori yaitu:&lt;br /&gt;• Upper CASE (disebut juga front-end CASE) digunakan untuk melakukan analisa dan desain.&lt;br /&gt;• Lower CASE (disebut juga back-end CASE). Tool ini meng-genarate kode sumber bahasa program dari desain CASE.&lt;br /&gt;• Integrated CASE, melakukan fungsi upper dan lower CASE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UPPER CASE&lt;br /&gt;Tool Upper CASE terdiri dari:&lt;br /&gt; Create dan modifikasi desain sistem&lt;br /&gt; Penyimpanan data dalam sebuah gudang proyek&lt;br /&gt; Gudang adalah sebuh kumpulan records, elements, diagrams, screens, reports, dan informasi lainnya&lt;br /&gt; These CASE tools memenuhi kebutuhan model organisasi dan mendefinisikan batasan-batasan sistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LOWER CASE&lt;br /&gt; Tool Lower CASE men-genarate kode sumber bahasa komputer dari desain CASE&lt;br /&gt; Kode sumber biasanya degenerate di beberapa bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEUNTUNGAN GENERATE KODE&lt;br /&gt;a. Waktu untuk mengembangkan penurunan sistem baru&lt;br /&gt;b. Waktu maintenance kode generate lebih sedikit dibandingkan dengan maintenance sistem tradisional&lt;br /&gt;c. Program komputer bisa di-generate dalam lebih dari satu bahasa&lt;br /&gt;d. Desain CASE dibeli dari vendor pihak ketiga dan menyesuaikan kebutuhan organisasi&lt;br /&gt;e. Kode generate adalah bebas dari error kode program&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REVERSE ENGINEERING&lt;br /&gt;Reverse engineering adalah men-generate desain CASE dari kode program komputer. Kode sumber/source code diamati, dianalisa, dan dikonversikan ke dalam entitas gudang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HASIL REVERSE ENGINEERING&lt;br /&gt;Hasil reverse engineering tergantung dari tool yang digunakan.&lt;br /&gt; Struktur dan elemen data, menggambarkan file-file dan record yang disimpan oleh sistem &lt;br /&gt; Perancangan layar, bila program sedang on-line &lt;br /&gt; Laporan layout untuk batch program&lt;br /&gt; Rencana struktur yang menunjukkan hirarki modul-modul di dalam program&lt;br /&gt; Perancangan basisdata dan hubungannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEUNTNGAN REVERSE ENGINEERING&lt;br /&gt;Mempunyai beberapa keutungan, antara lain sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Waktu yang digunakan dalam pemeliharaan sistem bisa dikurangi&lt;br /&gt;b. Dokumentasi, yang sebelumnya belum ada atau hanya minimal untuk program lama, bisa dilakukan&lt;br /&gt;c. Menciptakan program terstruktur dari program tak terstruktur atau kode komputer terstruktur yang tidak tepat&lt;br /&gt;d. Perubahan-perubahan yang terjadi dalam pemeliharaan di masa dating lebih mudah dibuat&lt;br /&gt;e. Analisis bisa ditampilkan atas sistem untuk mengurangi bagian yang tidak perlu dari kode komputer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisa dan Perancangan Sistem Berorientasi Objek&lt;br /&gt;Analisa dan desain berorientasi objek (object-oriented) digunakan untuk membuat program berorientasi objek. Pemrograman O-O tidak hanya mencakup kode tentang data, namun juga instruksi tentang operasi yang harus ditampilkan atasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe Analisa dan Desaian O-O&lt;br /&gt;Ada tiga tipe analisa dan desain O-O :&lt;br /&gt;1. Analisa berorientasi objek/object –oriented analysis (OOA)&lt;br /&gt;2. Desain berorientasi objek/object-oriented desain (OOD)&lt;br /&gt;3. Unified Modeling Language (UML), suatu bahasa standar pemodelan berorientasi objek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisa dan Desain Alami&lt;br /&gt;Analisa dan desain terstruktur menampilkan suatu pendekatan sistematis pengembangan sistem dalam suatu siklus alami. Pendektesian error analisa dan desain pada fase yang lebih tinggi dalam siklus hidup pengembangan sistem akan menimbulkan biaya yang lebih banyak untuk perbaikannya dibandingkan dengan pendeteksian pada fase lebih awal. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;5. METODOLOGI ALTERNATIF&lt;br /&gt;Metodologi Alternatif tersedia untuk analisa sistem, diantaranya :&lt;br /&gt;• Prototyping&lt;br /&gt;• ETHICS&lt;br /&gt;• Project Champions&lt;br /&gt;• Soft System Mehtodology&lt;br /&gt;• Multi-View&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-2593504265946333271?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/2593504265946333271/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=2593504265946333271&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/2593504265946333271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/2593504265946333271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/05/resume-presentase.html' title='RESUME PRESENTASE'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-6246555781858836037</id><published>2009-05-24T11:56:00.004+07:00</published><updated>2009-05-24T15:23:56.457+07:00</updated><title type='text'>TUGAS 1</title><content type='html'>BAB I &lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANALISIS DAN SISTEM INFORMASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. KONSEP DASAR SISTEM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua pendekatan yang dapat digunakan untuk mendefinisikan sebuah sistem, yaitu dengan pendekatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosedur: “Suatu sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu keinginan untuk menyelesaikan suatu  sasaran yang terntentu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosedur adalah “rangkaian oprasi klerikal (tulis-menulis), yang melibatkan  beberapa orang dalam satu/lebih departemen yang digunakan untuk menjamin penanganan yang beragam dari transaksi-transaksi bisnis yang terjadi serta untuk menyelesaikan suatu kegiatan tertentu”.&lt;br /&gt;Urutan kegiatan digunakan untuk menjelaskan apa (what) yang harus dikerjakan, siapa (who) yang mengerjakannya, kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua definisi tersebut benar dan tidak saling bertentangan, yang berbeda adalah cara pendekatannya. Pendekatan sistem yang merupakan kumpulan elemen-elemen/komponen-kpmponen/subsistem-subsistem merupakan definisi yang lebih luas. Definisi ini lebih banyak diterima, karena kenyataannya suatu system dapat terdiri dari beberapa subsistem atau sistem-sistem  bagian. Misalnya sistem akuntansi yang dapat terdiri dari beberapa subsistem-subsistem, yaitu subsistem akuntansi penjualan, subsistem akuntansi pembelian, subsistem akuntansi penggajian, subsistem akuntansi biaya, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. KARAKTERISTIK SISTEM&lt;br /&gt;Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu, yaitu:&lt;br /&gt;a. Komponen-Komponen (Components), Terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, dan bekerja sama membentuk satu kesatuan. &lt;br /&gt;b. Masukan (Input), Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). &lt;br /&gt;c. Keluaran (Output), Hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan.&lt;br /&gt;d. Pengolah (Process), Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. &lt;br /&gt;e. Sasaran (Objectives) atau Tujuan (Goal), Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran  yang akan dihasilkan sistem.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. KLASIFIKASI SISTEM&lt;br /&gt;a. Sistem Tertentu (Deterministic System), Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi, interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti sehingga keluarannya dapat diramalkan. &lt;br /&gt;b. Sistem Probabilistik (Probabilistic System), Sistem yang input dan prosesnya dapat didefinisikan, tetapi output yang dihasilkan tidak dapat ditentukan dengan pasti.&lt;br /&gt;c. Sistem Terbuka (Open System),  Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar/subsistem yang lainnya, sehingga harus memiliki sistem pengendalian yang baik.  &lt;br /&gt;d. Sistem Tertutup (Closed System),  Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya campur tangan dari pihak luar. &lt;br /&gt;e. Relative Closed System, Sistem ini dalam operasinya dapat menerima pengaruh dari luar yang sudah didefinisikan dalam batas-batas tertentu. &lt;br /&gt;f.  Artificial System, Sistem ini dibentuk berdasarkan kejadian di alam di mana manusia tidak mampu melakukannya.&lt;br /&gt;g. Natural System, Sistem yang dibentuk dari kejadian alam. Contohnya laut, tata surya, dan lain-lain. &lt;br /&gt;h. Manned System, Sistem penjelasan tingkah laku yang meliputi keiuktsertaan manusia. Sistem ini dapat digambarkan dalam cara-cara sebagai berikut:&lt;br /&gt; Sistem Manusia-Manusia, sistem yang menitikberatkan hubungan antar manusia&lt;br /&gt; Sistem Manusia-Mesin, sistem yang mengikutsertakan mesin untuk suatu tujuan&lt;br /&gt; Sistem Mesin-Mesin, sistem yang otomatis di mana manusia mempunyai tugas untuk memulai dan mengakhiri sistem, sementara itu manusia dilibatkan juga untuk memonitor sistem. Mesin berinteraksi dengan mesin untuk melakukan beberapa akitfitas.&lt;br /&gt;Perancang sistem ini lebih banyak mengunakan metode “Relatively Closed dan Deterministic System”, karena sistem ini dalam pengerjaannya lebih mudah meramalkan hasil yang akan diperoleh dan lebih mudah diatur dan diawasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. JENIS SISTEM&lt;br /&gt;Pada dasarnya jenis sistem dibagi menjadi dua jenis yaitu, sistem alami (sistem matahari, sistem luar angkasa, sistem reproduksi, dsb). Dan sistem buatan manusia (sistem hukum, sistem perpustakaan, sistem transportasi, dll).&lt;br /&gt;Sistem terotomasi mempunyai sejumlah komponen yaitu perangkat keras (CPU, disk, terminal, printer, tape, dll); perangkat lunak  (sistem operasi, sistem database, program pengontrol komunikasi, program aplikasi, dll; personil (yang mengoperasikan system, menyediakan masukan, mengkonsumsi keluaran, dan melakukan aktifitas manual yang mendukung sistem); data (yang harus  tersimpan dalam sistem selama jangka waktu tertentu); dan prosedur (instruksi dan kebijakan untuk mengoperasikan sistem).&lt;br /&gt;Sistem terotomasi terbagi dalam sejumlah kategori, yaitu:&lt;br /&gt;a. On-line system, sistem yang menerima secara langsung masukan pada area di mana mereka dimasukan dan menghasilkan keluaran (yang dapat berupa hasil komputasi) idi area, di mana mereka diperlukan. &lt;br /&gt;b. Real-time system, sistem yang mekanisme pengontrolan, perekaman data, dan pemrosesan yang sangat cepat dengan hasil yang dapat diterima dalam waktu yang relatif sama. &lt;br /&gt;c. Decision support system + strategic planning systems, sistem yang memproses transaksi organisasi secara harian, membantu para manajer mengambil keputusan, mengevaluasi dan menganalisis tujuan organisasi. &lt;br /&gt;d. Knowledge-based system, program komputer yang dibuat mendekati kemampuan dan pengetahuan seorang pakar. Umunya menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak khusus seperti LISP dan PROLOG. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. PELAKU SISTEM&lt;br /&gt;Pelaku sistem terdiri dari tujuh kelompok, yaitu:&lt;br /&gt;a. Pemakai, Pemakai adalah pelaku yang terpenting karena sistem diciptakan untuk pemakai dan melalui komunikasi dengan pemakai sistem dibuat dan dirancang hingga mencapai bentuk terakhir. Pada umumnya pemakai dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:&lt;br /&gt; Operasional&lt;br /&gt; Pengawas.&lt;br /&gt; Eksekutif&lt;br /&gt;b. Manajemen, Umunya terdiri dari tiga jenis manajemen, yaitu :&lt;br /&gt; manajemen pemakai &lt;br /&gt; manajemen sistem &lt;br /&gt; manajemen umum &lt;br /&gt;c. Pemeriksa, Ukuran sistem yang dikerjakan dan bentuk alami organisasi di mana sistem tersebut diimplementasikan dapat menentukan kesimpulan perlu tidaknya pemeriksa. &lt;br /&gt;d. Penganalisa Sistem &lt;br /&gt;Fungsi-fungsinya adalah sebagai arkelog (yang menelusuri bagaimana sebenarnya sistem lama berjalan, bagaimana sistem tersebut dijalankan dan segala hal yang menyangkut sistem lama), inovator (membantu mengembangkan dan membuka wawasan pemakai bagi kemungkianan-kemungkinan lain), mediator (menjalankan fungsi komunikasi dari semua level yaitu pemakai, manajer, pemrogram, pemeriksa dan pelaku sistem lainnya yang mungkin belum mempunyai sikap dan cara pandang yang sama), dan pimpinan proyek (sebgai personil yang lebih berpengalaman dari pemrogram dan ditunjuk dalam pekerjaan lebih dulu sebelum pemrogram bekerja). &lt;br /&gt;e. Pendesain Sistem&lt;br /&gt;Pendesain sistem menerima hasil penganalisa sistem (kebutuhan pemakai tidak berorientasi pada teknologi tertentu), yang kemudian ditransformasikan ke desain arsitektur tingkat tinggi dan tidak diformulasikan oleh pemrograman.&lt;br /&gt;f. Pemrogram&lt;br /&gt;Setelah penganlisa sistem memberikan hasil kerjanya dan kemudian diolah oleh pendesain sistem baru, pemrograman dapat mulai bekerja. &lt;br /&gt;g. Personil Pengoperasian&lt;br /&gt;Bertugas dan bertanggung jawab di pusat komputer misalnya jaringan, keamanan perangkat keras, keamanan perangkat lunak, pencetakan dan back-up.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. INFORMASI&lt;br /&gt;Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalirdi dalam tubuh manusia, seperti halnya informasi di dalam sebuah perusahaan yang sangat penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya, sehingga terdapat alas an bahwa informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah perusahaan. &lt;br /&gt;Akibat bila kurang mendapatkan informasi, dalam waktu tertentu perusahaan akan mengalami ketidakmampuan mengontrol sumber daya, sehingga dalam mengambil keputusan-keputusan strategis sangat terganggu, yang pada akhirnya akan mengalami kekalahan dalam bersaing dengan lingkungan pesaingnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data VS Informasi&lt;br /&gt;a. Data adalah deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang dihadapi.&lt;br /&gt;b. Data bisnis (business data) adalah deskripsi organisasi tentang sesuatu (resources) dan kejadian (transactions) yang terjadi.&lt;br /&gt;c. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian (event) adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber dari informasi adalah data. Data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal data-item. Data merupakan bentuk yang belum dapat memberikan manfaat yang besar bagi penerimanya, sehingga perlu suatu model yang nantinya akan dikelompokkan dan diproses untuk menghasilkan informasi. Hal tersebut dapat dilihat dalam contoh kasus sebagai berikut:&lt;br /&gt;Dalam kegiatan perusahaan, dari hasil transaksi penjualan oleh sejumlah salesman, dihasilkan sejumlah faktor-faktor yang merupakan data dari penjualan pada suatu periode tertentu. Faktur-faktur penjualan tersebut masih belum dapat memberikan informasi yang baik bagi manajemen. Untuk pengambilan keputusan bagi manajemen, maka faktur-faktur tersebut harus diolah lebih lanjut untuk menjadi suatu informasi. Sesudah diolah, akan dapat diperoleh informasi, antara lain meliputi:&lt;br /&gt;a. Laporan penjualan dari setiap salesman, yang berfungsi untuk memberikan besarnya komisi dan bonus&lt;br /&gt;b. Laporan penjualan setiap daerah, yang berfungsi untuk pelaksanaan promosi dan periklanan&lt;br /&gt;c. Laporan penjualan setiap jenis barang, yang berfungsi untuk mengontrol persediaan barang dan untuk mengevaluasi barang yang tidak/kurang laku terjual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.  PENGOLAHAN DATA (DATA PROCESSING)&lt;br /&gt;Operasi yang dilakukan dalam pengolahan data:&lt;br /&gt;Data Input&lt;br /&gt;a. Recording transaction data kesebuah pengolahan data medium (contoh, punching number ke dalam kalkulator).&lt;br /&gt;b. Coding transaction data ke dalam bentuk lain (contoh, converting atribut kelamin female ke huruf F).&lt;br /&gt;c.   Storing data or information untuk pengambilan keptusan (informasi yang mungkindibutuhkan untuk di masa yang akan dating). &lt;br /&gt;Data Transformation&lt;br /&gt;a. Calculating, operasi aritmatik terhadap data field&lt;br /&gt;b. Summarizing, proses akumulasi beberapa data (contoh, menjumlah jumlah jam kerja setiap hari dalam seminggu menjadi nilai total jam kerja seminggu).&lt;br /&gt;c.  Classifying data group-group tertentu:&lt;br /&gt; Categorizing data ke dalam group berdasar karakteristik tertentu (contoh, pengelompokkan data mahasiswa berdasar semester aktif).&lt;br /&gt; Sorting data ke dalam bentuk yang berurutan (contoh, pengurutan nomor induk karayawan secara ascending).&lt;br /&gt; Marging untuk dua atau lebih set data berdasar criteria tertentu (menggabungkan data penjualan bulan Januari, Februari dan Maret ke dalam groupntriwulan).&lt;br /&gt; Matching data berdasar keinginan pengguna terhadap group data (contoh, memilih semua karyawan yang total pendapatannya lebih dari 15 juta pertahun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Information Output&lt;br /&gt;a. Displayingresult &lt;br /&gt;b. Reproducing&lt;br /&gt;c.  Telecommunicating&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.  SIKLUS INFORMASI&lt;br /&gt;Untuk memperoleh informasi yang bermanfaat bagi penerimanya, perlu untuk dijelaskan bagaimana siklus yang terjadi dalam menghasilkan informasi. Pertama-tama yang dimasukkan ke dalam model umumnya memiliki urutan proses tertentu dan pasti, setelah diproses akan dihasilkan informasi tertentu yang bermanfaat bagi penerima (level management) sebagai dasar dalam  membuat suatu keputusan atau melakukan tindakan tertentu. Dari keputusan/tindakan tertentu akan menghasilkan kebijakan-kebijakan teretntu yang akan digunakan kembali sebagai data yang akan nantinya akan dimasukkan ked ala model (proses), begitu seterusnya. Dengan demikian akan membentuk suatu siklus informasi (information cyle), seperti gambar beriktut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/ShkD-7xkSLI/AAAAAAAAAEI/Pm9wquk9jGo/s1600-h/stay+on.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/ShkD-7xkSLI/AAAAAAAAAEI/Pm9wquk9jGo/s400/stay+on.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339303212956797106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;spanclass="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Gambar 1. Siklus Informasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas Informasi&lt;br /&gt;Kualitas informasi (quality of information) sangat dipengaruhi oleh 3 hal, yaitu:&lt;br /&gt;Relevan (relevancy&lt;br /&gt;Berarti informasi harus memberikan manfaat bagi pemakainya. &lt;br /&gt;Akurat (accuracy)&lt;br /&gt;Informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias/menyesatkan, dan harus jelas mencerminkan maksudnya. Ketidakakuratan dapat terjadi karena sumber informasi (data) mengalami gangguan/kesengajaan sehingga merusak/merubah dat-data asli tersebut.&lt;br /&gt;Komponen akurat:&lt;br /&gt;Completeness; Are necessary message items present?&lt;br /&gt;Berarti informasi yang dihasilkan atau dibutuhkan harus memiliki kelengkapan yang baik, karena bila informasi yang dihasilkan sebagian-sebagian tentunya akan mempengaruhindalam pengambilan keputusan atau menentukan tindakan secara keselruhan,sehingga akan berpengaruh terhadap kemampuannya untuk mengontrol atau memecahkan suatu masalah dengan baik.&lt;br /&gt;Correctness;  Are message items correct?&lt;br /&gt;Security;  Did the message reach all or only the intended system users?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat waktu (timeliness)&lt;br /&gt;Informasi yang dihasilkan tidak boleh terlambat (using). Informasi yang usang tidak mempunyai nilai yang baik, sehingga kalau digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan akan berakibat fatal/kesalahan dalam keputusan/tindakan. Kondisi demikian menyebabkan mahalnya nilai suatu inforamasi, sehingga kecepatan untuk mendapatkan, mengolah dan mengirimkannya memerlukan teknologi-teknologi tertentu. &lt;br /&gt;Ekomonis (Economy)&lt;br /&gt;• What level of resources is needed to move information through the problem-solving cycle?&lt;br /&gt;Dapat dipercaya (Reliability)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai Informasi&lt;br /&gt;Nilai informasi yang dibutuhkan dari: Manfaat (use) dan Biaya (cost). Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya dan sebagian besar informasi tidak dapat ditaksir keuntungannya dengan satuan uang, tetapi dapat ditaksir nilai efektivitasnya. Pengukurannya dapat menggunakan analisis cost effectivenesslcost benefit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi dan Tingkat Manajemen&lt;br /&gt;Berdasarkan tingkatan manajemen, informasi dapat dikelompokkan berdasar penggunanya, yaitu:&lt;br /&gt;Informasi Strategis&lt;br /&gt;Informasi Taktis&lt;br /&gt;Informasi Teknis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Informasi&lt;br /&gt;Dapat didefinisikan sebagai berikut :&lt;br /&gt; Suatu sistem yang dibuat oleh manuasi terdiri dari komponen-komponen dalm organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu  menyajikan informasi.&lt;br /&gt; Sekumpulan prosedur organisasi yang pada saal dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan dan/atau untukmengendalikan organisasi.&lt;br /&gt; Suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahn transaksi, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan lapotan-laporan yang diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat Sistem Informasi&lt;br /&gt; Organisasi; Untuk mengolah transaksi-transaksi, mengurangi biaya, dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka.&lt;br /&gt; Bank; Untuk mengolah cek-cek nasabah dan membuat berbagai laporan rekenig Koran dan trasaksi yang terjadi.&lt;br /&gt; Perusahaan; Untuk mempertahankan pada tingkat paling rendah agar konsisten dengan jenis barang yang tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.  ANALISIS DAN DESAIN SISTEM&lt;br /&gt;Analisis sistem sangat bergantung pada teori sistem umum sebagai sebuah landasan konseptual. Hasil modifikasi dapat berupa subsistem baru, komponen baru atau serangkaian transforasi baru dan lain-lain. Tujuannya adalah untuk memperbaiki berbagai fungsi di dalam sistem agar lebih efisien, untuk mengubah sasaran system, untuk mengganti output, untuk mencapai tujuan yang sama dengan seperangkat input yang lain atau untuk melakukan beberapa perbaikan serupa. Tahapan dalam menganalisis sistem:&lt;br /&gt;a. Definisikan masalahnya&lt;br /&gt;Bagian sistem yang mana yang tidak memuaskan?. Apakah input telah mengalami perubahan bentuk, harga atau ketersediannya?. Apakah output kurang memuaskan?. Apa tujuan usaha analisis sistem?. &lt;br /&gt;b. Pahami sistem tersebut dan buat definisinya&lt;br /&gt;Karena sistem mempunyai hirarki (terdapat subsistem di dalam yang lebih besar) dan saling berhubungan dengan lingkungannya, maka akan sulit untuk dapat merumuskan secara tepat apa saja komponen sistem yang sedang dipelajari. Tindakan ini selanjutnya dapat diperinci lebih lanjut dengan mengajukan beberapa pertanyaan berikut untuk mendapatkan pemahaman tentang sistem. &lt;br /&gt; Apa yang menjadi variabel-variabel (komponen sistem)?&lt;br /&gt; Bagaimana tiap variabel tersebut saling berhubungan dan juga dengan lingkungan? &lt;br /&gt; Apa yang menjadi batasan sistem, yaitu di mana sistem akan berakhir serta apa rumusan perkembangannya? &lt;br /&gt;c. Alternatif apa saja yang tersedia untuk mencapai tujuan denganmemperhatikan modifikasi sistem tersebut?. Pilihan apa saja yang tersedia untuk memperbaiki sistem, berapa biayanya serta apakah hal tersebut dapat diterapkan?.  &lt;br /&gt;d. Pilih salah satu alternatif yang telah dirumuskan pada tahap sebelumnya.&lt;br /&gt;e. Terdapat alternatif tersebut.&lt;br /&gt;f. Jika memungkinkan harus mencoba mengevaluasikan dampak dari perbuatan yang telah dilakukan terhadap sistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. GLOBALISASI EKONOMI&lt;br /&gt;Pengaruh globalisasi ekonomi terhadap para pemain dalam permainan sistem:&lt;br /&gt; Sistem informasi dan aplikasi computer harus diinternasionalkan&lt;br /&gt; Kebanyakan sistem informasi pada akhirnya memerlukan konsolidasi informasi untuk analisis performa dan pembuatan keputusan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. E-Commerce dan E-Business&lt;br /&gt;Sebagai akibat dari globalisasi dan meluasnya internet, bisnis berubah atau memperluas model bisnis untuk mengimplementasikan electronic commerce (e-commerce)/ perdagangan elektronik dan electronic business (e-business)/ bisnis elektronik. Internet secara fundamental mengubah aturan-aturan pelakasanaan bisnis.&lt;br /&gt;1. Pemasaran image,&lt;br /&gt;2.  Perdagangan elektronik business to consumer (B2C), &lt;br /&gt;3. Perdagangan elektronik business to business (B2B), &lt;br /&gt;b. Keamanan dan Privasi&lt;br /&gt;Bersamaan dengan tumbuhnya ekonomi digital, masyarakat dan organisasi mengembangkan kesadaran tinggi akan isu keamanan dan privasi yang dilibatkan dalam ekonomi saat ini. Hal yang berhubunga dengan keamanan adalah isu privasi. Pelanggan semakin menginginkan privasi dalam ekonomi digital.  &lt;br /&gt;c. Kolaborasi dan Rekanan&lt;br /&gt;Kolaborasi dan rekanan adalah tren bisnis signifikan yang mempengaruhi aplikasi sistem informasi. Di dalam organisasi, maajemen menekankan perlunya menghancurkan dinding yang memisahkan departemen dan fungsi organisasi.&lt;br /&gt;d. Manajemen Aset Perusahaan&lt;br /&gt;Pengetahuan adalah hasil dari rangkaian bagaimana memproses data mentah menjadi informasi yang berguna. Sistem informasi mengumpulkan data mentah dengan meng-capture fakta bisnis (mengenai produk, karyawan, pelanggan, dan sejenisnya) dan memproses transaksi bisnis.&lt;br /&gt;e. Continous Improvement dan Total Quality Management&lt;br /&gt;Sistem informasi mengotomatisasi dan mendukung proses bisnis. Dalam usaha terus-menerus memperbaiki proses bisnis. Continous Process Improvement memeriksa proses bisnis untuk mengimplementasikan serangkaian perubahan/perbaikan.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;f. Desain Ulang Proses Bisnis&lt;br /&gt;Banyak sistem informasi mendukung/mengotomatisasi proses bisnis. Banyak bisnis telah belajar bahwa proses-proses bisnis tersebut secara mencolok tidak efisien dan atau berbiaya besar. &lt;br /&gt;g. Aplikasi Enterprise&lt;br /&gt;Secara virtual, semua organisasi besar dan kecil, menssyaratkan satu set inti untuk melakukan bisnis. Seperti ditujukan pada gambar di bawah ini. Kebanyakan bisnis aplikasi inti terdiri dari manajemen financial, manajemen SDM, pemasaran dan penjualan, dan manajemen operasi (control inventaris dan/manufaktur). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Customer Supplies&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Distributors&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Gambar 2. Apliaksi Enterprise&lt;br /&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;ERP (Enterprise Resource Planning), aplikasi perangkat lunak yang mengintegrasikan secara penuh sistem informasi yang mencakup sebagian besar/semua fungsi bisnis ini dan mendasar (termasuk transaksi dan informasi manajemen untuk fungsi-fungsi bisnis tersebut).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SCM (Supply Chain Management), aplikasi perangkat lunak yang mengoptimalkan proses bisnis untuk memperoleh bhan mentah melalui distribusi produk yang telah selesai dengan mengintegrasikan secara langsung sistem informasi logistic organisasi dengan penyuplai dan distribusinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CRM (Customer Relationship Management), aplikasi perangkat lunak yang menyediakan pelanggan dengan akses ke proses bisnis dari permintaan awal melalui layanan dan dukungan penjualan pasca penjualan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-6246555781858836037?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/6246555781858836037/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=6246555781858836037&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/6246555781858836037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/6246555781858836037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/05/tugas-1.html' title='TUGAS 1'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/ShkD-7xkSLI/AAAAAAAAAEI/Pm9wquk9jGo/s72-c/stay+on.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-3742793938854168435</id><published>2009-04-01T08:46:00.001+07:00</published><updated>2009-05-24T12:25:59.634+07:00</updated><title type='text'>Keajaiban Doa Mama</title><content type='html'>&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CIiN_CaEm%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:officedocumentsettings&gt;   &lt;o:relyonvml/&gt;   &lt;o:allowpng/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CIiN_CaEm%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CIiN_CaEm%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Salam hangat buat Pembaca Artikelku…..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kali ini saya menulis sebuah artikel berdasarkan pengalaman pribadi yang saya alami,,,dan artikel ini selalu mengingatkanku untuk selalu berbakti, taat, dan patuh kepada sosok seorang ibu yang saya panggil namanya MAMA….&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kegagalan….&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;bukanlah sebuah akhir dari sebuah harapan. Tetapi kumpulan pengalaman yang dapat dijadikan cambuk kuat untuk dapat mendorong kita menggapai harapan yang lebih baik lagi dibandingkan harapan yang kita inginkan sebelumnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Terkadang apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan bahkan berarah terbalik dengan yang kita mau. Berdasarkan pengalaman pribadi yang saya alami, sungguh sangat menyakitkan merasakan hal tersebut. Betapa tidak, harapan yang selama ini kita inginkan ternyata tidak sesuai harapan sehingga hanya tangisan dan penyesalan yang saya rasakan. Akan tetapi hal tersebut menjadi cambuk kuat bagi saya untuk dapat meraihnya kembali bahkan meraih yang lebih baik lagi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Banyak pengalaman pribadi yang saya peroleh dengan kegagalan yang saya alami karena saya adalah manusia yang kerap kali mengalami kegagalan dalam hidup, entah itu kegagalan meraih prestasi, persahabatan, cita-cita, dan cinta. Mungkin kegagalan yang kerap kali terjadi dalam hidup saya adalah kegagalan dalam persahabatan dan percintaan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Namun kali ini saya telah menulis artikel dari pengalaman sejak saya duduk dibangku kelas tiga SD dan saya beri judul artikel saya ini adalah &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;KEAJAIBAN KARENA KESABARAN DAN DOA MAMA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sejak duduk bangku TK, saya adalah salah satu siswa yang belum bisa membaca dan sangat sulit untuk menghitung, bahkan sampai duduk bangku SD kelas 1 dan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kelas 2 saya belum bisa membaca padahal 85% teman sekelas saya sudah bisa membaca. Yah, kata mama, wali kelas sering menyindir saya karena belum bisa membaca padahal saya sudah masuk bangku TK yang seharusnya sudah mampu untuk membaca. Hal ini membuat papa dan mama malu tetapi mereka selalu tegar dan sering melatih saya untuk dapat belajar dirumah dan memaksakan untuk belajar membaca, tapi alhasil saya belum bisa lancar untuk membaca dan menghafal perkalian, bahkan saya sering menangis jika tidak bisa membaca saat papa atau mama mengajari saya di Rumah. Tapi, Alhamdulillah entah bagaimana caranya saya bisa naik kelas dua dan juga bisa naik kelas tiga walaupun saat itu saya belum lancar membaca dan menghitung padahal aturan sekolah siswa kelas satu yang belum bisa membaca tidak bisa naik kelas. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Waktu duduk di bangku kelas tiga SD, saya terkena penyakit Tipes yang harus dirawat di Rumah Sakit dengan waktu yang lama, dan berganti-ganti ruangan sampai akhirnya yang hanya teringat saya sudah berada di Ruangan ICU padahal sebelumnya saya ingat saya dirawat ditempat yang banyak orang. Yah,,, setelah mendengar cerita mama, ternyata saya baru melewati masa krisis selama 1 minggu dan sempat sekarat (tubuh saya mati kaku setengah badan dari kaki sampai ke pinggang). Alhamdulillah dengan doa keluarga, teman, dan guru-guru yang datang menjenguk saya serta kesabaran mama Allah SWT masih memanjangkan umurku. Saat itu saya dirawat di Ruangan ICU selama satu minggu dengan perawatan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;khusus/intensif yang dijaga oleh 2 orang suster yang sangat baik dan 1 dokter ahli anak yang sangat terkenal di Kota Bitung-Mando. Saat saya sakit, papa tidak berada dan tidak melihat kondisiku karena papa sedang dipanggil dari Dinas untuk berangkat ke Tokyo_Jepang untuk magang. Sehingga saya hanya dirawat penuh oleh mama dan oma. Sampai akhirnya dokter mengijinkan saya pulang dan istirahat di Rumah. Saat keluar dari Rumah Sakit, banyak para suster dan penjaga ruangan rumah sakit yang menyapa mama dan memberikan ciuman sayang kepada saya. Saat itu saya heran kenapa bisa mereka seakrab itu sama mama dan kenapa mereka begitu sayang kepada saya? Ternyata,,,kata mama saya adalah pasien yang paling lama dirawat saat itu sehingga mereka sangat akrab dengan mama dan juga mereka menyanyangiku karena saya adalah pasien yang sangat beruntung bisa selamat dari penyakit tipes yang kalo boleh dikata saat itu saya mengalami tipes yang sudah sangat parah karena sudah mati setengah. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sesampai diRumah,ternyata seluruh keluarga dari manado dan tetangga yang datang menanti saya pulang setelah sekian lama diRawat Di Rumah Sakit. Dan Alhamdulillah sepulang dari rumah sakit justru berat badan saya bertambah, karena dirawat dengan baik oleh mama.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Keajaiban terjadi setelah keluar dari ruangan ICU dan beristirahat tiga hari dirumah, saya meminta mama untuk segera masuk sekolah karena saya takut jadi siswa yang bodoh karena sudah lama tidak belajar. Pertama masuk sekolah setelah sakit, mama bilang bahwa mama akan mengantar dan menunggu saya sampai pulang karena takut dengan kondisi badan saya yang masih lemas. Saat pembelajaran dimulai untuk hari pertama masuk sekolah dari perawatan yang cukup lama, ternyata terjadi keajaiban yang tidak disangka-sangka, saya bisa dan lancar membaca sebuah kalimat bahkan paragraph dan sebuah wacana pendek, tidak itu saja saya bahkan dengan lancar bisa menghitung dan bahkan dapat menghafal perkalian dalam waktu yang singkat. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Saat itu, guru yang mengajariku sangat tersentak kaget dengan perkembangan pesat yang saya alami, guru yang dulu pernah melemparkan sepatunya dimukaku dan mengeluarkan kata-kata kasar karena saya belum bisa membaca dan menghitung seperti teman-teman yang lain saat itu terkejut. Tidak itu juga, Saat itu mama yang selalu menjagaku dan mengawasiku ketika belajar di Sekolah dan berdiri diluar kelas terharu melihat perkembangan pesat yang terjadi, padahal saat dirawat diRumah Sakit dan diRumah saya tidak pernah membaca melainkan hanya terbaring tidur dan bahkan tiga hari tidak sadarkan diri dan selama itu saya hanya beristirahat dan menjalani pengobatan dengan dokter khusus. Saat mama menceritakan hal ini air mata mamapun mengalir . Ya, Allah apakah ini yang dinamakan keajaiban. Dengan kesabaran mama yang mengajariku belajar selama ini tidak sia-sia, kesabaran mama yang merawatku sendirian di Rumah Sakit tanpa seorang suami kurang lebih tiga minggu dengan menyaksikan anak satu-satunya perempuan dirawat dan terbaring tidak sadarkan diri bahkan tiga jam telah mati kaku setengah badan. Kesabaran mama sangat membawa berkah pada diriku. Bahkan kesabaran mama yang selalu mengantarku kesekolah jam 7 pagi dan selalu menungguku didepan kelas sambil menunggu jam istirahat tiba dan memberiku makan dengan membawa sekotak nasi dan lauk pauk yang bergizi sampai tibanya waktu masuk kembali ke kelas dan menungguku pulang sekolah sampai tiba ke rumah. Sangat membanggakan memiliki sosok mama seperti mamaku. Mama…engkau adalah mama yang terbaik di Dunia ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah kesabaran mama dan doa mama papa, saya yang dulu tidak termaksud siswa yang tidak bisa membaca dan menulis bahkan siswa yang selalu ditertawakan dikelas, Akhirnya bisa menunjukkan prestasi yang cukup membanggakan. Setelah kelas tiga SD sampai kelas enam SD saya bisa meraih rangking dua dan pernah menjadi rangking satu pada kelas empat. Dan lebih membanggakan lagi sejak duduk dibangku SMP sampai SMA saya selalu meraih rangking satu dikelas dengan disertai prestasi-prestasi lainnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Artikel saya ini bertujuan untuk dijadikan hal yang penting dibaca oleh pembaca bahwa Doa, Kesabaran, dan Keikhlasan adalah hal yang sangat penting dalam sebuah kehidupan dan dapat dijadikan tiga pilar dalam menjalani hidup dan meraih kesuksesan. Yang terpenting dari semuanya adalah Doa Seorang Ibu.&lt;/p&gt;  &lt;spanclass="fullpost"&gt; &lt;/spanclass="fullpost"&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-3742793938854168435?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/3742793938854168435/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=3742793938854168435&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/3742793938854168435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/3742793938854168435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/04/keajaiban-doa-mama.html' title='Keajaiban Doa Mama'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-2090502780809347258</id><published>2009-03-31T08:48:00.007+07:00</published><updated>2009-07-18T12:25:12.468+07:00</updated><title type='text'>Alamat mail saya yang bisa anda kunjungi....</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;DAFTAR ALAMAT SAYA :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BLOG : iin-caem.blogspot.com&lt;br /&gt;FACEBOOK : fajrin.indriani@gmail.com&lt;br /&gt;FRIENDSTER : fajrindriani@yahoo.com&lt;br /&gt;YM : fajrindriani@yahoo.com&lt;br /&gt;EMAIL : fajrindriani@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-2090502780809347258?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/2090502780809347258/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=2090502780809347258&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/2090502780809347258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/2090502780809347258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/03/belajar-renang-dengan-teman2.html' title='Alamat mail saya yang bisa anda kunjungi....'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-7373037194667549947</id><published>2009-03-31T08:48:00.005+07:00</published><updated>2009-05-24T13:24:09.015+07:00</updated><title type='text'>Arti Sebuah Kegagalan</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CIiN_CaEm%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:OfficeDocumentSettings&gt;   &lt;o:RelyOnVML/&gt;   &lt;o:AllowPNG/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CIiN_CaEm%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CIiN_CaEm%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;    &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;    &lt;m:dispDef/&gt;    &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;    &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;    &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;    &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"   DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"   LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 13pt; line-height: 115%;"&gt;ARTI SEBUAH KEGAGALAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Salam hangat buat Pembaca Artikelku…..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kali ini saya menulis sebuah artikel berdasarkan pengalaman pribadi yang saya alami,,,dan artikel ini selalu mengingatkanku untuk selalu berbakti, taat, dan patuh kepada sosok seorang ibu yang saya panggil namanya MAMA….&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kegagalan….&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;bukanlah sebuah akhir dari sebuah harapan. Tetapi kumpulan pengalaman yang dapat dijadikan cambuk kuat untuk dapat mendorong kita menggapai harapan yang lebih baik lagi dibandingkan harapan yang kita inginkan sebelumnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Terkadang apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan bahkan berarah terbalik dengan yang kita mau. Berdasarkan pengalaman pribadi yang saya alami, sungguh sangat menyakitkan merasakan hal tersebut. Betapa tidak, harapan yang selama ini kita inginkan ternyata tidak sesuai harapan sehingga hanya tangisan dan penyesalan yang saya rasakan. Akan tetapi hal tersebut menjadi cambuk kuat bagi saya untuk dapat meraihnya kembali bahkan meraih yang lebih baik lagi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Banyak pengalaman pribadi yang saya peroleh dengan kegagalan yang saya alami karena saya adalah manusia yang kerap kali mengalami kegagalan dalam hidup, entah itu kegagalan meraih prestasi, persahabatan, cita-cita, dan cinta. Mungkin kegagalan yang kerap kali terjadi dalam hidup saya adalah kegagalan dalam persahabatan dan percintaan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Namun kali ini saya telah menulis artikel dari pengalaman sejak saya duduk dibangku kelas tiga SD dan saya beri judul artikel saya ini adalah &lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;spanclass="fullpost"&gt; &lt;/spanclass="fullpost"&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-7373037194667549947?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/7373037194667549947/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=7373037194667549947&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/7373037194667549947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/7373037194667549947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/03/arti-sebuah-kegagalan.html' title='Arti Sebuah Kegagalan'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-2670089935606702665</id><published>2009-03-21T09:26:00.004+07:00</published><updated>2009-03-21T10:01:13.896+07:00</updated><title type='text'>Puisi Buat Kekasih</title><content type='html'>&lt;spanclass="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Wahai Kekasih Sejatiku,&lt;br /&gt;Betapa dekatnya diriMu denganku, tapi kenapa sampai saat ini ku tak bisa menemuimu&lt;br /&gt;Wahai Kekasih Sejatiku,&lt;br /&gt;Betapa ku sangat Merindukan DiriMu, tapi hadirMu tak dapat ku Lihat karena keterbatasanku&lt;br /&gt;Wahai Kekasih Sejatiku,&lt;br /&gt;Betapa besar cinta dan kasihMu padaku, tapi mengapa aku tidak bisa membalas semua untukMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat semua orang tidak bisa memegang rahasia dalam hidupku&lt;br /&gt;Engakau adalah sosok yang selalu menjaga dan menyembunyikan rahasiaku&lt;br /&gt;Saat semua orang tidak bisa menolongku dengan ikhlas dan mengharapkan imbalan&lt;br /&gt;Engkau adalah wujud yang selalu menolongku dengan tidak mengatakan bahwa&lt;br /&gt;“ini adalah pertolonganku, semua ini adalah dari aku, aku lah yang membatumu, dan mana balasanmu untukKu?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Kekasih Sejatiku&lt;br /&gt;Engkau adalah zat yang tidak bisa ku lihat dan ku raba&lt;br /&gt;Tapi, betapa ku sangat merasakan hadirMu dalam setiap hembusan nafasku&lt;br /&gt;Betapa ku sangat menyadari bahwa kau ada dekat denganku, sangat dekaat, sehingga segala kesulitan dan kegundahan dapat ku atasi dan terselesaikan dengan baik.&lt;br /&gt;Wahai kekasih sejatiku….&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Betapaku sangat mencintaiMu…. Ku tak ingin jauh dariMu dalam setiap waktu dan hembusan nafasku, Ku akan selalu mengingatMu dengan menyanjung namaMu…&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/spanclass="fullpost"&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-2670089935606702665?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/2670089935606702665/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=2670089935606702665&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/2670089935606702665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/2670089935606702665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/03/puisi-buat-kekasih.html' title='Puisi Buat Kekasih'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-7660324787951270934</id><published>2009-03-18T12:55:00.000+07:00</published><updated>2009-03-18T12:59:12.258+07:00</updated><title type='text'>Kumpulan Kata-Kata Bijak</title><content type='html'>Kejujuran adalah perhiasan jiwa yang lebih bercahaya daripada berlian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar tanpa berpikir tidak ada gunanya, sedangkan berpikir tanpa belajar adalah berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta kepada Allah adalah puncaknya cinta. Lembahnya cinta adalah cinta kepada sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluhuran budi pekerti akan tampak pada ucapan dan tindakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang berjiwa besar teguh pendiriannya, tetapi tidak keras kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulurkan cintamu karena Tuhanmu dan tariklah cintamu karena Tuhanmu, anda tentu tak akan kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta indah seperti bertepuk dua tangan, tak akan indah jika hanya sebelah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naluri berbicara kita akan mencintai yang memuja kita, tetapi tidak selalu mencintai yang kita puja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihatlah ke atas untuk urusan akhiratmu dan melihatlah ke bawah untuk urusan duniamu maka hidup akan tenteram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang oprimis akan melihat adanya kesempatan dalam setiap malapetaka, sedangkan orang pesimis melihat malapetaka dalam setiap kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah, boleh jadi manusia itu mencintai sesuatu yang membahayakan dirinya atau membenci sesuatu yang bermanfaat baginya. Mohonlah petunjuk-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat yang sejati adalah orang yang dapat berkata benar kepada anda, bukan orang yang hanya membenarkan kata-kata anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bekerja atas dorongan cinta akan terasa senang tiada jemu dan lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang besar menempuh jalan kearah tujuan melalui rintangan dan kesukaran yang hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbuat baiklah kepada orang lain seperti berbuat baik kepada diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang besar bukan orang yang otaknya sempurna tetapi orang yang mengambil sebaik-baiknya dari otak yang tidak sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperbaiki diri adalah alat yang ampuh untuk memperbaiki orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seseorang tidak mencintai anda janganlah dia anda benci, karena mungkin akan tumbuh benih cinta kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta akan menggilas setiap orang yang mengikuti geraknya, tetapi tanpa gilasan cinta, hidup tiada terasa indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan kecerdasan anda, melainkan sikap andalah yang yang akan mengangkat anda dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan seseorang akan banyak berarti jika mulai dari diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika rasa cinta terbalas, maka bersyukurlah karena Allah telah memberikan hidup lebih berharga dengan belas Kasih-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkataan, tidak mengapa anda merendahkan diri, tetapi dalam aktivitas tunjukkan kemampuan Anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-7660324787951270934?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/7660324787951270934/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=7660324787951270934&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/7660324787951270934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/7660324787951270934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/03/kumpulan-kata-kata-bijak.html' title='Kumpulan Kata-Kata Bijak'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-2693821118207383094</id><published>2009-03-18T10:28:00.002+07:00</published><updated>2009-03-18T10:36:11.426+07:00</updated><title type='text'>Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning</title><content type='html'>Dalam rangka peningkatan mutu belajar siswa dan peningkatan kualitas mengajar guru saat ini seiring dengan adanya profesi guru, tentunya harus ada suatu model pembelajaran yang lebih menarik dan harus dikembangkan dalam rangka peningkatan mutu belajar siswa dan guru.&lt;br /&gt;Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) adalah salah satu model pembelajaran yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pengertian CTL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan proses pembelajaran yang holistik dan bertujuan membantu siswa untuk memahami makna materi ajar dengan mengaitkannya terhadap konteks kehidupan mereka sehari-hari (konteks pribadi, sosial dan kultural), sehingga siswa memiliki pengetahuan/ ketrampilan yang dinamis dan fleksibel untuk mengkonstruksi sendiri secara aktif pemahamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CTL disebut pendekatan kontektual karena konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota masyarakat.&lt;br /&gt;Rasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Contextual teaching and learning (CTL) diperlukan sebuah pendekatan yang lebih memberdayakan siswa dengan harapan siswa mampu mengkonstruksikan pengetahuan dalam benak mereka, bukan menghafalkan fakta. Disamping itu siswa belajar melalui mengalami bukan menghafal, mengingat pengetahuan bukan sebuah perangkat fakta dan konsep yang siap diterima akan tetapi sesuatu yang harus dikonstruksi oleh siswa. Dengan rasional tersebut pengetahuan selalu berubah sesuai dengan perkembangan jaman.&lt;br /&gt;Pemikiran Tentang Belajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses belajar anak dalam belajar dari mengalami sendiri, mengkonstruksi pengetahuan, kemudian memberi makna pada pengetahuan itu. Transfer belajar; anak harus tahu makna belajar dan menggunakan pengetahuan serta ketrampilan yang diperolehnya untuk memecahkan masalah dalam kehidupannya. Siswa sebagai pembelajar; tugas guru mengatur strategi belajar dan membantu menghubungkan pengetahuan lama dengan pengetahuan baru, kemudian memfasilitasi kegiatan belajar. Pentingnya lingkungan belajar; siswa bekerja dan belajar secara di panggung guru mengarahkan dari dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hakekat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komponen pembelajaran yang efektif meliputi:&lt;br /&gt;Konstruktivisme, konsep ini yang menuntut siswa untuk menyusun dan membangun makna atas pengalaman baru yang didasarkan pada pengetahuan tertentu. Pengetahuan dibangun oleh manusia sedikit demi sedikit, hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas dan tidak secara tiba-tiba. Strategi pemerolehan pengetahuan lebih diutamakan dibandingkan dengan seberapa banyak siswa mendapatkan dari atau mengingat pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tanya jawab,&lt;/span&gt; dalam konsep ini kegiatan tanya jawab yang dilakukan baik oleh guru maupun oleh siswa. Pertanyaan guru digunakan untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpikir secara kritis dan mengevaluasi cara berpikir siswa, seangkan pertanyaan siswa merupakan wujud keingintahuan. Tanya jawab dapat diterapkan antara siswa dengan siswa, guru dengan siswa, siswa dengan guru, atau siswa dengan orang lain yang didatangkan ke kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Inkuiri&lt;/span&gt;, merupakan siklus proses dalam membangun pengetahuan/ konsep yang bermula dari melakukan observasi, bertanya, investigasi, analisis, kemudian membangun teori atau konsep. Siklus inkuiri meliputi; observasi, tanya jawab, hipoteis, pengumpulan data, analisis data, kemudian disimpulkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komunitas belajar&lt;/span&gt;, adalah kelompok belajar atau komunitas yang berfungsi sebagai wadah komunikasi untuk berbagi pengalaman dan gagasan. Prakteknya dapat berwujud dalam; pembentukan kelompok kecil atau kelompok besar serta mendatangkan ahli ke kelas, bekerja dengan kelas sederajat, bekerja dengan kelas di atasnya, beekrja dengan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemodelan, dalam konsep ini kegiatan mendemontrasikan suatu kinerja agar siswa dapat mencontoh, belajr atau melakukan sesuatu sesuai dengan model yang diberikan. Guru memberi model tentang how to learn (cara belajar) dan guru bukan satu-satunya model dapat diambil dari siswa berprestasi atau melalui media cetak dan elektronik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Refleksi&lt;/span&gt;, yaitu melihat kembali atau merespon suatu kejadian, kegiatan dan pengalaman yang bertujuan untuk mengidentifikasi hal yang sudah diketahui, dan hal yang belum diketahui agar dapat dilakukan suatu tindakan penyempurnaan. Adapun realisasinya adalah; pertanyaan langsung tentang apa-apa yang diperolehnya hari itu, catatan dan jurnal di buku siswa, kesan dan saran siswa mengenai pembelajaran pada hari itu, diskusi dan hasil karya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penilaian otentik, prosedur penilaian yang menunjukkan kemampuan (pengetahuan, ketrampilan sikap) siswa secara nyata. Penekanan penilaian otentik adalah pada; pembelajaran seharusnya membantu siswa agar mampu mempelajari sesuatu, bukan pada diperolehnya informasi di akhr periode, kemajuan belajar dinilai tidak hanya hasil tetapi lebih pada prosesnya dengan berbagai cara, menilai pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh siswa.&lt;br /&gt;Penerapan CTL dalam pembelajaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembangkan pemikiran bahwa anak akan belajar lebih bermakna dengan cara bekerja sendiri, menemukan sendiri dan engkonstruksi sendiri pengetahuan dan ketrampilan baru. Lakukan sejauh mungkin kegiatan inkuiri untuk semua toipik. Kembangkan sifat keingin tahuan siswa dengan cara bertanya. Ciptakan masyarakat belajar (belajar dalam kelompok-kelompok). Hadirkan model sebagai contoh dalam pembelajaran. Lakukan refleksi pada akhir pertemuan. Lakukan penilaian otentik yang betul-betul menunjukkan kemampuan siswa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-2693821118207383094?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/2693821118207383094/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=2693821118207383094&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/2693821118207383094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/2693821118207383094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/03/model-pembelajaran-contextual-teaching.html' title='Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-1350498136700472521</id><published>2009-03-16T11:55:00.001+07:00</published><updated>2009-03-16T12:02:22.486+07:00</updated><title type='text'>Kekasih ImpianKu</title><content type='html'>Ku ingin dia yang menyayangiku setulus hatiNya&lt;br /&gt;Ku ingin dia yang dapat membahagiakanku dalam segala keadaan&lt;br /&gt;KU ingin dia yang dapat membimbingku, meredamkan amarahku, dan membuatku tersenyum ikhlas &lt;br /&gt;KU ingin dia yang dapat memberikanku apa yang ku inginkan tanpa ku minta&lt;br /&gt;Ku ingin dia yang selalu memaafkan segala kesalahanku&lt;br /&gt;KU ingin dia yang dapat berkorban demi dan untuk diriku&lt;br /&gt;Ku inginkan dia yang selalu kurindukan, disaat ku jauh darinya, disaat kumerasa ternyata ku telah kehilangannya, dan yang kurasakan bahwa hanya dialah yang tidak dapat ku lupakan.&lt;br /&gt;Ku sangat merindukanMu, ku sangat mengharapkanMu,&lt;br /&gt;Hanya waktu yang dapat menjawab semua kerinduanku ini&lt;br /&gt;Hanya Allah sang penentu segalanya yang akan menentukan yang akan terjadi kedepan untuk Ku dan Dirinya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-1350498136700472521?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/1350498136700472521/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=1350498136700472521&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/1350498136700472521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/1350498136700472521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/03/kekasih-impianku.html' title='Kekasih ImpianKu'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-2803474247158209098</id><published>2009-02-22T14:19:00.003+07:00</published><updated>2009-07-15T11:26:53.372+07:00</updated><title type='text'>Palu NgataKu</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SEJARAH KOTA PALU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SaECTRPdhPI/AAAAAAAAACg/QIvbUdKQSTs/s1600-h/DSC02822.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SaECTRPdhPI/AAAAAAAAACg/QIvbUdKQSTs/s400/DSC02822.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305524366088176882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya wilayah Kota Palu sebagai kerajaan Tanah Kaili dengan ibu negerinya Palu memberlakukan sistim pemerintahan adat raja-raja. Pemerintahan tanah Kaili dipimpin seorang raja yang dikenal dengan sebutan To Manuru.&lt;br /&gt;Raja-raja keturunan To Manuru disebut Madika. Kerajaan Tanah Kaili meliputi empat Kerajaan yaitu : Kerajaan Palu Kerajaan Tawaili Kerjaaan Sigi Kerajaan Banawa Masuknya pengaruh Belanda akhir abad 19 mengakibatkan takluknya kerajaan-kerajaan dilembah Palu setelah di dahului oleh perang, setelah takluk, kerajaan-kerajaan Tanah Kaili diikat dengan perjanjian jangka panjang (Lange Contruct), kemudian dilanjutkan jangka pendek ( Karte Velklaring).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa kemerdekaan sejalan dengan Keputusan pemerintah Pusat sesuai PP nomor 33 Tahun 1952 terbentuk Daerah Swatantra Tingkat II Donggala. Selanjutnya Undang-undang No. 13 Tahun 1964 tentang terbentuknya daerah Tingkat I Propinsi Sulawesi Tengah, ditetapkan Kota Palu seba gai Ibukota Pemerintahan Sulawesi Tengah. Selaras perkembangan Kota Palu, melalui Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 1978 melahirkan Kota Administratif Palu tepatnya tanggal 27 September 1978 dengan Perda Dati II Palu Nomor : 1 Tahun 1995. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa pemerintah Belanda dengan Keputusan Gubernur Indonesia No.21 Tanggal 25 Pebruari 1940 ditetapkan adanya Administratif Kota Palu termasuk Afdeling Donggala. Afdeling dibagi order afdeling yang salah satunya order Afdeling yang beribukota Palu dengan tiga wilayah Pemerintahan, Swapraja Palu, Swapraja Dolo dan Swapraja Kulawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KOTA PALU DI MALAM HARI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/Sl1Wnn4ETFI/AAAAAAAAAJI/CORl-zEthsc/s1600-h/kota+palu.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 264px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/Sl1Wnn4ETFI/AAAAAAAAAJI/CORl-zEthsc/s320/kota+palu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358534370359790674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indahnya Kota Paluku dimalam hari.... kota kecil yang sangat saya rindukan kota yang tidak penuh polusi, macet, dan berisik... aku sangat merindukanmu kota palu...&lt;br /&gt;Yah,,walaupun pada malam hari terkadang lampu-lampu disekitar jembatan kebanggaan kota palu padam dan tidak indah lagi dikarenakan listrik dipalu sering mati-mati,, ehm..sungguh memprihatinkan...&lt;br /&gt;Tapi kota palu tetap kota kebanggaanku... (Lebay choy..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;RESORT KOTA PALU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/Sl1Xi9I91KI/AAAAAAAAAJQ/_vlf-NlEFbY/s1600-h/palu3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/Sl1Xi9I91KI/AAAAAAAAAJQ/_vlf-NlEFbY/s320/palu3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358535389680096418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau kota kecil, tapi palu jg punya resort loh...&lt;br /&gt;Nich dia Resort kota palu yang terletak dipuncak kota palu, Indah bukan,,, kalau mau mengunjungi resort bagusnya pagi atau sore,, jangan siang2 dech ntar kulit langsung item... (NaVurik Koa)... he..he..he..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MAKANAN KHAS KOTA PALU (KALED0) NARASA MPU...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/Sl1Xwe6ftZI/AAAAAAAAAJY/YebLBGfV6Mk/s1600-h/kaledo+palu.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 93px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/Sl1Xwe6ftZI/AAAAAAAAAJY/YebLBGfV6Mk/s320/kaledo+palu.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358535622084507026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mau jalan2 kepalu jgn sampai ketinggalan makan makanan khas kota palu yaitu KALEDO, WUih uenak oy,,, apalagi makannya waktu masih panas-panas, ehm...jd lapar nich,,, Tapi yg kolesterol hati-hati ntar kambuh dech penyakitnya soalnya banyak lemak sich....&lt;br /&gt;Yang lagi mo diet jgn keseringan dech atau hindari aja...karena program dietnya gak sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PERKEMBANGAN PEMERINTAHAN KOTA PALU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada perkembangan berikutnya,berdasarkan Undang-undang No.4 Tahun 1994, status Kota Palu dari Kota Administratif ditingkatkan menjadi Kota Madya oleh Mendagri Yogi S.M pada tanggal 12 Oktober 1994, sekaligus melantik Rully A.Lamadjido,SH sebagai pejabat Walikota Madya, dengan jumlah kecamatan terdiri dari Kecamatan Palu Utara, Kecamatan Palu Timur,Kecamatan Palu Selatan dan Kecamatan Palu Barat. Sejak tahun 1994 pemekaran kelurahan dilakukan, dimana dari 4 kecamatan terdapat 43 kelurahan di masing-masing kecamatan tersebut sebagai berikut. 1.Kecamatan Palu Barat ibukota Lere 15 Kelurahan 2.Kecamatan Palu Selatan ibukota Birobuli Utara 12 Kelurahan 4.Kecamatan Palu Timur ibukota Besusu Barat 8 Kelurahan 5.Kecamatan Palu Utara ibukota Lambara 8 Kelurahan Sejarah perkembangan Kota Palu sekaligus mencatatkan sejarah kepemimpinan wilayah Kota Palu dari waktu kewaktu, hingga saat ini Kota Palu&lt;br /&gt;dipimpin putra terbaik daerah sebagai berikut : &lt;br /&gt;1. Drs.H.Kisman Abdullah, Walikota Administratif Tahun 1978 - 1986 &lt;br /&gt;2. Drs. Sahbuddin Labadjo, Walikota Adminsitratif Tahun 1986- 1994 &lt;br /&gt;3. Rully A.Lamadjido,SH, Walikota Tahun 1994 - 2000. &lt;br /&gt;4. H.Baso Lamakarate, Walikota Tahun 2000 - 2005. &lt;br /&gt;5. H.Suardin Suebo, SE, Walikota Tahun 2005 - 2006. &lt;br /&gt;6. Rusdi Mastura, Walikota Tahun 2006 - 2010. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus Periode tahun 2006 sampai 2010 Kota Palu dipimpin oleh Bapak Rusdi Mastura sebagai Walikota dan H.Suardin Suebo, SE, sebagai wakil Walikota. Sejak digulirkan Otonomi Daerah sesuai undang-undang No.22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, maka Kota Palu berdiri sebagai suatu daerah otonom dalam suatu Pemrintahan Daerah yang disebut dengan Pemerintah Kota Palu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Palu sebagai Kota Kecil Pusat Kerajaan Palu merupakan peninggalan penjajahan Belanda yang terbagi atas onder Afdeling (wilayah kekuasaan) dengan 3 (tiga) landschap yakni :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Landschap Palu terdiri dari : Distrik Palu Timur, Distrik Palu Tengah dan Distrik Palu Barat&lt;br /&gt;   2. Landschap Kulawi&lt;br /&gt;   3. Landschap Sigi Dolo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Undang-Undang Nomor 44 tahun 1950 menetapkan Wilayah Daerah Sulawesi Tengah dengan Ibukota Poso sedang Palu hanya tempat kedudukan Kepala Pemerintahan Negeri (KPN) setingkat Wedona.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1957 status Kota Palu menjadi Ibukota Keresidenan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Propinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Tengah terbentuk melalui UU Nomor 13 tahun 1964 dengan Kota Palu sebagai Ibukota Propinsi Dati I Sulawesi Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1978 melalui PP nomor 18 Kota Palu ditetapkan menjadi Kota Administratif dan selanjutnya melalui UU Nomor 4 tahun 1994 berubah status menjadi Kotamadya Dati II Palu dengan Wilayah Kota Administratif Palu dan sebagian Wilayah Kecamatan Tavaili.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini Wilayah Kota Palu terdiri atas empat Kecamatan yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Kecamatan Palu Utara&lt;br /&gt;   2. Kecamatan Palu Timur&lt;br /&gt;   3. Kecamatan Palu Barat&lt;br /&gt;   4. Kecamatan Palu Selatan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-2803474247158209098?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/2803474247158209098/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=2803474247158209098&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/2803474247158209098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/2803474247158209098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/02/palu-ngataku.html' title='Palu NgataKu'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SaECTRPdhPI/AAAAAAAAACg/QIvbUdKQSTs/s72-c/DSC02822.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-8719148191903918272</id><published>2009-02-14T11:28:00.000+07:00</published><updated>2009-02-14T11:43:09.828+07:00</updated><title type='text'>Sejarah Perkembangn Komputer</title><content type='html'>A. Komputer Sebelum Tahun 1940&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah perkembangan komputer bermula dengan berkembangnya ilmu matematika. Dimulai dengan penggunaan jari-jemari manusia, kemudian tercipta alat Abakus yang dapat melakukan operasi hitung sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh abacus:&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SZZKDhIHsTI/AAAAAAAAABk/Yn_JFiq4YrA/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 128px; height: 84px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SZZKDhIHsTI/AAAAAAAAABk/Yn_JFiq4YrA/s320/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302507035567829298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kemudian pada tahun 1617, John Napier telah mengemukakan sifir logaritma dan alat ini dipanggil tulang Napier yang dapat melakukan berbagai macam perhitungan angka-angka.&lt;br /&gt;    Kemudian Blaise Pascal pula menciptakan mesin hitung mekanikal pertama pada tahun 1642 yang beroperasi dengan cara menggerakkan gear pada roda dan kemudian telah dikembangkan oleh William Leibnitz. &lt;br /&gt;    Pada tahun 1816 pula Charles Babbage telah membina the difference engine yang telah dapat menyelesaikan masalah perhitungan sifir matematik seperti logaritma secara mekanikal dengan tepat sampai dengan dua puluh digit. &lt;br /&gt;    Mesin ini juga telah menggunakan semacam "card" sebagai input, untuk menyimpan "file-file" data melakukan perhitungan secara otomatis dan seterusnya mengeluarkan output dalam bentuk cetakan pada kertas. Kemudian beliau telah memberikan perhatian kepada the analytical engine pula.&lt;br /&gt;    "card" tersebut pertama kali telah digunakan sebagai alat input dalam industri tekstil pada mesin tenun otomatis ciptaan Joseph Jecquard pada tahun 1801.&lt;br /&gt;Herman Hoolerith telah mempopularkan penggunaan "card" sebagai alat input data yang telah banyak digunakan penduduk Amerika pada tahun 1887. &lt;br /&gt;    Howard Aiken memperkenalkan penggunaan mesin elektromekanika yang disebut "Mark 1" pada tahun 1937;elektronik dan mekanikal. Mesin ini dapat menyelesaikan masalah fungsi-fungsi trigonometri di samping perhitungan-perhitungan yang telah dilakukan mesin-mesin sebelum ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Komputer Generasi Pertama 1940 &amp;#8211; 1959&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SZZKk9TmYqI/AAAAAAAAABs/wGmWeNDJeaw/s1600-h/eniac+com.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 63px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SZZKk9TmYqI/AAAAAAAAABs/wGmWeNDJeaw/s320/eniac+com.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302507610067853986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Calculator)&lt;br /&gt;Komputer ENIAC ini diciptakan oleh Dr John Mauchly dan Presper Eckert pada tahun 1946&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SZZK9626TGI/AAAAAAAAAB0/iYFtRzISUyY/s1600-h/first+general.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 104px; height: 124px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SZZK9626TGI/AAAAAAAAAB0/iYFtRzISUyY/s320/first+general.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302508038907382882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EDVAC (Electronic Discrete Variable Automatic Computer)&lt;br /&gt;Penggunaan tiub tiub vakum juga telah dikurangi di dalam EDVAC, di mana proses perhitungan telah menjadi lebih cepat dibandingkan ENIAC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EDSAC (Electronic Delay Storage Automatic Calculator)&lt;br /&gt;EDSAC telah memperkenalkan penggunaan raksa (merkuri) dalam tube untuk menyimpan memori. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UNIVAC I  (Universal Automatic Calculator)&lt;br /&gt;Pada tahun 1951 Dr Mauchly dan Eckert menciptakan UNIVAC I , komputer pertama yang digunakan untuk memproses data perniagaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Komputer Generasi Ke Dua  ( 1959-1964 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Komputer-komputer generasi kedua telah menggunakan transistor dan diode untuk menggantikan saluran-saluran vakum dan menjadikan ukuran komputer lebih kecil dan murah. Cara baru menyimpan memori juga diperkenalkan melalui teknologi magnetik. Keupayaan pemprosesan dan ukuran memori utama komputer juga bertambah dan manjadikan ia lebih efisien.&lt;br /&gt;    Kemunculan FORTRAN dan COBOL menandakan permulaan bahasa tingkat tinggi untuk menggantikan bahasa pengantar dalam mesin yang lebih sukar. &lt;br /&gt;    Minikomputer juga telah diperkenalkan yaitu yang kedua terbesar di dalam  generasi komputer. Versinya yang pertama ialah DEC PDP 8 yang diciptakan pada tahun 1964 yang berguna untuk memproses  data-data.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Komputer Generasi Ke Tiga (1964-awal 80-an)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Chip mulai menggantikan transistor sebagai bahan logis komputer dengan terhasilnya litar terkamir atau lebih dikenal dengan sebutan chip.&lt;br /&gt;Jenis komputer terkecil mikrokomputer telah muncul dan paling cepat menjadi popular  seperti Apple II, IBM PC dan Sinclair. &lt;br /&gt;Banyak bahasa pemrograman telah muncul seperti BASIC, Pascal dan PL/1. Kebanyakan mikrokomputer didasari dengan tafsiran bahasa secara mendalam, chip ROM untuk  menggunakan bahasa BASIC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Komputer Generasi Ke Empat (awal 80-an-??)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SZZLjkpfZ-I/AAAAAAAAAB8/7nUU6kdEAKM/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 111px; height: 85px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SZZLjkpfZ-I/AAAAAAAAAB8/7nUU6kdEAKM/s320/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302508685780543458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Chip masih digunakan untuk memproses dan menyimpan memori. Ia lebih canggih, dilengkapi hingga ratusan ribu komponen transistor yang disebut pengamiran skala amat besar (very large scale intergartion, VLSI). Pemprosesan dapat dilakukan dengan lebih tepat,sampai jutaan bit per detik. Memori utama komputer menjadi lebih besar sehingga menyebabkan memori sekunder kurang penting. Teknologi chip yang maju ini telah mewujudkan satu lagi kelas komputer yang disebut Supercomputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Komputer Generasi Ke Linma  (masa depan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Generasi kelima dalam sejarah evolusi komputer merupakan komputer impian masa depan. Ia diperkirakan mempunyai lebih banyak unit pemprosesan yang berfungsi bersamaan untuk menyelesaikan lebih daripada satu tugas dalam satu masa.&lt;br /&gt;Komputer ini juga mempunyai ingatan yang amat besar sehingga memungkinkan penyelesaian  lebih dari satu tugas dalam waktu bersamaan. Unit pemprosesan pusat juga dapat berfungsi sebagai otak manusia. Komputer ini juga mempunyai kepandaian tersendiri, merespon keadaan sekeliling melalui penglihatan yang bijak dalam mengambil sesuatu keputusan bebas dari pemikiran manusia yang disebut sebagai artificial intelligence.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-8719148191903918272?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/8719148191903918272/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=8719148191903918272&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/8719148191903918272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/8719148191903918272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2009/02/sejarah-perkembangn-komputer.html' title='Sejarah Perkembangn Komputer'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SZZKDhIHsTI/AAAAAAAAABk/Yn_JFiq4YrA/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-8332019534964155634</id><published>2008-10-19T15:47:00.000+07:00</published><updated>2008-10-19T15:52:54.236+07:00</updated><title type='text'>PengeN Jadi GuRu PRofeSioNaL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SPr1Qtx_uPI/AAAAAAAAABU/Q3uaScEFXCo/s1600-h/Iin057.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SPr1Qtx_uPI/AAAAAAAAABU/Q3uaScEFXCo/s320/Iin057.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5258785182424479986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai menjalani pendidikan D3 Guru Kejuruan selama 2 ½ tahun (Des’05 s.d. Juni’08) di P4TK Bisnis dan Pariwisata Jakarta, akhirnya kembali ke daerah (Kota Palu) untuk melaksanakan tugas mengajar di SMKN 2 Palu. &lt;br /&gt;Alhamdulillah sekolah juga membutuhkan tenaga pengajar dan saat ini saya mendapat jam untuk mengajar pelajaran KKPI Kelas 1,2,3 dan Komputer Akuntansi kelas 2. Sedangkan di SMK 1 PGRI Palu mendapat tawaran ngajar Akuntansi Kelas 1.&lt;br /&gt;Dengan bekal pendidikan yang diperoleh saya sangat berharap bisa menjadi guru yang profesional, minimal apa yang saya ajarkan ke siswa dapat dipahami dan dimanfaatkan tentunya.&lt;br /&gt;Pekerjaan mengajar alias guru saat sekarang ini sedang menjadi perhatian pemerintah dalam rangka peningkatan kualitas belajar dan mengajar, sehingga kesejahteraan guru akan ditingkatkan dengan adanya sertifikasi guru. Oleh karena itu pekerjaan guru sekarang adalah suatu profesi yang nantinya akan dinilai dengan suatu sertifikat profesi dengan melalui berbagai macam kriteria penilaian. Yang berhasil memenuhi kriteria tersebut tentunya sudah menjadi guru yang bersertifikat profesi.&lt;br /&gt;Nah...sekarang ini,,, para guru bantu, honor, dan yang baru menjadi guru harus bisa bersabar untuk mencapai sertifikasi guru tersebut. Bagi saya (sebagai guru baru juga) hanya tetap bersabar yang penting segala pekerjaan yang diraih dapat kita nikmati tanpa ada keluhan tentunya gaji guru honor buat guru honor. Yah, dengan honor yang tdk begitu besar tiap jam harus tetap disyukuri. Insya Allah honor diakhirat berkali lipat ganda dibandingkan honor yang dijperoleh sekarang... Intinya sabar aja.&lt;br /&gt;Guru adalah pekerjaan yang mulia yang harus dijalani dengan tulus ikhlas dan harus dinikmati biar semua kesusahan dan kesulitan terasa tidak menjadi beban.&lt;br /&gt;Untuk seorang guru, saat mengajar dan tampil di depan kelas adalah hal yang sangat membanggakan karena dari sekian banyak siswa yang ada di kelas, guru adalah pusat perhatian dgn berdiri di depan sambil menjelaskan pelajaran, ilmu, hal-hal baru yang belum diketahuinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nich foto saat ngasih ujian KKPI ”Mengetik 10 Jari” di kelas 1 ak.1 :&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-8332019534964155634?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/8332019534964155634/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=8332019534964155634&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/8332019534964155634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/8332019534964155634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2008/10/pengen-jadi-guru-profesional.html' title='PengeN Jadi GuRu PRofeSioNaL'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SPr1Qtx_uPI/AAAAAAAAABU/Q3uaScEFXCo/s72-c/Iin057.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-5858828021268353471</id><published>2008-10-19T15:46:00.000+07:00</published><updated>2008-10-19T15:57:15.965+07:00</updated><title type='text'>LAMBANG JARI TANGAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SPr2Tu5LunI/AAAAAAAAABc/U3SSvn_Eco4/s1600-h/tangan5.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SPr2Tu5LunI/AAAAAAAAABc/U3SSvn_Eco4/s320/tangan5.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5258786333774297714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tau gak…tiap-tiap jari tangan kita nich merupakan lambang dari sesuatu hal. Informasi ini saya  peroleh dari seorang teman, jadi gak salahnya kan kita saling berbagi bagi yang belum tauu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IBU JARI merupakan jari yang paling besar dan pengontrol empat jari lainnya dan juga sebagai perlambang penguasa karena ibu jari adalah jari yang mengumpulkan semua keunggulan empat jari yang lain dan mengontrolnya untuk dapat melakukan sesuatu, mensinergikan semua kekuatan empat jari yang lain, dan meledakkannya pada momentum yang tepat. “Contohnya ketika kau akan menyapu lantai/halaman dan menggenggam sapu dengan empat jarimu selain ibu jari, mungkin dan pasti lantai/halaman yang kau sapu tidak akan bersih karena kotoran akan terbang entah kemana”.&lt;br /&gt;TELUNJUK adalah perlambang orang kaya, itulah kenapa kita terbiasa menunjuk-nunjuk sesuatu, atau memerintahkan seseorang melakukan sesuatu dengan telunjuk, persis seperti orang kaya yang kelakuannya mau apa-apa  tinggal tunjuk. &lt;br /&gt;JARI TENGAH adalah perlambang Ulama (orang yang berilmu), jari tengah merupakan jari yang paling tinggi diantara kelima jari,  akan tetapi setiap kali kita akan makan menggunakan tangan, atau mengambil suatu barang, secara anatomis jari tengah akan menarik diri menjadi sejajar dengan empat jari lainnya. Itulah perlambang kebijakan jari tengah.&lt;br /&gt;JARI MANIS adalah perlambang pemuda wanita maupun lelaki, pemuda selalu manis untuk dipandang, entah karna kepintarannya, luas pengetahuannya, anggun rupanya, atau karna hal-hal lain. Itulah kenapa kita pasang cincin di jari manis kita.&lt;br /&gt;JARI KELINGKING tak lain tak bukan adalah perlambang wanita, Kelingking jari terlemah diantara semuanya. Tapi tidak selamanya perempuan itu lemah itulah kenapa permainan “suit” kita memenangkan kelingking dari ibu jari, penguasa saja bisa bertekuk lutut dengan wanita. Kelingking kalah dengan telunjuk seperti wanita dengan harta. Duh… kok jadi membicarain wanita..??? saya juga kan wanita, heeee…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-5858828021268353471?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/5858828021268353471/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=5858828021268353471&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/5858828021268353471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/5858828021268353471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2008/10/lambang-jari-tangan.html' title='LAMBANG JARI TANGAN'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uKrg3Ldulg4/SPr2Tu5LunI/AAAAAAAAABc/U3SSvn_Eco4/s72-c/tangan5.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-7557525720568632776</id><published>2008-10-19T15:42:00.001+07:00</published><updated>2008-10-19T15:44:25.435+07:00</updated><title type='text'>TIPS MENYELESAIKAN SIKLUS AKUNTANSI DENGAN CEPAT &amp; TEPAT</title><content type='html'>TIPS MENYELESAIKAN SIKLUS AKUNTANSI DENGAN CEPAT &amp; TEPAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uji Kompetensi untuk Siswa kelas 3 SMKN 2 Palu diperkirakan akan dilaksanakan pada Bulan Februari 2009, adalah peluang yang tepat untuk dapat mempersiapkan diri agar memperoleh nilai yang memuaskan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk siswa jurusan Akuntansi tentunya akan menyelesaikan siklus akuntansi dengan soal Perusahaan Dagang dengan waktu penyelesaian maksimal delapan jam. Siklus akuntansi perusahaan dagang ini bermula dari menganalisis bukti transaksi sampai membuat laporan keuangan dan ditambahkan juga dengan pengisian SSP dan SPT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat Siswa2/Adik2ku yang akan menghadapi uji kompetensi, agar kalian bisa menyelesaikan Siklus Akuntansi dengan Cepat dan Tepat, ada baiknya jika anda mencoba tips di bawah ini:&lt;br /&gt;1. Cari dan kumpulkanlah soal-soal siklus akuntansi yang pernah diberikan oleh guru dan kumpulkan juga jawabannya (jika ada).&lt;br /&gt;2. Siapkan lembaran jawaban (Format Jawaban Siklus) yang sudah tersedia kolom untuk jawaban siklusnya. Fotokopi sebanyak jumlah latihan yang ada.&lt;br /&gt;3. Mulailah ambil soal siklus yang agak mudah dan selesaikan soal tersebut dengan menggunakan patokan waktu 4 jam. Setelah selesai cocokkan jawaban anda dengan jawaban yang ada. Setelah itu simpan hasil latihan dan jawabanmu dan tulis berapa jam anda menyelesaikannya. Apabila waktu penyelesaian anda tidak cukup 4 jam ulangi lagi latihan sampai bisa mencapai waktu 4 jam untuk soal yang mudah.&lt;br /&gt;4. Selesaikan soal siklus akuntansi yang sulit dengan patokan waktu 5-6 jam. Setelah selesai tetap samakan lagi jawaban anda dengan kunci jawaban yang ada dan tulis berapa jam waktu penyelesaiannya. Apabila tidak mencapai patokan waktu, maka ulangi dan teruslah berlatih.&lt;br /&gt;5. Untuk waktu latihan... carilah waktu yg sesuai dengan kondisi yang tepat untuk latihan, carilah tempat yang nyaman (tidak panas), tenang (tidak ada yg menggangu), jangan mengerjakan siklus dengan berkelompok banyak orang, minimal 3 orang saja jika ingin belajar bersama dan jangan memaksakan diri (selesaikan dengan santai) tapi tetap memahaminya.&lt;br /&gt;6. Saat latihan,... sediakan minuman cukup untuk diminum sambil mengerjakannya karena dengan mengerjakan siklus kita akan duduk dengan waktu yang lama.&lt;br /&gt;7. Apabila ada soal yang tidak dimengerti, bertanya kepada teman atau guru untuk mendapatkan penjelasan. &lt;br /&gt;8. Tanamkan dipikiran anda, Kenapa teman yang lain bisa dan saya tidak bisa??? Dengan begitu anda akan termotifasi untuk lebih giat belajar. Siapa yang menanam benih, dialah yang akan mendapat/merasakan hasilnya. Siapa yang belajar rajin tentu bisa/sukses sedangkan yang malas dan tidak belajar pasti ga bisaaaaaaa!!!&lt;br /&gt;9. Pelaksanaan latihan mulailah 2 bulan sebelum pelaksanaan ujian, tetapi rutin tiap minggu menyelesaikannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-7557525720568632776?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/7557525720568632776/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=7557525720568632776&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/7557525720568632776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/7557525720568632776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2008/10/tips-menyelesaikan-siklus-akuntansi.html' title='TIPS MENYELESAIKAN SIKLUS AKUNTANSI DENGAN CEPAT &amp; TEPAT'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-4376216196488506283</id><published>2008-10-19T15:40:00.000+07:00</published><updated>2008-10-19T15:41:50.297+07:00</updated><title type='text'>JaNgAN BerSeDih</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;CerAhkan Hari-hariMu DengAn SEnyumAn yAnG TeRmaNisMu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-4376216196488506283?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/4376216196488506283/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=4376216196488506283&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/4376216196488506283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/4376216196488506283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2008/10/jangan-bersedih.html' title='JaNgAN BerSeDih'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-3987010132668555513</id><published>2008-01-15T14:56:00.000+07:00</published><updated>2008-01-15T15:02:23.616+07:00</updated><title type='text'>SuRpRiSe oF My BeSt FrIeNd……</title><content type='html'>“Bangun… iN… bangun bangun..… Woi non bangun dong“. Teriakan ichal dari luar kamarku membuatku terbangun dari tidur nyenyak tepat pukul 12 malam waktu jam dinding kamarku dan langsung bangun membukakan pintu, tiba-tiba “Happy Birthday..3x happy birthdays to you... Met ULTAH yach iin...“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah... surprise banget malam itu dan ichal memberikan kue tar yang berlapisan coklat dan memintaku meniup lilinnya, “EiitZz..kyaknya kita masuk aja dulu, jangan didepan pintu kyak gini dong“ dengan membawa kue tar, aku melihat ichal yang sendirian membawa gitar kesayangannya memberikan surprise dengan wajah berseri-seri memberikan surprise dihari ULTAHku. „Chal makasih banyak atas  surprisenya...ini sungguh membuatku senang walaupun jauh dari mama papa disaat hari spesialku ini, kamu telah membuat aku senang dan terkesima, he..he..he..“. “Ya iya dong in aku tuch dah anggap kamu saudara aku, masa aku gak care dihari spesialmu?”&lt;br /&gt;“Ya udah sekarang give a wise for ur birthdays harapan kamu diumurmu yg ke-20 ini ! In....gak nyangka umur km dah kepala 20-an“ sambil melantunkan nada-nada indah digitar kesayangannya. „ayo cepetan in ntar keburu kuenya dilumuri lilin, eh.. tau gak, aku bangunin kamu tadi udah satu album nyanyianku tapi kamu gak bangun-bangun, wah emang kamu ni In gile banget kalau tidur paling susah dibangunin, aku dah gak enak banget malam-malam gitu loh jam 12 didepan jendela kamar cewek ribut-ribut menyanyi sampai sealbum…. hanya tuk bangunin kamu... cepat tiup lilin tuch“ sambil menggurutu dan memberikan senyum. “Makasih yah chal aku seneng banget dengan surprise kamu“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba waktu aku mau tiup lilinnya.... „Busyet chal ini lilinnya kok angka 70 sech emangnya aku dah nenek-nenek? aku kan masih 20 tahun?“ “Apaaaaaaa...OMG.. IiN maaf aku salah beli angka lilin dong kalau gitu, astaga gak tau yach napa bisa kyak gitu? He.he.he biarin aja in, mungkin itu bonus untuk usiamu biar kamu panjang umur, amin..“ ichal menggaruk kepalanya karena keliru membeli angka lilin dan sambil memberikan alasan gak jelas. “Iya dech gpp“ akhirnya setelah peniupan lilin aku langsung memotong kue dan memberikan ke ichal teman terbaikku, sahabatku dari bangku SMK, dan sekarangpun kami tetap bersama menempuh kuliah dikota metropolitan jakarta mengikuti program D3 Guru Kejuruan tuk menjadi calon guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“In kyaknya dah malam nich, silahkan lanjutkan tidurmu.“  mungkin ichal dah melihat aku sudah ngantuk karena dibangunin malam-malam, jadi dia memintaku segera tidur. „iya makasih chal surprisenya malam ini, aku sangat senang“. “oke dech aku pulang dulu yach? tapi tunggu dulu, coba in lihat jam berapa sekarang?“ dengan polosnya aku berbalik arah melihat jam dinding di ruang tamu,...“udah jam satu pagi nich chal“ tiba..tiba pas aku balik memberikan jawaban ternyata ichal langsung mengoleskan hiasan-hiasan bunga kue tar yang terbuat dari gula halus di wajahku, “Akh...sialan km chal, ini kan susah dibersiinnya secara dari mentega dan gula putih gitu loh, bias-bisa aku jerawatan lagi,“ huuu pokoknya wajahku saat itu penuh dengan lapisan kue tar dan ichal langsung berlari keluar rumah karena takut mendapat serangan balik dariku untuk membalas mengoleskan juga ke wajahnya dan diapun berteriak sambil mengatakan  “Sana cuci muka, berwudhu dan sholat tahajud yach,?“  sambil berlari pergi ke rumah kostnya yang ada tepat di depan rumah kostku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-3987010132668555513?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/3987010132668555513/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=3987010132668555513&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/3987010132668555513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/3987010132668555513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2008/01/surprise-of-my-best-friend.html' title='SuRpRiSe oF My BeSt FrIeNd……'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2247747758636065446.post-65124207380853243</id><published>2007-12-31T16:06:00.002+07:00</published><updated>2009-07-13T14:30:30.770+07:00</updated><title type='text'>About IiN........</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;HAI....SEMUA YG DAH BUKA BLOG IIN&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;WELCOME TO MY STORY&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 51, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;MY FAMILY&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_uKrg3Ldulg4/R3jAD0WrS4I/AAAAAAAAAAo/BzgwbxA80Ts/s1600-h/P7021385.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 220px; height: 159px;" src="http://bp0.blogger.com/_uKrg3Ldulg4/R3jAD0WrS4I/AAAAAAAAAAo/BzgwbxA80Ts/s320/P7021385.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150077345724058498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkenalkan saya Fajrin Indriani Rais,, nama kecil iin, nama kecil dari seorang wanita yang terlahir dari rahim suci seorang ibu yang baik dan bijak sebut nama beliau MARYAM RAMBING dengan pasangan hidup SUWARDIN, S.Sos. Iin lahir hari rabu tanggal 12 januari 1988 waktu subuh pas adzan sholat subuh. Terlahir dalam keadaan sehat. iiN satu-satunya cewek diantara kakak dan adik cowoknya yaitu FADLY dan FAIZAL. Mereka adalah saudara yg sangat baik dan menyenangkan walaupun kadang nyebelin juga sich. tapi dan aku sangat mencintai mereka berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-size:130%;" &gt;MY STUDY&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_uKrg3Ldulg4/R3jDtUWrS5I/AAAAAAAAAAw/nnFGkwhDmfc/s1600-h/Foto007.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 226px; height: 170px;" src="http://bp2.blogger.com/_uKrg3Ldulg4/R3jDtUWrS5I/AAAAAAAAAAw/nnFGkwhDmfc/s320/Foto007.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150081357223512978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Iin pertama mengenal bangku sekolah dari TK sampai sekarang di sebuah Politeknik TEDC Bandung jurusan akuntansi yang bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan P4TK (pusat pengembangan &amp;amp; pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan) yang beralamat di  &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;P4TK BISPAR &lt;/span&gt;Jalan raya parung km.22-23 bojongsari sawangan-Depok,&lt;/span&gt; yg mana iin tinggal sekarang melanjutkan kuliah yang tinggal 1 semester lagi (yg mau jln2 ket4q datang aja ato mgkn mau kirim sesuatu ke alamat itu aja yach, he..3x just kidding guys).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Iin sekolah P4TK karena panggilan dari dinas pendidikan untuk dijadikan guru profesional dengan memperoleh beasiswa pendidikan 100% + biaya hidup,, he..3x bersyukur banget khan???  yah alhamdulillah..... Untuk menjadi calon guru yang profesional maka P4TK &amp;amp; TEDC Bandung bekerjasama juga dengan UNJ (Univ.Negeri Jakarta) di rawamangun untuk mengambil program AKTA Mengajar jadi banyak kampus yang kami tempati. tapi kebanyakan kuliahnya di P4TK.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;eh yah , padahal iin dah kuliah di UNTAD (UNiversitas TAdulako) FEKON AKUNTANSI satu-satunya univ.negeri yang ada di Palu-SULTENG tp karena ada panggilan dari dinas pendidikan yach di stop aja. Padahal iin dah punya banyak teman2 di Fekon baik2 lagi, iin dah masuk anggota HIMAKSI and aktif MENTOR di HMI, tapi takdir kalieee yg ke daerah jakarta kota yang metropolitan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MY ACTIVITIES&lt;br /&gt;Iin dipenuhi dengan aktivitas Membaca, Kuliah, BELAJAAARRR, buat tugas, dll pokoknya 80% adalah kegiatan akademik, nyantai mah hanya 10%, dan 10% lagi aktivitas yg bervariasi.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2247747758636065446-65124207380853243?l=iin-caem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://iin-caem.blogspot.com/feeds/65124207380853243/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2247747758636065446&amp;postID=65124207380853243&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/65124207380853243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2247747758636065446/posts/default/65124207380853243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://iin-caem.blogspot.com/2007/12/about-iin.html' title='About IiN........'/><author><name>FAJRIN INDRIANI RAIS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06714654146397893431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_uKrg3Ldulg4/R3jAD0WrS4I/AAAAAAAAAAo/BzgwbxA80Ts/s72-c/P7021385.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
